Sore Ini Anies Lantik Marullah Matali Sebagai Sekda DKI Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali (MP/Asropih)

Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan akan melantik Marullah Matali Senin (18/1) sore sebagai Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta pengganti Saefullah yang meninggal dunia akibat COVID-19.

Proses seleksi jabatan Sekda DKI baru ini sudah sesuai dengan mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga

Perda COVID-19 Disahkan, Wagub DKI: Tugas DPRD DKI Sosialisasi Denda

"Dilakukan secara profesional, transparan sampai dengan tiga besar," ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Senin (18/1).

Dalam tes tertulis dan skor penulisan makalah, Marullah meraih skor tertinggi dari 9 kandidat. Tercantum, skor diraih Marullah mencapai 78,00.

Marullah Matali
Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali

Surat itu ditetapkan Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya tahun 2020 Suharti pada Selasa 27 Oktober 2020 lalu.

Kemudian Marullah Matali kembali meraih nilai tertinggi dalam tahapan seleksi Sekda DKI. Di sini ada 3 kandidat yang diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Untuk tes asesmen kompetensi, Marullah meraih nilai 82,22 dan mendapatkan bobot sebesar 20,56 persen.

Baca Juga

Ketua DPR: Tahun Pertama Jokowi-Ma’ruf, Indonesia Hadapi Banyak Tantangan

Ada nama Sri Hartati yang kini menjabat sebagai Pelaksana Tugas Sekda dalam persaingan merebut kursi Sekda DKI. Namun, skor Sri dibawah Marullah yakni 80,00 dengan bobot 20,00 persen.

Selanjutnya Wali Kota Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko berada di posisi ketiga dengan skor 77,78. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Kembali Buka Seleksi Pengisian 5 Jabatan Struktural
Indonesia
KPK Kembali Buka Seleksi Pengisian 5 Jabatan Struktural

KPK telah melantik pejabat struktural baru di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (14/4)

Kru ANTV Korban Penyerangaan Polsek Ciracas Keluar Rumah Sakit
Indonesia
Kru ANTV Korban Penyerangaan Polsek Ciracas Keluar Rumah Sakit

Salah satu korban kondisinya masih memprihatinkan. Masih ada peluru yang saat ini masih belum bisa dikeluarkan karena kesehatan belum memungkinkan.

Sebelum Ditemukan Tewas, Editor Metro TV 'Ngakak' Lihat Sang Adik Kepedasan
Indonesia
PSBB Ketat di DKI Bisa Picu Kemiskinan Ekstrem
Indonesia
PSBB Ketat di DKI Bisa Picu Kemiskinan Ekstrem

PSBB pasti berdampak negatif terhadap ekonomi yang saat ini kondisinya sudah terpuruk.

 Pelaku Wisata di Yogyakarta Terima Paket Sembako dari Kemenparekraf
Indonesia
Pelaku Wisata di Yogyakarta Terima Paket Sembako dari Kemenparekraf

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menjelaskan pemberian paket sembako ini diprioritaskan untuk pelaku wisata yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) maupun unpaid leave lebih dari 3 minggu.

Paspampres Gadungan Ditangkap Polisi Karena Nekat Menipu Belasan Kali
Indonesia
Paspampres Gadungan Ditangkap Polisi Karena Nekat Menipu Belasan Kali

Korban pun membuat laporan ke Polsek Gambir

Reza Artamevia Direhabilitasi Pekan Depan
Indonesia
Reza Artamevia Direhabilitasi Pekan Depan

Penyanyi Reza Artamevia ternyata baru mulai menjalani proses rehabilitasi pekan depan.

Banjir Kalsel: Warga Kelaparan dan Butuh Perahu Buat Evakuasi
Indonesia
Banjir Kalsel: Warga Kelaparan dan Butuh Perahu Buat Evakuasi

Berdasarkan pemantauan BMKG, Kalimantan Selatan masih berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang.

Update COVID-19 Indonesia: Kasus Positif 74.018, Sembuh 34.719
Indonesia
Update COVID-19 Indonesia: Kasus Positif 74.018, Sembuh 34.719

Pemerintah mendapatkan penambahan pasien positif COVID-19 pada hari ini

Demokrat Berhasil Manfaatkan Penurunan Elektabilitas PDIP Karena Kasus Bansos
Indonesia
Demokrat Berhasil Manfaatkan Penurunan Elektabilitas PDIP Karena Kasus Bansos

Elektabilitas PDI Perjuangan turun menjadi 22,3 persen, padahal sebelumnya naik dari 26,8 persen pada survei pada Juli 2020 menjadi 31,6 persen pada survei Oktober 2020.