Solar Standar Euro IV Wajib Diterapkan di Indonesia Per 1 April 2022 SPBU. (Foto: MP/Ismail)

MerahPutih.com - Mengendalikan gas buang kendaraan di dalam negeri, pemerintah mulai menerapkan bahan bakar minyak jenis solar CN 51 dengan kandungan sulfur 50 ppm setara Euro IV, di seluruh SPBU.

Sejak September 2021 Pertamina Dex telah disalurkan kepada konsumen industri. Selanjutnya mulai 1 April 2022, BBM ini akan disalurkan ke 2.155 SPBU di seluruh Indonesia.

Baca Juga:

DPR Desak Pemerintah Awasi Ketat Penyaluran Solar Subsidi

Implementasi solar 51 tersebut merupakan tindak lanjut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 Tahun 2017 tanggal 7 April 2017 Tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Tipe Baru Kategori M, Kategori N dan Kategori O,

Pergantian ini juga sebagai tindaklanjut Surat Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor S-786/MENLHK-PPKL/SET/PKL-3/5/2020 tanggal 20 Mei 2020 hal Penundaan Penerapan Emisi Gas Buang Motor Diesel.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mewajibkan setiap usaha maupun kegiatan produksi kendaraan bermotor yang beroda empat atau lebih tipe baru untuk memenuhi ketentuan Baku Mutu Emisi Gas Buang yang pengujiannya dilakukan menggunakan bahan bakar minyak diesel dengan parameter Cetane Number (CN) minimal 51, kandungan sulfur maksimal 50 ppm dan kekentalan 2-4,5 mm2/s yang mulai diberlakukan pada 7 April 2022.

"Emisi gas buang kendaraan yang menggunakan BBM jenis ini tentunya akan lebih bersih, yang selanjutnya akan meningkatkan kualitas udara menjadi lebih bersih dan sehat dan secara nyata berkontribusi mendukung program transisi energi Indonesia," ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji di Jakarta, Kamis (31/3).

Ia mengatakan, pemerintah mengharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan BBM yang lebih ramah lingkungan dan sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan yang dipersyaratkan oleh produsen kendaraan.

Kementerian ESDM, kata ia, mempertimbangkan aspek-aspek perkembangan teknologi, kemampuan produsen, kemampuan dan kebutuhan konsumen, keselamatan dan kesehatan kerja serta pengelolaan lingkungan hidup dalam proses penyusunan standar dan mutu (spesifikasi) bahan bakar.

Tutuka menjelaskan, proses penyusunan standar bahan bakar melibatkan berbagai pemangku kepentingan, antara lain perwakilan dari pemerintah, produsen bahan bakar, konsumen bahan bakar, asosiasi, dan akademisi.

Untuk menjamin kualitas bahan bakar yang dipasarkan di dalam negeri, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM juga secara rutin melakukan pengawasan terhadap standar dan mutu bahan bakar melalui pengambilan percontoh bahan bakar dan melakukan pengujian contoh bahan bakar tersebut untuk memastikan badan usaha niaga telah melaksanakan ketentuan peraturan dan juga memberikan jaminan kualitas kepada masyarakat pengguna bahan bakar.

"Pertamina selaku badan usaha milik negara telah berkontribusi besar melalui usaha-usaha yang dilakukan oleh PT Kilang Pertamina Internasional dan PT Pertamina Patra Niaga untuk dapat menyediakan BBM jenis Solar sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku," katanya.

SPBU. (Foto: Antara)
SPBU. (Foto: Antara)

Hasil koordinasi-koordinasi yang dilakukan bersama Pemerintah, Gaikindo serta pihak terkait, mulai 1 April 2022 Pertamina telah siap memasarkan Solar 51 setara Euro IV dengan nama dagang Pertamina Dex.

Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina Mulyono menegaskan, komitmen Pertamina memenuhi regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

"Sesuai regulasi, Pertamina harus memenuhi standar bahan bakar diesel dengan kandungan CN minimal 51 dan maksimal sulfur 50 ppm atau setara standar Euro IV. Pertamina akan memenuhi dan menyediakan bahan bakar ini, mulai dari sisi hulu di produksi kilang hingga di sisi hilir di pendistribusiannya ke lembaga penyalur," kata Mulyono.

Sejak Agustus 2021 kilang Pertamina Internasional telah memproduksi solar 51 dengan merek dagang Pertamina Dex yang memiliki kandungan sulfur maksimal 50 ppm di empat kilangnya dengan kapasitas total per bulan mencapai lebih dari 95 ribu kiloliter.

Baca Juga:

Pertamina Terus Memonitor Distribusi Solar Subsidi

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Majelis Hakim Beberkan Hal yang Memberatkan Munarman
Indonesia
Majelis Hakim Beberkan Hal yang Memberatkan Munarman

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan vonis tiga tahun penjara terhadap Munarman selaku terdakwa kasus dugaan tindak pidana terorisme. Dalam putusan tersebut, majelis hakim turut membeberkan hal-hal yang memberatkan.

Besok, Ada 6 Parpol yang Bakal Daftar Peserta Pemilu 2024
Indonesia
Besok, Ada 6 Parpol yang Bakal Daftar Peserta Pemilu 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebut ada 6 partai politik yang akan mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2024, pada Jumat (11/8).

KBRI Ankara Upayakan Rumah Penampungan Bagi WNI Korban Gempa Turki
Dunia
KBRI Ankara Upayakan Rumah Penampungan Bagi WNI Korban Gempa Turki

Sejauh ini tidak ada WNI yang menjadi korban meninggal dunia. Namun, tiga orang WNI mengalami luka, 1 orang di Kahramanmaras dan 2 orang Hatay, dan saat ini mereka sudah dibawa ke rumah sakit terdekat.

Jokowi Perintahkan Prabowo Buat Masterplan Pertahanan Negara di Pulau Terluar
Indonesia
Jokowi Perintahkan Prabowo Buat Masterplan Pertahanan Negara di Pulau Terluar

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berambisi memperkuat pertahanan negara. Ia memberikan perintah langsung kepada Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto untuk membuat masterplan pertahanan negara.

[HOAKS atau FAKTA]: Pj DKI 1 Minta Rakyat Membantu Kas Negara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pj DKI 1 Minta Rakyat Membantu Kas Negara

Adapun artikel aslinya berjudul "Matinya Demokrasi DKI di Tangan Heru Budi" yang tayang di democrazy.id pada 7 Desember 2022. Artikel itu bukan artikel berita melainkan opini.

6 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Masjid Jakarta Islamic Centre
Indonesia
6 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Masjid Jakarta Islamic Centre

Terjadi kebakaran pada Kubah Masjid Islamic Centre, Koja, Jakarta Utara pada Rabu (19/10). Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 15.20 WIB.

Naikkan Daya Beli, Program Padat Karya Harus Dipercepat
Indonesia
Naikkan Daya Beli, Program Padat Karya Harus Dipercepat

Capaian padat karya hingga Agustus 2022, realisasi keuangan Ditjen Bina Marga mencapai 35,53 persen dengan realisasi fisik 44,69 persen.

Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Sukabumi, Terasa hingga Bandung dan Jakarta
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Sukabumi, Terasa hingga Bandung dan Jakarta

Gempa bumi dengan magnitudo 6,1 pada Selasa pukul 07.50 WIB terjadi di Sukabumi, Jawa Barat.

Politisi PSI Sebut Kekerasan Seksual Fenomena Gunung Es
Indonesia
Politisi PSI Sebut Kekerasan Seksual Fenomena Gunung Es

Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo mengatakan, melonjaknya laporan kekerasan seksual bisa jadi hanya fenomena gunung es.

Kadin Ingin Kenaikan Upah Minimum 2023 Merujuk UU Cipta Kerja
Indonesia
Kadin Ingin Kenaikan Upah Minimum 2023 Merujuk UU Cipta Kerja

Said Iqbal menyampaikan pihaknya meminta kenaikan upah minimum tahun 2023 sebesar 13 persen.