Pandemi Corona
 Solo KLB Corona, Wisata Keraton Solo Ditutup Sampai Batas Waktu Tidak Ditentukan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Jawa Tengah menutup wisata Keraton Surakarta akibat Solo KLB covid-19, Senin (16/3). (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Pengelola Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Jawa Tengah menutup wisata Keraton Surakarta sampai batas waktu tidak ditentukan. Penutupan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut penetapan Solo berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) virus corona atau covid-19.

"Penutupan wisata Keraton Surakarta bertujuan mengantisipasi penyebaran virus Corona di tempat wisata. Penutupan wisata Keraton Surakarta merupakan kebikalan dari S.I.S.K.S Pakubuwono XIII," ukar Pengageng Parentah Keraton Surakarta K.G.P.H. Dipokusumo, Senin (16/3).

Baca Juga:

Ombudsman Minta Anies Kaji Ulang Kebijakan Pengurangan Layanan Transportasi Umum

Ia mengatakan pengumuman penutupan wisata Keraton Surakarta sudah disebar luaskan ke masyarakat lewat grup whatsapp dan menempelkannya ke lokasi wisata sejarah itu. Penutupan wisata Keraton Surakarta diberlakukan sejak ditetapkannyan Solo KLB corona atau covid-19 pada tanggal 13 Maret.

Wisata Keraton Surakarta ditutup sementara selama KLB Corona di Solo
Solo KLB Corona, wisata Keraton Surakarta ditutup sementara (MP/Ismail)

"Penutupan tempat wisata ini selaras dengan SE (surat edaran) Wali Kota Solo tentang pencegahan virus corona dengan menutup sementara tempat wisata di Kota Solo," kata dia.

Ia menambahkan penutupan wisata Keraton Surakarta dilakukan sampai batas waktu tidak ditentukan. Pengelola Keraton Surakarta akan memberitahu masyarakat jika kondisi Solo dari KLB corona mereda.

Baca Juga:

Pemerintah Minta Pasien Positif Corona Tanpa Gejala Isolasi Mandiri di Rumah

"Kami berharap masyarakat bisa memaklumi dengan kebijakan ini. Semua ini bertujuan agar virus corona tidak menyebar," pungkasnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Salah Satu Anggota DPRD DKI Suspect Corona, Wakil Ketua: Baru Isu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gantikan SBY, AHY Resmi Pimpin Partai Demokrat
Indonesia
Gantikan SBY, AHY Resmi Pimpin Partai Demokrat

Politikus Partai Demokrat Jansen Sitindaon membenarkan terpilihnya AHY sebagai ketua umum secara aklamasi.

Kembali Bertambah, Oknum TNI Tersangka Perusak Polsek Ciracas Jadi 58 Orang
Indonesia
Kembali Bertambah, Oknum TNI Tersangka Perusak Polsek Ciracas Jadi 58 Orang

Penyidik pun sudah mulai memasuki tahap pemberkasan terhada para tersangka perusakan

 Banjir Dua Meter Masih Genangi IKPN Bintaro, Banyak Warga Enggan Mengungsi
Indonesia
Banjir Dua Meter Masih Genangi IKPN Bintaro, Banyak Warga Enggan Mengungsi

"Warga sebagian masih ada di atas di lantai 2 kita ingin memastikan apakah warga itu aman dan kita tanyakan aman dan sementara belum ada yang sakit," ucapnya.

 Cucu Sukarno Diusung Gerindra, Ketua DPC PDIP Solo Ancam Cabut Keanggotaan
Indonesia
Cucu Sukarno Diusung Gerindra, Ketua DPC PDIP Solo Ancam Cabut Keanggotaan

"Ini kembali ke etika politik. Sampai sejauh ini belum ada surat pengunduran diri Paundra sebagai kader PDIP. KTA PDIP juga belum dikembalikan ke DPC PDIP," tutup Rudy.

Menkumham Diingatkan Jangan Asal-asalan Bebaskan Napi Koruptor dan Teroris
Indonesia
Menkumham Diingatkan Jangan Asal-asalan Bebaskan Napi Koruptor dan Teroris

Menurut Neta, Yasonna harus lebih selektif lagi dalam membebaskan tahanan.

Usai Tes COVID-19, Seluruh Paslon Pilkada di Jatim Dilarang Pulang
Indonesia
Usai Tes COVID-19, Seluruh Paslon Pilkada di Jatim Dilarang Pulang

KPU Jawa Timur menyertakan persyaratan hasil tes swab metode polgmerase chain reaction (PCR) virus corona (COVID-19) terhadap para calon di pilkada saat melakukan pendaftaran.

Larangan Eks Koruptor Maju di Pilkada 2020 Kurang Manusiawi
Indonesia
Larangan Eks Koruptor Maju di Pilkada 2020 Kurang Manusiawi

Buatlah aturan hukum yang baik tetapi tetap menghormati

[HOAKS atau FAKTA]: Terkena Radiasi Handphone, Otak Bocah Mengecil
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Terkena Radiasi Handphone, Otak Bocah Mengecil

Unggahan Mujayana juga membagikan sebuah narasi dan unggahan dikomentari 44 komentar warga Facebook.

  Teror Penembakan Rutan Cipinang, Polisi Belum Temukan Proyektil
Indonesia
Teror Penembakan Rutan Cipinang, Polisi Belum Temukan Proyektil

"Kami juga belum bisa memastikan itu tembakan karena proyektil diduga sudah disapu petugas pembersih di sana," ujar Argo.

KPK Sita Dokumen Penting dan HP dari Kantor Hukum Adik Ipar Nurhadi
Indonesia
KPK Sita Dokumen Penting dan HP dari Kantor Hukum Adik Ipar Nurhadi

KPK juga menyita alat komunikasi berupa telepon genggam dari kantor hukum milik adik istri dari eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, Tin Zuraida.