Kesehatan
Solusi PERKI dalam Menghadapi Tantangan Kesehatan di Bidang Kardiovaskular Penyakit kardiovaskular mengintai siapa saja. (Foto: Unsplash/jesse orico)

SAMPAI saat ini penyakit jantung koroner masih menjadi pembunuh nomor 1. Data dari WHO menyebutkan 1 dari 5 orang yang usianya kurang dari 70 tahun, bisa meninggal akibat kardiovaskular.

Jumlah kematian globalnya mencapai 18,6 juta orang setiap tahunnya. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat menjadi 20,5 juta pada tahun 2020 dan 24,2 juta pada tahun 2030 seiring dengan peningkatan kualitas hidup.

Baca Juga:

Merokok Tapi Tetap Sehat? Kardiovaskular Ganjarannya

Melihat dari tingginya angka penyakit jantung tersebut membuat Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) memiliki beberapa tantangan untuk mengatasi penyakit kardiovaskular di Indonesia. Pertama, masih ada tingginya angka morbiditas dan mortalitas dari penyakit kardiovaskular yang diperparah dengan munculnya emerging disease.

dr Radityo Prakoso. (Foto: PERKI)

Solusinya yaitu menurunkan angkanya dengan berupaya untuk meningkatkan kegiatan promotif, prefensi, kuratif, maupun rehabilitasi secara holistik dan paripurna terhadap penyakit kardiovaskular. Hal ini bisa diwujudkan dengan adanya rujukan melalui 54 Rumah sakit jejaring kardiovaskular nasional.

"Tingginya angka morbiditas dan mortalitas ini membuat PERKI akan bekerjasama dengan Kemenkes dalam mengawal Transformasi Kesehatan di bidang layanan rujukan untuk cita-cita besar mewujudkan seluruh provinsi mampu pasang ring jantung dan bedah jantung terbuka," ujar Ketua PP PERKI dr Radityo Prakoso, SpJP(K) dalam sebuah webinar, Kamis (4/8).

Tantangan Kedua yaitu peluang masuknya SpJP asing ke Indonesia dengan melihat adanya perkembangan teknologi yang pesat dan juga komunikasi di era globalisasi. Terlebih, jumlah pusat pendidikan dan pelatihan SpJP yang masih belum memadai di Indonesia.

Baca Juga:

Risiko Komplikasi pada Pengidap Hipertensi yang Tidak Patuh Minum Obat

Adapun solusi untuk menghadapi tantangan ini, PERKI akan bersinergi dengan Kementerian Kesehatan Indonesia untuk mewujudkan transformasi kesehatan di bidang Sumber Daya Masyarakat. Sinergi tersebut akan menghasilkan penambahan jumlah dokter umum, spesialis jantung dan pembuluh darah, dan sebagainya. Melihat, sampai saat ini masih 13 prodi di Indonesia dan diharapkan bisa semakin banyak dan berkembang.

Regulasi masih belum memfasilitasi pemenuhan jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk pelayanan kardiovaskular. (Foto: Unsplash/Ali Hajiluyi)

Tantangan lainnya ialah regulasi yang masih belum memfasilitasi pemenuhan jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk pelayanan kardiovaskular serta peran PERKI sebagai advokator dan kolaborator yang masih terbata hingga saat ini.

Solusi yang bisa dilakukan PERKI untuk mengatasi tantangan ini antara lain:

1. Upaya advokasi yang merambah kementerian lain (tidak hanya kemenkes) dalam upaya promotif dan preventif.

2. Strategi Nasional pencegahan dan penanggulangan penyakit kardiovaskular.

3. Panduan fasilitas kesehatan tingkat primer dan lanjut. Sehingga pelayanan tingkat primer atau apapun itu akan seragam.

4. Menjalin kerjasama dengan organisasi kemasyarakatan. (Yayasan jantung dan sebagainya) untuk dapat lebih meningkatkan pelayanan di bidang kardiovaskular. Kerjasama ini tentu akan tetap terus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Tidak hanya di Indonesia, bahkan di dunia.

Tantangan terakhir yang perlu dihadapi yakni PERKI belum memiliki registri nasional penyakit kardiovaskular. "Permasalahan belum tersedianya registri nasional ini dapat diselesaikan melalui transformasi kesehatan di bidang teknologi yang dicanangkan oleh Kemenkes. PERKI akan turut mendorong terbentuknya registri nasional di Indonesia,” pungkas Radityo. (yos)

Baca Juga:

Penyintas Hipertensi, Hindari Makanan Ini Saat Puasa

Tips Mengatasi Luka Bekas Cacar
Fun
Tips Mengatasi Luka Bekas Cacar
Fun
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
‘Wake Me Up (When This Nightmare’s Over)’, Lagu Kepedulian Simple Plan untuk Ukraina
ShowBiz
‘Wake Me Up (When This Nightmare’s Over)’, Lagu Kepedulian Simple Plan untuk Ukraina

Simple Plan berharap bisa menggalang dana bagi warga Ukraina.

Lebih dari 16.000 Kendaraan Listrik Telah Mengaspal di Indonesia
Hiburan & Gaya Hidup
Lebih dari 16.000 Kendaraan Listrik Telah Mengaspal di Indonesia

Terdiri dari kendaraan roda tiga, mobil barang, bus, truk, dan roda dua.

Exoprimal, Versi Futuristik Game Lawas Dino Crisis
Fun
Exoprimal, Versi Futuristik Game Lawas Dino Crisis

Exoprimal akan menjadi judul terbaru yang digarap oleh developer di balik suksesnya Resident Evil dan Dino Crisis, Capcom.

Restoran Masakan Rusia di AS dapat Serangan Ancaman Pembunuhan
Fun
Restoran Masakan Rusia di AS dapat Serangan Ancaman Pembunuhan

Beberapa restoran terpaksa mengganti kata 'Rusia' dengan 'Eropa Timur' pada nama atau menunya.

Aksi Heroik Warganet +62 Saat Bom Sarinah: 'Keep Calm and Grill Satay'
Fun
Mobil Diesel Toyota Kini Sudah Terapkan Standar Euro 4
Fun
Mobil Diesel Toyota Kini Sudah Terapkan Standar Euro 4

Seluruh mobil diesel Toyota sudah memenuhi standar emisi Euro 4 mulai April 2022 ini. Salah satunya adalah Kijang Innova EV Concept.

Jangan Kelamaan Nyatakan Cinta, Nanti Gebetanmu Keburu Diambil Orang Lain
Hiburan & Gaya Hidup
Jangan Kelamaan Nyatakan Cinta, Nanti Gebetanmu Keburu Diambil Orang Lain

Kalau sudah suka, langsung ungkapkan perasaan saja ke doi.

Sheet Mask vs Masker Biasa, Mana yang Lebih Baik?
Fashion
Sheet Mask vs Masker Biasa, Mana yang Lebih Baik?

Kedua jenis itu tidak memberikan hasil yang sama.

Aturan Berdandan pada Kencan Pertama, Jangan Pakai Kaus Bola
Fun
Puma x Minecraft, Streetwear Wajib Punya
Fashion
Puma x Minecraft, Streetwear Wajib Punya

yang tak boleh terlewatkan adalah sepatu terbaru yang kasual.