Sri Mulyani Sebut Pendapatan Negara pada Bulan Oktober Melonjak 44,5 Persen Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani di Jakarta, Senin (26/09/2022). (ANTARA/Agatha Olivia Victoria)

MerahPutih.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebutkan realisasi pendapatan negara mencapai Rp 2.181,6 triliun hingga Oktober 2022 dari target APBN Rp 2.266,2 triliun atau melonjak 44,5 persen dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 1.510,2 triliun.

“Pendapatan negara kita Rp 2.181,6 triliun. Pertumbuhan penerimaan jauh lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang sebetulnya sudah mulai recovery,” kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Jakarta, Kamis.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Sri Mulyani Sebut jika BBM Tidak Naik Negara Kesulitan Bayar Utang

Realisasi pendapatan negara meliputi penerimaan perpajakan Rp 1.704,5 triliun yang meningkat 47 persen dari Rp 1/159,6 triliun pada Oktober 2021 serta PNBP Rp 476,5 triliun yang meningkat 36,4 persen dari Rp 349,2 triliun dibanding periode sama tahun lalu.

Penerimaan perpajakan ini terdiri dari penerimaan pajak Rp 1.448,2 triliun yang naik 51,8 persen dari periode sama tahun lalu Rp 953,8 triliun serta kepabeanan dan cukai Rp 256,3 triliun yang naik 24,6 persen dari Rp 205,8 triliun.

Realisasi penerimaan pajak secara rinci meliputi PPh non migas Rp 784,4 triliun atau 104,7 persen dari target serta PPN dan PPnBM Rp 569,7 triliun atau 89,2 persen dari target.

Kemudian PBB dan pajak lainnya Rp26 triliun atau 80,6 persen dari target serta PPh Migas Rp 67,9 triliun atau 105,1 persen dari target.

Baca Juga:

Sri Mulyani Siapkan Skema Baru Pembayaran Lembur PNS

Kinerja penerimaan pajak ini dipengaruhi oleh tren peningkatan harga komoditas, pertumbuhan ekonomi yang ekspansif, basis yang rendah pada 2021 serta implementasi Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Pajak (UU HPP).

Sementara untuk penerimaan kepabeanan dan cukai meliputi bea masuk yang tumbuh 32,12 persen didorong harga komoditas terutama gas yang masih tinggi.

Penerimaan kepabeanan dan cukai juga didorong oleh cukai yang tumbuh 19,45 persen terutama dari penerimaan CHT yang didorong efek kenaikan tarif tertimbang sebesar 10,9 persen.

Bea keluar (BK) yang tumbuh 44,85 persen dikontribusi oleh ekspor produk kelapa sawit karena tarif bea keluar yang tunggu pada awal tahun yaitu Januari sampai Mei, perubahan tarif pada Juni dan flush out serta adanya peningkatan volume ekspor komoditas tembaga.

Terakhir, untuk penerimaan PNBP sebesar Rp 476,5 triliun yang merupakan 98,9 persen dari target meliputi PNBP SDA Migas Rp 117,2 triliun dan SDA Non Migas Rp86,1 triliun. (*)

Baca Juga:

Sri Mulyani Ungkap Penyebab Kenaikan BBM di Tengah Turunnya Harga Minyak Dunia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kunjungan Senator AS, Tiongkok Kerahkan 30 Pesawat Tempur di Sekitar Taiwan
Dunia
Kunjungan Senator AS, Tiongkok Kerahkan 30 Pesawat Tempur di Sekitar Taiwan

Kunjungan seorang senator Amerika Serikat (AS) ke Taiwan mendapatkan reaksi keras Tiongkok.

Kasus Aktif COVID-19 di Bandung Tembus 10 Ribu Pasien
Indonesia
Kasus Aktif COVID-19 di Bandung Tembus 10 Ribu Pasien

Keterisian tempat tidur di tempat isolasi terpadu sampai 21 Februari mengalami penurunan dari 902 menjadi 896.

Dubes RI untuk Inggris Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Ratu Elizabeth II
Indonesia
Dubes RI untuk Inggris Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Ratu Elizabeth II

Ratu Elizabeth II meninggal dunia di Istana Balmoral, Aberdeenshire, Skotlandia, Kamis (8/9), pukul 16.30 waktu setempat.

Hakim Ultimatum Politikus Golkar
Indonesia
Hakim Ultimatum Politikus Golkar

Aliza mengaku tidak kenal dengan saksi yang pernah dihadirkan tim Jaksa KPK

Mantan Dubes RI untuk Rusia Sebut Putin Ingin Beri Pelajaran ke Ukraina
Indonesia
Mantan Dubes RI untuk Rusia Sebut Putin Ingin Beri Pelajaran ke Ukraina

Invasi yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina saat ini merupakan pelajaran sekaligus tekanan dari pemerintahan Vladimir Putin.

Kasus COVID-19 Melonjak, Pemerintah Terbitkan Aturan Baru Kegiatan Berskala Besar
Indonesia
Kasus COVID-19 Melonjak, Pemerintah Terbitkan Aturan Baru Kegiatan Berskala Besar

Melihat tren kenaikan kasus COVID-19 dalam beberapa pekan terakhir karena adanya importasi kasus Corona varian baru, pemerintah menerbitkan aturan baru kegiatan berskala besar

Presiden Jokowi Dijadwalkan Hadiri Peringatan Hari Penyiaran Nasional di Bandung
Indonesia
Presiden Jokowi Dijadwalkan Hadiri Peringatan Hari Penyiaran Nasional di Bandung

Puncak peringatan Hari Penyiaran Nasional ke-89 akan digelar di The House Pasirkaliki, Kota Bandung 26 Maret-1 April 2022. Presiden Jokowi dijadwalkan hadir.

Keraton Surakarta Tabuh 2 Gamelan Sakral, Warga Langsung Berebut Janur Kuning
Indonesia
Keraton Surakarta Tabuh 2 Gamelan Sakral, Warga Langsung Berebut Janur Kuning

Sepasang gamelan pusaka milik Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari dikeluarkan.

Sekretaris MA Sebut Jokowi Pecat Sementara Hakim Agung Sudrajad Dimyati
Indonesia
Sekretaris MA Sebut Jokowi Pecat Sementara Hakim Agung Sudrajad Dimyati

Dia menuturkan, SD sudah dipecat sementara oleh Presiden Jokowi.

Kapolsek Sepatan Positif Nyabu Dijerat Pidana Umum
Indonesia
Kapolsek Sepatan Positif Nyabu Dijerat Pidana Umum

Kasus ini, diketahui setelah Brigadir RC seharusnya bertugas dalam tim pengamanan malam natal di Gereja Santa Maria di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat mangkir dari tugas.