Soroti Pengadaan yang Dilakukan Polri, DPR: Agak Samar-Samar Kapolri Jenderal Pol Idham Azis. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc.)

Merahputih.com - Anggota Komisi III DPR Sarifuddin Sudding meminta Polri untuk mengevaluasi rekanan dalam program-program pengadaan. Hal ini dia sampaikan dalam rapat kerja dengan Kemenkum HAM, Polri, dan Kejaksaan Agung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Sumber anggaran Polri ada yang berasal dari pinjaman luar negeri dan kredit ekspor. Pada tahun 2020, kredit ekspor Polri mencapai sekitar USD590 juta dengan 17 rincian kegiatan.

Baca Juga:

Antisipasi COVID-19, Menteri Yasonna Teken Kepmen Pembebasan Narapidana

"Kalau kita lihat agak samar-samar sebenarnya. Jadi banyak kredit ekspor di institusi kepolisian ini kalau saya lihat banyak bidang elektronik," kata dia kepada wartawan, Kamis (25/6).

Dia pun meminta Polri untuk mengevaluasi tersebut. Apalagi dia menerima laporan, bahwa pengusaha yang menjadi rekanan Polri dalam proyek-proyek itu merupakan orang yang itu-itu saja.

"Karena ada informasi kredit ekspor yang USD590 juta ini rekanan kepolisian hanya yang itu-itu saja. Saya tahu siapa pengusahanya di situ yang bermain," ungkapnya.

Tak hanya itu, Politikus PAN ini meminta agar pengusaha rekanan Polri tersebut ditertibkan lantaran mereka tidak hanya menjadi partner kerja sama bisnis. Lebih dari itu, lanjut dia, pengusaha rekanan itu mencoba mengatur institusi kepolisian.

"Saya kira rekanan-rekanan di kepolisian ini perlu ditertibkan. Jangan sampai mereka bertindak sebagai Kapolri swasta yang mengatur-atur institusi kepolisian. Karena saya melihat sendiri Pak Wakapolri, pengusaha yang ada di Pacific Place itu tempat kumpulnya para polisi ngatur-ngatur orang-orang yang mau Sespimti ngatur-ngatur yang mutasi dan sebagainya," terang dia.

Kapolri Jenderal Idham Azis ungkap pihaknya terus memburu penyebar hoaks terkait Covid-19 (Foto: antaranews)

Polri memastikan proses lelang tender pengadaan barang dilakukan secara transparan, profesional dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dengan begitu dalam setiap proses lelang tidak ada satupun pengusaha yang diberikan hak istimewa oleh Korps Bhayangkara. Dengan kata lain, Polri memberikan ruang dan kesempatan kepada siapapun untuk ikut dalam proyek tersebut.

Bahkan proses lelang di lingkup Polri sudah dilaksanakan sesuai dengan prosedur melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

"Sejak awal Bapak Kapolri Jenderal Idham Azis sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk melakukan proses tender dilakukan secara transparan dan terbuka," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangannya, Kamis (25/6).

Baca Juga:

Pemkot Solo Klaim Zero Positif COVID-19, 2 Pasien Dinyatakan Sembuh

Menurut Argo dengan transparansi tersebut tidak ada rekanan atau pengusaha yang bisa mengintervensi Polri untuk menentukan siapa pemenangnya.

"Kami memastikan tidak ada rekanan ataupun pengusaha yang pemenangnya itu-itu saja. Atau pemenangnya sudah ditentukan. Tidak ada itu, semua sudah transparan karena diawasi ribuan bahkan jutaan mata," tegas jenderal bintang dua ini. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ribuan Aparat Polda Metro Jaya Jaga Ketat KTT ASEAN
Indonesia
Ribuan Aparat Polda Metro Jaya Jaga Ketat KTT ASEAN

Ribuan personel Polda Metro Jaya diturunkan untuk pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang digelar di Gedung Sekretariat ASEAN.

Aksi Demonstrasi 1 Tahun Jokowi Hasilkan 2,1 Ton Sampah
Indonesia
Aksi Demonstrasi 1 Tahun Jokowi Hasilkan 2,1 Ton Sampah

Sebanyak 2,1 ton sampah itu berasal dari pembersihan jalan dan fasilitas umum di Silang Monas, Jalan Kebon Sirih, Tugu Tani, Jalan Budi Kemuliaan, Jalan Abdul Muis.

Kesaksian Rizieq Shihab saat Rombongannya Dikuntit Polisi
Indonesia
Kesaksian Rizieq Shihab saat Rombongannya Dikuntit Polisi

Rizieq tidak mengetahui yang menguntit rombongannya dalam perjalanan menuju lokasi pengajian subuh adalah polisi berpakaian prema

Mobil Pembawa Vaksin Sinovac Berhenti di Warteg Pasti Bakal Ketahuan
Indonesia
Mobil Pembawa Vaksin Sinovac Berhenti di Warteg Pasti Bakal Ketahuan

Untuk daerah yang menerima vaksin, Erick meminta agar memperhatikan alat penyimpanannya

DPR Minta Pemerintah Utamakan Guru Masuk Prioritas Dapat Vaksin COVID-19
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Utamakan Guru Masuk Prioritas Dapat Vaksin COVID-19

Hal itu sangat penting karena guru kerap berinteraksi dengan banyak siswa terutama ketika Pembelaharan Tatap Muka (PTM) dimulai tahun depan.

 Wanita yang Pamer Bawa Mobil Dinas TNI Diciduk POM TNI
Indonesia
Wanita yang Pamer Bawa Mobil Dinas TNI Diciduk POM TNI

TNI juga terus mendalami mengapa yang bersangkutan bisa menggunakan pelat nomor TNI palsu

Airlangga Ajukan 89 Proyek Rp1.422 T Jadi Prioritas Nasional
Indonesia
Airlangga Ajukan 89 Proyek Rp1.422 T Jadi Prioritas Nasional

Untuk mendorong pemulihan ekonomi dari tekanan pandemi COVID-19.

Pembubaran FPI Dinilai Jadi "Kado Manis" di Penghujung Tahun 2020
Indonesia
Pembubaran FPI Dinilai Jadi "Kado Manis" di Penghujung Tahun 2020

Keputusan pemerintah membubarkan Front Pembela Islam (FPI) menuai apresiasi dari berbagai pihak.

[HOAKS atau FAKTA]: Menghirup Uap Panci Presto Mampu Sembuhkan COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menghirup Uap Panci Presto Mampu Sembuhkan COVID-19

Pengguna Facebook Harish Nagaraju mengunggah sebuah video yang menunjukkan beberapa orang di India tengah menghisap uap yang berasal dari sebuah panci presto.

Kata Habiburokhman Soal Menteri Kelautan dan Perikanan Jatah Gerindra
Indonesia
Kata Habiburokhman Soal Menteri Kelautan dan Perikanan Jatah Gerindra

Gerindra membantah anggapan yang menyatakan bahwa jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan merupakan jatah untuk partai besutan Prabowo Subianto tersebut.