Spanduk Selamat Datang Kepulangan Ba'asyir Dicopot Satpol PP Sukoharjo Spanduk ucapan selamat datang atas kepulangan Abu Bakar Ba'asyir terpasang di Ponpes Al-Mukmin Ngruki, Kamis (8/1). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Tim gabungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, mencopot paksa lima spanduk ucapan selamat datang atas kepulangan Abu Bakar Ba'asyir (82) yang dipasang warga, Jumat (8/1). Pencopotan dilakukan karena spanduk dipasang melintang di tengah jalan tanpa izin

Camat Grogol, Sukoharjo, Bagas Windaryatno, mengatakan, pencopotan spanduk dilakukan oleh tim gabungan Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah pada sekitar pukul 07.45 WIB. Tim gabungan tersebut terdiri dari Satpol PP, Kodim 0726/Sukoharjo, Polres Sukoharjo, dan muspida.

Baca Juga:

Abu Bakar Baasyir Sudah Keluar Penjara Gunung Sindur

"Memang benar adanya pencopotan spanduk ucapan selamat datang atas kepulangan Abu Bakar Ba'asyir. Pencopotan spanduk tersebut dilakukan oleh tim gabungan," kata Bagas, Jumat (8/1).

Bagas mengatakan, ada lima titik spanduk yang dicopot Satpol PP bersama tim gabungan. Alasan pencopotan spanduk tersebut karena melanggar ketentuan dan tidak mengantongi izin dari Pemkab Sukoharjo. Selain itu, pemasangan spanduk melintang di tengah jalan dapat mengganggu pengguna jalan.

"Pencopotan spanduk sudah selesai semua. Tidak hanya spanduk (Ba'asyir) saja yang kita copoti, semua spanduk yang melanggar aturan juga kita copot," katanya.

Spanduk yang dipasang untuk sambut kedatangan Abu Bakar Baasyir. (Foto: MP/Ismail)
Spanduk yang dipasang untuk sambut kedatangan Abu Bakar Baasyir. (Foto: MP/Ismail)

Juru Bicara Ponpes Al-Mukmin Ngruki, Endro Sudarsono mengaku kecewa dengan sikap Satpol PP yang mencopot paksa spanduk tersebut. Ia mengakui. yang memasang spanduk itu dari masyarakat, takmir masjid, dan simpatisan Ba'asyir.

"Kami melihat kalimat yang ada di spanduk bukan provokatif. Spanduk tersebut bagian ekspresi warga," ucap dia.

Ia mengakui, spanduk tersebut dipasang tanpa ada izin dari Pemkab Sukoharjo. Hal tersebut terjadi karena spanduk dipasang sebentar dan dicopot setelah acara selesai. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Hirup Udara Bebas, Abu Bakar Ba'asyir Dikawal Densus 88 Hingga Sukoharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
7 Jalan Raya Jakarta Terendam Banjir, Ketinggian Sampai 30 Cm
Indonesia
7 Jalan Raya Jakarta Terendam Banjir, Ketinggian Sampai 30 Cm

Hujan yang menghuyur ibu kota pada hari ini, Selasa (27/10), menyebabkan 7 jalan raya terendam banjir. Genangan itu terjadi di wilayah Jakarta Timur dan Selatan.

Pimpinan DPRD Kesal Anies Buka Dahulu Panti Pijat Dibandingkan Sekolah
Indonesia
Pimpinan DPRD Kesal Anies Buka Dahulu Panti Pijat Dibandingkan Sekolah

Tempat hiburan malam sangat rentan potensi penularan virus corona

Kasus Corona Meningkat, PSSB Tangsel Dipastikan Diperpanjang
Indonesia
Kasus Corona Meningkat, PSSB Tangsel Dipastikan Diperpanjang

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangerang Selatan dipastikan bakal diperpanjang.

Sidang Kasus Pembunuhan Babinsa AD Oleh Oknum TNI AL Digelar Terbuka
Indonesia
Sidang Kasus Pembunuhan Babinsa AD Oleh Oknum TNI AL Digelar Terbuka

Dirinya pun berharap masyarakat ikut mengawasi jalannya persidangan.

100 Hari Kerja, Jenderal Listyo Rombak Seluruh Pelayanan Publik di Kantor Polisi
Indonesia
100 Hari Kerja, Jenderal Listyo Rombak Seluruh Pelayanan Publik di Kantor Polisi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan penggalangan internal dan eksternal di hari pertamanya menjabat sebagai Kapolri.

205 Titik di 10 Provinsi Bakal Dipasang Tilang Elektronik
Indonesia
205 Titik di 10 Provinsi Bakal Dipasang Tilang Elektronik

Program 100 hari kerja bapak Kapolri ini yang direncanakan nanti launching tahap 1 oleh bapak Kapolri tanggal 17 Maret 2021 di 10 Polda.

Dua Anggota DPRD Solo dari PDIP Terpapar COVID-19
Indonesia
Dua Anggota DPRD Solo dari PDIP Terpapar COVID-19

Kedua anggota tersebut bernama adalah Hartanti dan Elizabeth Pudjiningati.

Gerindra DKI: Indikatornya Apa Jakarta Disebut Amburadul?
Indonesia
Gerindra DKI: Indikatornya Apa Jakarta Disebut Amburadul?

"Menurut saya tidak benar. Karena pernyataan amburadul tidak sesuai dengan fakta. Indikatornya apa Jakarta disebut amburadul?," ujar Syarif

Kubu Rizieq Desak Polisi Proses Hukum Pembuat Kerumunan Massa Pilkada
Indonesia
Kubu Rizieq Desak Polisi Proses Hukum Pembuat Kerumunan Massa Pilkada

Azis Yanuar meminta kepada aparat penegak hukum untuk bersikap adil untuk melakukan penindakan protokol kesehatan selama masa pandemi COVID-19

Demi Akses Internet Cepat, Siswa di Sidoarjo Belajar di Warkop
Indonesia
Demi Akses Internet Cepat, Siswa di Sidoarjo Belajar di Warkop

"Selain itu, kita juga bisa belajar sambil nikmati minuman dingin di sini. Apalagi kalau wifi an di sini juga gratis tanpa biaya tambahan lagi," ucap Ardian