Sri Mulyani Ubah Strategi Penarikan Utang Uang Rupiah. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah memastikan, porsi penarikan utang sepanjang 2022 akan dijaga mengingat keberadaan tekanan global serta sebagai cara memastikan kesehatan APBN agar tetap bisa melindungi masyarakat dan ekonomi.

Tercatat, pembiayaan anggaran negara melalui utang sepanjang Januari-Februari 2021 turun 66,1 persen menjadi Rp 92,9 triliun dari Rp 273,8 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga:

Pemerintah Serap Rp 19 Triliun dari 7 Surat Utang dengan Bunga Capai 6,8 Persen

Hingga bulan kedua 2022, realisasi pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui penerbitan utang tersebut mencapai 9,5 persen dari target yang sebesar Rp 973,6 triliun.

Secara lebih rinci, penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) neto hingga Februari 2022 tercatat Rp67,7 triliun atau 6,8 persen dari target Rp991,3 triliun, dan turun 75,1 persen dari Rp271,4 triliun pada Februari 2021.

"Jumlah pembiayaan utang kita merosot sangat tajam. Artinya, realisasi pembiayaan penerbitan utang turun hingga 66 persen dari tahun lalu," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Senin (29/3).

Sri Mulyani menuturkan, penyusutan pembiayaan APBN melalui penerbitan utang berdampak positif terhadap posisi imbal hasil atau yield SBN di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.

Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Antara)
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Antara)

"Ini hal yang bagus karena sekarang risiko bergeser kepada sektor keuangan, dengan adanya Fed fund rate yang meningkat, inflasi tinggi, suku bunga akan naik, dan ini akan mempengaruhi yield, tentu SBN harus kita jaga. Dan dengan penerbitan yang menurun, kita nisa menghindari sebagian dari risiko," katanya.

Ia memaparkan, penyesuaian strategi utang, dilakukan mulai akhir Februari 2022, melalui penyesuaian jumlah penerbitan, tenor yang diterbitkan, waktu penerbitan, dan komposisi mata uang.

Pada saat yang sama, pemerintah masih memiliki kerja sama dengan Bank Indonesia dalam skema burden sharing untuk membiayai APBN. BI tercatat telah membeli surat utang senilai Rp 8,76 triliun berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) I, dengan rincian pembelian SUN senilai Rp 6,06 triliun dan SBSN Rp 2,70 triliun.

"SKB III BI akan dilakukan pada semester kedua (2022) sehingga memberikan penopang bagi kita untuk menghadapi situasi, volatilitas, dan risiko yang meningkat dari pasar obligasi dan kenaikan suku bunga yang meningkat dari tren global," ungkapnya. (Asp)

Baca Juga:

APBN di Januari 2022 Surplus, Pembiayaan Dari Utang Nyusut Rp 3 Triliun

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Puluhan Orangtua Tolak Vaksinasi Anak, Pemprov DIY Gencarkan Sosialisasi
Indonesia
Puluhan Orangtua Tolak Vaksinasi Anak, Pemprov DIY Gencarkan Sosialisasi

Vaksinasi anak di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menemui kendala. Salah satunya adalah adanya penolakan dari orangtua yang enggan memberikan izin anaknya divaksin COVID-19.

Soal Formula E, KPK Ingatkan APBD tak Boleh Dipakai untuk Bisnis
Indonesia
Soal Formula E, KPK Ingatkan APBD tak Boleh Dipakai untuk Bisnis

"Dari Kemendagri juga sudah menyebutkan, bahwa anggaran pemda tidak boleh digunakan untuk event yang tujuannya bisnis, jadi penyelenggaraannya harus B2B, tidak bisa dibiayai dengan anggaran APBD," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (26/4) malam.

[HOAKS atau FAKTA]: Konsumsi Vitamin C Berlebihan Tak Akan Rusak Ginjal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Konsumsi Vitamin C Berlebihan Tak Akan Rusak Ginjal

Beredar informasi di media sosial Facebook bahwa meminum vitamin C berlebihan merusak ginjal hanyalah mitos belaka.

Program Bang Bin Cara Polda Metro Lawan Hoaks
Indonesia
Program Bang Bin Cara Polda Metro Lawan Hoaks

Selama pandemi COVID-19, banyak pemberitaan simpang siur bahkan hoaks tersebar. Untuk itu pihaknya melaunching program ini sebagai bentuk melawan sebaran berita hoaks.

Resmikan JPO Sepeda Phinisi Sudirman, Anies: Dulu Kondisinya Memprihatinkan
Indonesia
Resmikan JPO Sepeda Phinisi Sudirman, Anies: Dulu Kondisinya Memprihatinkan

"Sebelum direvitalisasi, keberadaan JPO ini sangat memprihatinkan. Dengan adanya jembatan penyeberangan ini, mereka yang menggunakan sepeda sebagai alat transportasi bisa punya akses di tengah untuk berpindah dari sisi Barat ke Timur atau sisi Timur ke Barat," ujar Anies.

Hujan Deras di Puncak Merapi, Dua Truk Pasir Terjebak Lahar Dingin
Indonesia
Hujan Deras di Puncak Merapi, Dua Truk Pasir Terjebak Lahar Dingin

Sedikitnya dua truk pasir terjebak di Kali Woro akibat terkena lahar dingin Gunung Merapi, Selasa (19/4). Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Hanya saja, truk yang terjebak lahar dingin mengalami kerusakan berat.

Jakarta Sadar Sampah, Anies Ajak Warga Bertanggung Jawab terhadap Kebersihan Lingkungan
Indonesia
Jakarta Sadar Sampah, Anies Ajak Warga Bertanggung Jawab terhadap Kebersihan Lingkungan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan inspeksi pelaksanaan Pekan Gerakan Jakarta Sadar Sampah pada kerja.

Siang Ini RUU TPKS Jadi RUU Usul DPR
Indonesia
Siang Ini RUU TPKS Jadi RUU Usul DPR

DPR akan menggelar Rapat Paripurna ke-13 masa persidangan III tahun 2021-2022, dengan dua agenda pada Selasa siang (18/1).

DPR Minta Menhub Evaluasi Kenaikan Harga Tiket Pesawat
Indonesia
DPR Minta Menhub Evaluasi Kenaikan Harga Tiket Pesawat

Anggota Komisi V DPR RI, Irwan, mengkritik kenaikan harga tiket pesawat itu. Menurutnya, belum ada langkah konkret yang dilakukan pemerintah atas persoalan tersebut.

Holding BUMN Pangan Lakukan Pencegahan Wabah Penyakit Kuku dan Mulut
Indonesia
Holding BUMN Pangan Lakukan Pencegahan Wabah Penyakit Kuku dan Mulut

Saat ini, Berdikari memiliki stok hewan ternak 1.408 ekor sapi di wilayah Jawa Barat, NTB dan Sulawesi Selatan, serta 1.213 ekor domba di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.