Sri Mulyani Tegaskan Pencairan Bansos Sesuai Track Penerima Bantuan Sosial. (Kemensos).

MerahPutih.com - Pencairan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak pandemi COVID-19 dinilai ada kemajuan setiap bulan. Sebagian bantuan yang disalurkan sesuai tugas Kementerian Sosial (Kemensos).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan pencairan tersebut, sudah ada di dalam track Kemensos seperti PKH, sembako itu sudah 10 juta plus 20 juta yang dicairkan setiap bulan sampai Desember.

Ia mengatakan, pencairan bantuan sosial itu tidak bisa langsung 100 persen dilakukan. Namun realisasinya bertahap hingga akhir tahun 2020. Karena, awalnya, bansos yang diberikan selama tiga bulan dari April hingga Juni 2020.

Baca Juga:

Cuma 8 Persen UMKM Yang Gunakan Pemasaran Online

Namun, lanjut ia, pemerintah kemudian memperpanjang penyaluran bansos hingga akhir tahun ini dengan nilai yang dikurangi dari Rp600.000 per bulan menjadi Rp300.000 per bulan mulai Juli-Desember 2020.

Untuk wilayah Jabodetabek, bansos itu diberikan dalam bentuk paket sembako. Sedangkan, bansos di luar Jabodetabek diberikan dalam bentuk uang tunai dengan besaran yang sama dari Rp600.000 menjadi Rp300.000 per bulan mulai Juli-Desember 2020.

Data Kementerian Keuangan, total jumlah bansos Jabodetabek mencapai Rp6,8 triliun dan bansos tunai di luar Jabodetabek mencapai Rp32,4 triliun. Sedangkan, total belanja perlindungan sosial dampak COVID-19 mencapai Rp203,9 triliun atau sudah terealisasi sekitar 28,63 persen per 16 Juni 2020 berdasarkan data Kementerian Keuangan.

Menkeu Sri Mulyani
Menteri Keuanga Sri Mulyani. (Foto: Antara)

Selain anggaran program keluarga harapan (PKH) sebesar Rp37,40 triliun, sembako Rp43,60 triliun, kartu prakerja Rp20 triliun, diskon listrik Rp6,9 triliun, logistik pangan sembako Rp25 triliun dan bantuan langsung tunai (BLT) dana desa Rp31,8 triliun. Selain itu, ada 27 juta rumah tangga menikmati layana listrik gratis untuk 450 VA dan diskon 50 persen untuk daya listrik 900 VA.

Baca Juga:

Anies Masih Bungkam soal Kepgub Izin Reklamasi Ancol

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Cokok Kawanan Geng Motor yang Tewaskan Satu Orang di Cempaka Putih
Indonesia
Polisi Cokok Kawanan Geng Motor yang Tewaskan Satu Orang di Cempaka Putih

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengklaim pihaknya sudah menangkap beberapa orang terkait aksi keributan tersebut.

Polemik Pelantikan Bupati Terpilih Talaud, Begini Kata Yusril
Indonesia
Polemik Pelantikan Bupati Terpilih Talaud, Begini Kata Yusril

Elly Lasut memprotes keras karena tak kunjung dilantik oleh Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey.

Imbauan Gereja Katolik Merespons Wabah COVID-19
Indonesia
Imbauan Gereja Katolik Merespons Wabah COVID-19

Gereja dan umat Katolik Indonesia senantiasa mendukung dan melaksanakan kebijakan pemerintah.

Pembentukan Pansus Banjir untuk Serang Anies?
Indonesia
Pembentukan Pansus Banjir untuk Serang Anies?

Sejauh ini, pembentukan pansus ini masih sekedar wacana dari beberapa fraksi DPRD DKI Jakarta.

[HOAKS atau FAKTA]: COVID-19 Tak Lagi Berbahaya dan Mirip Flu Biasa
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: COVID-19 Tak Lagi Berbahaya dan Mirip Flu Biasa

Semakin banyak orang yang rentan terhadap infeksi, dan beberapa akan menderita penyakit parah. Secara global, sekitar 3,4% dari kasus COVID-19 yang dilaporkan telah meninggal.

BNSP: Ujian Nasional 2020 Dihapus
Indonesia
BNSP: Ujian Nasional 2020 Dihapus

BSNP tidak lagi membuat rujukan untuk USBN karena pembuatan soal maupun penyelenggaraan USBN diserahkan sepenuhnya kepada sekolah

Warga Nekat Sembunyi di Bagasi Bus Demi Mudik, Polisi: Percuma!
Indonesia
Warga Nekat Sembunyi di Bagasi Bus Demi Mudik, Polisi: Percuma!

Maka dari itu, informasi ini dirasa belum bisa dipastikan kebenarannya

Massa Blokade Simpang Harmoni, Warga Diminta Cari Jalur Alternatif
Indonesia
Massa Blokade Simpang Harmoni, Warga Diminta Cari Jalur Alternatif

Arus lalu lintas dari seluruh titik tidak bergerak

 Sambangi BPK, Ketua KPK Tegaskan Tak Bahas Kasus Jiwasraya
Indonesia
Sambangi BPK, Ketua KPK Tegaskan Tak Bahas Kasus Jiwasraya

Hanya saja, kata Firli, BPK telah mendampingi dan membantu Kejaksaan Agung dengan melakukan pemeriksaan serta penghitungan kerugian negara atas dugaan korupsi di perusahaan pelat merah itu.

 Tangani Virus Corona Pemprov DKI Gelontorkan Dana Rp54 Miliar
Indonesia
Tangani Virus Corona Pemprov DKI Gelontorkan Dana Rp54 Miliar

"Rp 54 miliar itu dianggarkan berkaitan dengan pelaksanaan tugas kesehatan," ujar Catur di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (10/3).