Sopir Medali Mas Diduga Kemudikan Bus Ugal-ugalan Bus Medali Mas dengan Nopol N 7130 UA. (MP/Bud Lentera)

MerahPutih.com - Polisi telah meminta keterangan saksi-saksi dalam peristiwa tabrakan maut antara bus Medali Mas dengan truk yang menewaskan 10 orang di Probolinggo, Jawa Timur.

Berdasarkan keterangan para saksi diketahui sopir bus "Medali Mas" mengemudikan bus dengan ugal-ugalan, namun penyebab pasti kecelakaan masih diselidiki.

"Dari tiga orang saksi penumpang yang diperiksa mengatakan sopir bus ugal-ugalan dan sudah diingatkan agar tidak mengemudikan bus dengan kecepatan tinggi mulai dari Banyuwangi ke Probolinggo," kata Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin kepada wartawan di Probolinggo, Jumat (14/7).

Dalam peristiwa kecelakaan itu sebanyak 10 orang meninggal dunia, di antaranya seorang WNA.

"Berdasarkan keterangan saksi, bus oleng ke sebelah kanan dan berpapasan dengan sebuah truk fuso syarat muatan pakan ternak hingga menyobek sisi kanan dalam bus. Sebagian penumpang yang tertidur dalam bus meninggal dunia dan mengalami luka-luka," kata Arman menambahkan.

Sebelumnya diberitakan, bus Medali Mas dengan Nopol N 7130 UA yang dikemudikan sopir Rifai A. Kerto bertabrakan dengan truk bermuatan pakan ternak Nopol DR 8600 AB yang dikemudikan Munawir.

Bus Medali Mas yang membawa 34 orang penumpang tersebut melaju dari arah timur ke barat. Sedangkan truk datang dari arah berlawanan. Sehingga kecelakaan tidak terhindarkan hingga menyebabkan 10 penumpang bus meninggal di lokasi kejadian.

Seluruh korban meninggal dibawa ke Instalasi Kamar Mayat RS dr Mohammad Saleh Kota Probolinggo, sedangkan belasan korban yang mengalami luka-luka dibawa ke Rumah Sakit Wonolangan Probolinggo. (*)

Sumber: ANTARA


Tags Artikel Ini

Luhung Sapto

YOU MAY ALSO LIKE