Selebritas
Sonny Chiba, Legenda Bintang Laga ‘Kill Bill’ Meninggal Sosok yang sangat populer di perfilman Jepang sejak 1960-an, Chiba terkenal dengan film seni bela diri. (nme.com)

SHINICHI 'Sonny' Chiba, ikon film laga Jepang dan seniman bela diri yang juga membintangi film Hollywood seperti Kill Bill dan The Fast and the Furious: Tokyo Drift meninggal dunia. Ia berusia 82 tahun. Aktor dan legenda seni bela diri itu merupakan bintang film dan TV Jepang terkemuka sebelum muncul secara internasional di The Street Fighter pada 1974.

Manajer Chiba, Keya Morgan, mengonfirmasi kematiannya kepada The Hollywood Reporter (20/8). Morgan menggambarkan Chiba sebagai 'legenda seni bela diri yang tak tertandingi oleh yang lain dalam sejarah Jepang'.

Morgan melanjutkan, “Bakatnya yang unik. Karisma dan penguasaan seni bela diri akan hidup selamanya.”

BACA JUGA:

Robot Cucu untuk Temani Lansia yang Kesepian di Jepang

Sebelumnya, Kamis (19/8) malam, lembaga penyiaran negara Jepang NHK mengaitkan kematian Chiba dengan komplikasi terkait COVID-19.

Sebagai sosok yang sangat populer di perfilman Jepang sejak 1960-an, Chiba menjadi terkenal karena film seni bela diri kekerasan ekstrem yang menjadi favorit kultus di Barat. Salah seorang yang menggemarinya ialah sutradara Quentin Tarantino dan aktor Keanu Reeves.

sonny chiba
Chiba berperan sebagai Hattori Hanzo, pensiunan samurai dalam 'Kill Bill' arahan Quentin Tarantino. (torontosun.com)

Lahir di Sadaho Maeda, Prefektur Fukuoka, pada 1939, Chiba pertama kali membuat jejaknya di TV dan film setelah bergabung dengan Toei Studios pada 1959. Ia mengambil nama panggung Shinichi Chiba. Karier bintang laga selama beberapa dekade ini mencakup banyak proyek, dimulai pada awal 60-an.

Itu termasuk debut sebagai pemeran utama dalam serial superhero Seven Color Mask dan peran pendukung seorang mantan reporter dalam serial detektif 1968 Key Hunter. Sepanjang tahun 60-an, 70-an dan 80-an, Chiba tetap menjadi aktor yang sibuk dan muncul dalam beberapa judul dalam setahun.

BACA JUGA:

Studio Ghibli Akhirnya Menjawab Berbagai Pertanyaan Seputar 'Princess Mononoke'

Pada 1970-an ia menjadi bintang internasional berkat film seni bela diri gangster The Street Fighter. Ia muncul sebagai pemeran utama Takuma (Terry) Tsurugi. Dirilis di AS oleh New Line Cinema, film itu mendapatkan peringkat X karena tingkat kekerasannya dan mendorong beberapa sekuel dan spin-off dengan Chiba ikut muncul. Setahun sebelumnya, ia membintangi Battles Without Humanity: Deadly Fight di Hiroshima pada 1973. Seperti halnya Street Fighter, film itu memungkinkan dirinya memamerkan keahlian seni bela diri.

Chiba mengerjakan beberapa judul terkenal Amerika, termasuk yang mungkin paling terkenal, Kill Bill Vol. 1 dan Vol. 2 karya Quentin Tarantino. Dia berperan sebagai Hattori Hanzo, pemilik restoran sushi dan pensiunan samurai yang membuat pedang untuk karakter Uma Thurman. Peran Chiba mirip dengan peran yang ia mainkan di serial TV Jepang pada 1980-an, Shadow Warriors. Dalam film kriminal romantis tahun 1993 karya Tarantino True Romance, karakter Christian Slater, Clarence Worley, juga menyelinap ke tiga fitur film Street Fighter karya Chiba.

sonny chiba
Sonny Chiba dalam debut film internasionalnya 'The Street Fighter' (1974). (doblu.com)

Pada 2006, ia juga muncul dalam angsuran ketiga dari franchise Fast and Furious, The Fast and the Furious: Tokyo Drift. Di sana ia kembali berperan sebagai gangster, bos Yakuza Kamata, paman dari penjahat utama film tersebut.

Chiba kuliah di Nippon Sport Science University pada 1957. Setelah belajar di bawah master karate, ia memperoleh sabuk hitam tingkat pertama sebelum memperoleh sabuk tingkat empat dua dekade kemudian, bersama dengan sabuk hitam tambahan di ninjutsu, shorinji kempo, judo, kendo, dan goju-karate ryu.

Pada 1970, ia meluncurkan Japan Action Club, sekarang dikenal sebagai Japan Action Enterprise, dalam upaya untuk meningkatkan level teknik dan urutan seni bela diri yang digunakan dalam proyek layar lebar dan televisi.

Selain itu, Chiba muncul dalam drama panggung Resident Evil, dan memiliki peran utama dan pendukung sepanjang kariernya di The Executioner, Bullet Train, Virus, The Bodyguard, Messages From Space, Drifting Detective: Tragedy in the Red Valley dan Golgo 13.(aru)

BACA JUGA:

Susahnya Tidur di Masa Pandemi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Digitalisasi Perlu Ditingkatkan di Industri Keuangan
Fun
Digitalisasi Perlu Ditingkatkan di Industri Keuangan

Digitalisasi dengan teknologi AI dapat diterapkan di sektor keuangan dan perbankan.

Menang Golden Globe, John Boyega Merayakan di Instagram
ShowBiz
Menang Golden Globe, John Boyega Merayakan di Instagram

Boyega membawa pulang piala Golden Globe pertamanya sebagai aktor pendukung terbaik dalam serial TV.

Shang-Chi Akan Rilis Lebih Cepat di Disney Plus Tanpa Biaya Tambahan
ShowBiz
Shang-Chi Akan Rilis Lebih Cepat di Disney Plus Tanpa Biaya Tambahan

Shang-Chi rilis di Disney Plus 45 hari setelah tayang di bioskop

Nike Air Ships Michael Jordan Terjual Rp 21 Miliar
Fashion
Nike Air Ships Michael Jordan Terjual Rp 21 Miliar

Michael Jordan memakai Nike Air Ships pertama kali pada 1984.

Kebiasaan Murid-Murid Berdasarkan Denah Kursi Di Kelas
Hiburan & Gaya Hidup
Kebiasaan Murid-Murid Berdasarkan Denah Kursi Di Kelas

Di baris keberapa kamu biasa duduk?

Posisi yang Benar Menyetir Mobil
Fun
Posisi yang Benar Menyetir Mobil

mendapatkan kenyamanan berkendara.

Kenali Third Hand Smoke dan Cara Mengatasinya
Fun
Kenali Third Hand Smoke dan Cara Mengatasinya

Third hand smoke berbahaya bagi perokok pasif.

Intip Keseruan Babak Spirit Bar di ICiGSC
Fun
Intip Keseruan Babak Spirit Bar di ICiGSC

Kompetisi ICiGSC di ICE 2021 sudah dimulai.

Maudy Koesnaedi Berbagi Tips Berbisnis Tanaman Hias
Fun
Maudy Koesnaedi Berbagi Tips Berbisnis Tanaman Hias

Menurut Maudy Koesnaedi, selain menjadi hobi, memelihara dan menanam tanaman hias juga bisa menjadi sebuah ladang bisnis.

Makan di Restoran saat Pandemi? Cashless Saja
Fun
Makan di Restoran saat Pandemi? Cashless Saja

Bayar makan siang dengan cashless mengurangi risiko terpapar COVID-19.