Sowan ke PWNU DKI, Erwin Aksa Bicara soal Pengendalian Polusi Udara Jakarta

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 07 September 2023
Sowan ke PWNU DKI, Erwin Aksa Bicara soal Pengendalian Polusi Udara Jakarta
Erwin Aksa (tengah) saat bersilaturahmi ke pengurus PWNU DKI Jakarta, Kamis (7/9). Foto: MP/Asropih

MerahPutih.com - Bakal calon legislatif (Bacaleg) Partai Golkar Dapil DKI Jakarta III, Erwin Aksa menyambangi Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU( DKI Jakarta di Jalan Utan Kayu, Jakarta Utara, pada Kamis (7/9).

Erwin Aksa tak sendiri, ia didampingi ayahnya yang juga politikus senior Partai Golkar, Aksa Mahmud.

Baca Juga

Airlangga akan Diperiksa Kejagung, Erwin Aksa: Risiko

dalam silahturahminya itu, Erwin Aksa berbicara soal polusi udara di Jakarta. Ia mengaku mempunyai terobosan untuk menangani polusi udara Jakarta yang saat ini masih kacau.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus berani mengeluarkan kebijakan dalam membatasi masuknya produk kendaraan bermotor di Ibu Kota. Sebab kendaraan menjadi salah satu biang kerok polusi udara.

"Tapi harus ada komitmen juga kendaraan bermotor mobil harus dikurangi, sudah banyak regulasi di negara maju bahwa jumlah mobil itu harus dikontrol Perlu keberanian, lihat aja dilampu merah menumpuk motor," kata Erwin Aksa.

Erwin Aksa (tengah) saat bersilaturahmi ke pengurus PWNU DKI Jakarta, Kamis (7/9). Foto: MP/Asropih

Yang paling penting kata dia, pusat ekonomi jangan menumpuk semua di Jakarta. Memang saat ini sudah merambah ke wilayah BSD, Tangerang, Banten.

"Pelan-pelan juga harus dibenahi," lanjutnya.

Baca Juga

Polri akan Panggil Erwin Aksa Usai Laporkan Romahurmuziy

Disamping itu menurut dia, buruknya polusi udara di Jakarta disebabkan masih minimnya ruang terbuka hijau di Ibu Kota. Bila banyak ruang terbuka hijau maka menjadi solusi pembersih udara.

"Polusi udara yang pertama DKI ini kekurangan ruang hijau apalagi di utara khususnya, taman nya kurang termasuk juga beberapa daerah," paparnya.

Lalu, perlu adanya percepatan transportasi publik di Kota Jakarta. Memang selama ini Jakarta didominasi oleh kendaraan motor dan mobil.

"Penggunaan mobil motor listrik dalam komplek maupun jalan besar, karena ke depan itu paling besar itu masalah bagaimana perluasan tanah ruang terbuka hijau RPTRA," terangnya.

"Seringkali kejadian tanahnya itu milik BUMN, tidak bisa dibangun Pemda, nah itu harus ada jembatan ke pusat nah itulab tugas dari wakil rakyat yang di pusat, menjembatani persoalan daerah nah itu sebenarnya," tuturnya.

Selain membahas soal polusi, Erwin menjelaskan tujuannya ke PWNU. Ia meminta doa dan arahan dalam pencalonan sebagai wakil rakyat di Parlemen Senayan.

Erwin Aksa memang terlahir dari darah Nahdlatul Ulama, di mana sang ayah merupakan kader senior NU.

"Saya selama ini penonton jadi tim sukses mulu. Jadi saya ingin mencoba menyukseskan diri. Selama ini menyukseskan teman saja," kata Erwin Aksa.

Menurut sang ayah, Aksa Mahmud bila ingin meraih hasil yang maksimal perlu sowan ke para kiai NU dan meminta doanya. Sebab menurut dia, kerja keras harus juga diiringi doa, terlebih doa para kiai.

"(Erwin Aksa) Lahir dari rahim NU. Kalau mau menang doa para kiai," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga

Erwin Aksa Cabut Laporan Polisi Terhadap Romahurmuziy

#PWNU DKI Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Bagikan