Spotify Tutup Layanan Spotify Live

Andrew FrancoisAndrew Francois - Selasa, 04 April 2023
Spotify Tutup Layanan Spotify Live
Spotify melihat audio live tidak lagi menjanjikan. (Foto: Unsplash/Fath)

SPOTIFY mematikan aplikasi live-audio Spotify Live, juru bicara perusahaan mengonfirmasi ke TechCrunch pada hari Senin. Perusahaan mengatakan akan terus mengeksplorasi fitur live di platform utamanya. Kabar tersebut pertama kali dilaporkan oleh Music Ally.

"Setelah periode percobaan dan pembelajaran tentang bagaimana pengguna Spotify berinteraksi dengan audio live, kami telah membuat keputusan untuk menghentikan aplikasi Spotify Live," kata juru bicara TechCrunch.

“Kami yakin ada masa depan untuk interaksi penggemar-kreator secara langsung di ekosistem Spotify, namun berdasarkan pembelajaran kami, ini tidak lagi masuk akal sebagai aplikasi mandiri," lanjutnya.

Baca juga:

Rasanya Kena Teror Merinding di Spotify

Spotify Live dimaksudkan untuk para kreator konten. (Foto: Unsplash/Jenny Ueberberg)

Ia mengatakan pihaknya telah melihat hasil yang menjanjikan dalam kasus penggunaan 'listening party' yang berfokus pada artis, yang akan terus mereka jelajahi untuk memfasilitasi interaksi langsung antara artis dan penggemar.

Pada April 2022, Spotify mengintegrasikan kemampuan audio langsung dari aplikasi pendampingnya, Spotify Greenroom, di dalam aplikasi streaming Spotify utama dan mengubah nama Greenroom menjadi 'Spotify Live'.

Pada saat itu, Spotify mencatat bahwa Spotify Live akan terus berfungsi seperti yang dilakukan Greenroom dengan memungkinkan pembuat konten berinteraksi dengan audiens mereka secara real time dan berfungsi sebagai mekanisme pembuatan host.

Namun, mendengarkan secara langsung dan real-time di aplikasi utama Spotify tidak akan mendukung fitur interaktif. Maka, sebagai gantinya, Spotify akan menawarkan fitur bagi kreator untuk menjangkau audiens yang lebih luas dari 406 juta pendengar global Spotify.

Baca juga:

Spotify Segera Hadirkan 'Audiobooks'

Spotify akan tetap dukung interaksi langsung penggemar dengan kreator konten. (Foto: Unsplash/Heidi Fin)

Spotify mengakuisisi aplikasi yang akan menjadi Greenroom pada Maret 2021 dengan pembelian senilai USD 62 juta (Rp 924 miliar) dari startup Betty Labs. Awalnya dikenal sebagai Locker Room, aplikasi itu berfokus pada persimpangan audio langsung dengan konten olahraga.

Spotify dengan cepat mengganti nama aplikasi tersebut dan memperkenalkannya sebagai Greenroom pada Juni 2021. Perusahaan kemudian meluncurkan acara mingguan langsung dengan harapan mendorong adopsi konsumen atas layanan audio live-nya.

Namun, Greenroom gagal mendapatkan daya tarik di pasar yang sudah beralih dari tren live audio. Desember lalu, Spotify mengurangi audio live mereka, ditandai dengna berakhirnya produksi beberapa program acara, seperti 'Deux Me After Dark', 'Doughboys: Snack Pack', 'The Movie Buff', dan 'A Gay in the Life.' (waf)

Baca juga:

Cara Buat Playlist Spotify dengan Tampilan ala Struk Belanja yang Lagi Hits di Instagram

#Spotify
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Bagikan