Spanyol Didera Gelombang Panas 42 Celcius, Pemerintah Tetapkan Status Siaga

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 17 Juli 2025
Spanyol Didera Gelombang Panas 42 Celcius, Pemerintah Tetapkan Status Siaga

Panas ekstrem sebabkan peningkatan kematian di Eropa.(Foto: Unsplash/ Grooveland Designs)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — SUHU panas mencapai 42 derajat celsius melanda sebagian besar wilayah Spanyol. Badan Meteorologi Spanyol (AEMET) mengeluarkan peringatan cuaca pana pada Rabu (16/7).

Seperti dilansir ANTARA, tingkat bahaya berwarna oranye, atau tingkat tertinggi kedua, diumumkan di Provinsi Andalusia, Castile-La Mancha, Extremadura, Galicia, Madrid, dan Kepulauan Canary, dengan suhu puncak diperkirakan berkisar 39-42 derajat celsius. Di enam wilayah lain, termasuk Catalonia, Valencia, dan Navarre, diumumkan tingkat bahaya kuning (di bawah oranye).

Di Spanyol selatan, suhu tertinggi diperkirakan terjadi di kota-kota Andalusia seperti Cordoba, Seville, Jaén, dan Granada, sedangkan di wilayah tengah Castile-La Mancha dan Extremadura diperkirakan akan terdampak gelombang panas secara menyeluruh.

Di Madrid, suhu udara akan naik menjadi 39 derajat celsius, sedangkan di wilayah pegunungan diperkirakan mencapai 35 derajat celsius.

Baca juga:

G-Dragon Batalkan Konser di Thailand, Cuaca Panas Ekstrem Munculkan Kekhawatiran Keselamatan Fan

Cuaca Panas Ekstrem Tingkatkan Angka Kematian di Eropa pada 2100

Berdasarkan klasifikasi AEMET, peringatan oranye mengindikasikan risiko meteorologi signifikan yang dapat membahayakan aktivitas sehari-hari, sedangkan peringatan kuning mengindikasikan risiko sedang yang dapat berpengaruh terhadap kelompok populasi atau aktivitas tertentu.

Otoritas setempat mengimbau masyarakat untuk waspada, menghindari paparan sinar matahari terlalu lama di siang hari serta lebih memperhatikan kesehatan kerabat lansia dan juga anak-anak.(*)

Baca juga:

500 Juta Orang Tewas karena Cuaca Panas Ekstrem Setiap Tahun

#Cuaca Panas #Spanyol #Eropa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Belasan Penerbangan di Eropa Kena Ancaman Bom, Penumpang Malah Tanggapi Santai
Meskipun ancaman bom palsu relatif sering terjadi, melihat begitu banyak ancaman dalam satu hari sudah pasti hal yang tidak biasa.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
 Belasan Penerbangan di Eropa Kena Ancaman Bom, Penumpang Malah Tanggapi Santai
Dunia
Peretasan Freezer Eropa, Stok Darah Prancis Ikut Terancam
French Blood Establishment (EFS) mengatakan ruang pendingin tempat penyimpanan darah terdampak peretas.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Peretasan Freezer Eropa, Stok Darah Prancis Ikut Terancam
Dunia
Pemilu Sela AS Terbitkan Harapan, Pemimpin Dunia Inginkan Reset
Harapan ini muncul setelah para pemilih memberikan kekalahan besar pada pemilu sela (midterm) bagi Presiden Donald Trump dan Partai Republik.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
 Pemilu Sela AS Terbitkan Harapan, Pemimpin Dunia Inginkan Reset
Dunia
Menteri Transportasi Spanyol Mengundurkan Diri, Didorong Martabat Politik
Puente sempat menyatakan beberapa hari lalu bahwa ia akan tetap bertahan di jabatannya.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
 Menteri Transportasi Spanyol Mengundurkan Diri, Didorong Martabat Politik
Dunia
7 Penerbangan di Seluruh Eropa Jadi Sasaran Ancaman Bom, Lintas Negara Bahas Kemungkinan Serangan Terkoordinasi
Pihak berwenang akan bekerja sama untuk menilai apakah ini merupakan serangan terkoordinasi yang dirancang untuk mengganggu ruang udara.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
 7 Penerbangan di Seluruh Eropa Jadi Sasaran Ancaman Bom, Lintas Negara Bahas Kemungkinan Serangan Terkoordinasi
Dunia
Buntut Tabrakan Kereta Maut, Menteri Transportasi Spanyol Mundur
Menteri Transportasi Spanyol Oscar Puente mengundurkan diri enam hari setelah kecelakaan kereta maut yang menewaskan sedikitnya 69 orang.
Yusuf Abdillah - Rabu, 04 November 2026
Buntut Tabrakan Kereta Maut, Menteri Transportasi Spanyol Mundur
Dunia
Serangan Siber Hantam Sistem Pendingin Supermarket di 9 Negara Eropa, Stok Makanan Terancam Rusak
Serangan siber diduga mengganggu sistem pendingin supermarket di sembilan negara Eropa. Suhu freezer meningkat dan sejumlah stok makanan terancam rusak.
Yusuf Abdillah - Selasa, 03 November 2026
Serangan Siber Hantam Sistem Pendingin Supermarket di 9 Negara Eropa, Stok Makanan Terancam Rusak
Indonesia
Kemenlu Pasikan Belum Ada Info WNI Jadi Korban Tabrakan Kereta di Spanyol
KBRI Madrid juga menyatakan akan terus memantau perkembangan informasi dari otoritas setempat
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
Kemenlu Pasikan Belum Ada Info WNI Jadi Korban Tabrakan Kereta di Spanyol
Dunia
Harga BBM Mahal, 50 Juta Warga Eropa Tidak Mampu Hangatkan Rumah
Negara-negara Uni Eropa memperkirakan akan menghadapi musim dingin yang sulit akibat tingginya harga gas dan produk minyak yang dipicu oleh situasi di Timur Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
Harga BBM Mahal, 50 Juta Warga Eropa Tidak Mampu Hangatkan Rumah
Dunia
Jepang hingga Eropa Bersiap Hadapi Ancaman Krisis, Warga Diminta Simpan Stok Makanan dan Air
Sejumlah negara seperti Jepang dan Eropa, kini bersiap menghadapi krisis. Warga diminta menyimpan stok makanan hingga air.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
Jepang hingga Eropa Bersiap Hadapi Ancaman Krisis, Warga Diminta Simpan Stok Makanan dan Air
Bagikan