Sound of Sunyaragi, Kenalkan Cagar Budaya Kota Cirebon Lewat Musik Sound of Sunyaragi akan kenalkan cagar budaya Cirebon lewat musik. (Foto: Instagram @dewabudjana)

AKHIR pekan merupakan waktu yang tepat bagi kamu untuk bersantai bersama keluarga di rumah. Namun, tidak bagi para musisi dan seniman yang tergabung dalam Barochestra. Minggu (17/2) pagi, mereka telah berkumpul di Institut Seni Budaya Indonesia, Bandung.

Puluhan orang terlihat asyik menyetel alat musik di aula ISBI. Rupanya, mereka sedang mempersiapkan penampilan di acara Sound of Sunyaragi yang akan digelar Sabtu (23/2) mendatang.

sound of sunyaragi
Penampil Sound of Sunyaragi latihan bersama, Minggu (17/2). (foto: MP/Arie)

Tepat pukul 11.00, mereka telah kompak memainkan alat musik. “Mereka latihan bersama hanya hari ini,” ucap Programme Director Sound of Sunyaragi Angga Wardhana. Jika melihat harmonisasi yang tercipta indah, rasanya sulit dipercaya bahwa mereka hanya berkesempatan untuk latihan bersama satu hari. “Kami semua punya agenda dan kesibukan masing-masing. Jadi hanya sempat latihan hari ini,” tutur pemain perkusi Jabarok, Reza Icha.

Mereka rela meninggalkan rumah pagi-pagi sekali di akhir pekan demi kesuksesan acara Sound of Sunyaragi. Sebagian dari kamu mungkin bertanya-tanya, 'Apa itu Sunyaragi?'.

1. Cagar Budaya dengan Aura Mistis di Kota Cirebon

sunyaragi
Sunyaragi merupakan cagar budaya di Kota Cirebon. (foto: Instagram @cirebonbribin)

Sunyaragi merupakan cagar budaya yang berada di Kota Cirebon. Nama Sunyaragi berasal dari bahasa Sansekerta. 'Sunya' berarti sepi dan 'Ragi' berarti raga. Kompleks gua taman air seluas 15 hektare tersebut terdiri dari dua bagian, yakni bagian pesanggrahan dan bangunan gua.

Para seniman Barorchestra direncakan bermain di kompleks gua yang berbentuk gunung-gunungan dan dilengkapi terowongan penghubung bawah tanah dan saluran air. Gerbang luar komplek Sunyaragi berbentuk candi bentar dengan pintu dalam berbentuk paduraksa. Pada bagian gua, terdapat amphitheatre yang kerap digunakan untuk pertunjukan.

Sudah banyak pertunjukan yang digelar di amphitheatre Sunyaragi. Mulai dari simfoni tarling hingga tari topeng. Namun, semua pertunjukan tersebut hanya menggunakan Sunyaragi sebagai tempat tanpa mengangkat profil Sunyaragi itu sendiri.

2. Dikenalkan lewat Pertunjukan Musik

Akhirnya, Andry Prihartono selaku produser, Angga Wardhana selaku program director, dan Erman selaku creative director memilih untuk mengadakan pagelaran musik dengan mengangkat Sunyaragi secara khusus. “Secara umum orang sudah tahu tentang Sunyaragi. Kami coba angkat dari sisi lain. Konsep dasar yang kami usung harus sesuai dengan Sunyaragi,” jelas Erman. Ia mengatakan bahwa edukasi tentang Sunyaragi paling tepat dilakukan lewat musik. Untuk lebih menghidupkan nuansa Sunyaragi, mereka pun mengajak Yoes JF.

Angga Wardhana, yang kerap disapa Angga, menjelaskan sebanyak 165 orang seniman lokal terlibat dalam pagelaran musik bertaraf internasional tersebut. “Mayoritas ialah musisi dari Bandung dan Cirebon,” ujar Angga. Sementara itu, choir yang akan meramaikan Sound of Sunyaragi ialah mahasiswa dari Universitas Padjajaran, Universitas Pendidikan Indonesia, dan Universitas Pasundan.

3. Akan Meriah dengan Menampilkan Tohpati dan Dewa Budjana

sound of sunyaragi
Akan meriah dengan penampilan Tohpati dan Dewa Budjana. (foto: MP/Arie)

Sound of Sunyaragi dipastikan semakin meriah dengan kehadiran Tohpati Ethnomission dan Dewa Budjana. Di antara ratusan musisi Indonesia, mereka yakin bahwa karakter bermusik Tohpati dan Dewa Budjana tepat untuk memberi warna bagi Sunyaragi. “Secara konsep, mereka cukup mewakili dilihat dari notasi yang digunakan hingga musik crossover,” jelas Angga.

Sementara itu, menurut sang produser, Andry Prihartono, nuansa magis dan mistis dari Sunyaragi tepat jika diiringi alunan musik Tohpati atau Dewa Budjana. “Kami coba menyinkronkan suasana mistis dari Sunyaragi dengan musik. Sepertinya kedua musisi tersebut cocok. Distorsi gitar Dewa Budjana yang nge-rock bisa membuat adrenalin naik, sementara alunan musik jazz Tohpati bisa memberi ketenangan,” urai Andry.(avia)

Kredit : iftinavia


Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH