Siap Solusi Menghadapi Ekonomi New Normal Danamon Wealth Series diselenggarakan secara online. (Foto Ist)

TANPA terasa, kita sudah berada di penghujung 2021. Pandemi COVID-19 yang telah berlangsung selama dua tahun ini sayangnya masih belum berakhir sehingga kita semua harus bisa mempersiapkan diri menuju perekonomian kenormalan baru menuju pemulihan Indonesia pada 2022.

Pada 2022 Market Outlook yang diselenggarakan pada 25 November, Bank Danamon memberikan beberapa gambaran kepada nasabah terkait dengan strategi dan solusi apa saja dalam menuju ekonomi kenormalan baru 2022.

2022 Market Outlook dimoderatori oleh News Anchor Metro TV Leonard Samosir. (Foto Ist)
2022 Market Outlook dimoderatori oleh News Anchor Metro TV Leonard Samosir. (Foto Ist)

“Kami mengantisipasi pemulihan ekonomi yang bergerak menuju ekonomi new normal, baik di dalam negeri maupun dari sisi perekonomian global. Pemulihan ekonomi tersebut didukung oleh kebijakan fiskal dan moneter yang tetap akomodatif, upaya reformasi struktural untuk meningkatkan produktivitas dan investasi, serta program vaksinasi yang dilakukan secara konsisten, yang kemudian dapat mendorong relaksasi pembatasan mobilitas," ungkap Consumer Business Head PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. Lanny Hendra dalam siaran pers.

Baca Juga:

Investasi Emas Makin Mudah Lewat Dompet Digital

Tidak hanya fokus pada produk investasi, Lanny juga mengatakan bahwa Bank Danamon akan fokus pada Bancassurance, Home Equity Loans, Credit Cards and Liabilities, dan berbagai hal lain, untuk memberikan solusi komprehensif dalam mengelola atau meningkatkan investasi.

2022 Market Outlook ini terbagi menjadi dua sesi. Sesi pertama bertemakan "Moving Towards New Growth in the Era of New Economy" yang fokus pada pembahasan proyeksi perkembangan dan investasi ekonomi baru yang akan mempengaruhi pergrerakan dunia menuju next new normal.

Sesi pertama menghadirkan beberapa pembicara termasuk Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi, President Director PT Batavia Proseperindo Aset Manajemen Lilis Setiadi, dan Macroeconomic Analyst PT Bank Danamon Indonesia Irman Faiz.

Macroeconomic Analyst PT Bank Danamon Indonesia Irman Faiz.
Macroeconomic Analyst PT Bank Danamon Indonesia Irman Faiz.

Sesi kedua dengan tema "Family Wellbeing" berfokus pada berbagai solusi dan produk keuangan yang penting untuk melindungi masa depan dan kesejahteraan keluarga Indonesia.

Sesi kedua ini mengundang founder dan creative director Wanda House of Jewels Wanda Ponika, wealth management head Bank Danamon Indonesia Yulius Ardi, dan Bancassurance Business Head Bank Danamon Indonesia Paulus Budihardja.

Lanny berharap bahwa acara yang dihadiri juga oleh lebih dari 700 nasabah Danamon mampu memberikan wawasan dan nilai yang berharga untuk hidup sejahtera berdampingan dengan COVID-19. (SHN)

Baca Juga:

Emas jadi Primadona Warga Yogyakarta Berinvestasi dimasa Pandemi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ada Karakter Antagonis Lawas di ‘Ant-Man 3'?
Fun
Ada Karakter Antagonis Lawas di ‘Ant-Man 3'?

Ada lebih banyak hal di Quantum Realm daripada yang diketahui sebelumnya.

Para Pendukung yang Mencuri Perhatian
ShowBiz
Para Pendukung yang Mencuri Perhatian

Bisa jadi disebabkan karakter mereka yang lucu, menyegarkan, dan karismatik.

Frekuensi Jaringan 5G Belum Tersedia untuk Indonesia
Fun
Frekuensi Jaringan 5G Belum Tersedia untuk Indonesia

Ada beberapa langkah perlu dilakukan untuk menghadirkan jaringan 5G di Indonesia.

Qualcomm Memperluas Portofolio Komputasi dengan Snapdragon 7c Gen 2
Fun
Qualcomm Memperluas Portofolio Komputasi dengan Snapdragon 7c Gen 2

Prosesor ini merupakan platform entry-level generasi kedua dari terobosan Windows PC.

Butuh Inovasi Out of The Box untuk Pulihkan Pariwisata
Fun
Butuh Inovasi Out of The Box untuk Pulihkan Pariwisata

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang memiliki multiplier effect terbesar dalam roda perekonomian Indonesia.

Main di ‘Kadet 1947’, para Aktor Belajar Nilai Baru
ShowBiz
Main di ‘Kadet 1947’, para Aktor Belajar Nilai Baru

Para pemain punya tantangannya sendiri memerankan karakter di Kadet 1947.

WHO: Booster Vaksin COVID-19 Tidak Adil
Fun
WHO: Booster Vaksin COVID-19 Tidak Adil

WHO telah merekomendasikan dosis vaksin tambahan untuk orang dengan gangguan kekebalan tapi ...

Berani Beda, McLaren Tidak Kepincut Bikin Mobil SUV
Fun
Berani Beda, McLaren Tidak Kepincut Bikin Mobil SUV

Padahal saingan McLaren sedang getol memproduksi SUV.

Patron, Anjing Pelacak Ranjau Dianugerahi Medali oleh Presiden Ukraina
Fun
Patron, Anjing Pelacak Ranjau Dianugerahi Medali oleh Presiden Ukraina

Patron jadi simbol perlawanan Ukraina melawan Rusia.

Aplikasi Google di Android Alami masalah, Ini solusinya
Fun
Aplikasi Google di Android Alami masalah, Ini solusinya

masalah ini tampaknya menjadi sesuatu yang serius