Laporan Khusus Jenderal Soedirman
Soedirman Memimpin Perjuangan Hanya Dengan Satu Paru-Paru (18) Soedirman terbaring lemah setelah kehilangan satu paru-paru

SETELAH melakukan pemeriksaan ulang, dua dokter senior ketentaraan, Asikin Wijayakusuma dan Sim Ki Ay, memvonis Panglima Besar Soedirman mengidap tuberkulosis, infeksi paru-paru.

“Soedirman harus menjalani perawatan itensif dan operasi phrencus-excirese, suatu operasi memberikan istirahat kepada salah satu fungsi paru-parunya di sebelah kanan,” tulis Soekanto pada Perjalanan Bersahaja Jenderal Soedirman.

Keluhan terhadap napas tersengal dan cepat lelah mulai dirasakan sang panglima besar sejak memimpin pemadaman Pemberontakan PKI Madiun 1948. Dua minggu usai Musso CS berhasil ditaklukan, Soedirman pulang tergopoh-popoh dan harus dipapah sebelum sampai di pintu rumah dinas jalan Bintaran Wetan, Yogyakarta.

Meski sangat lemah, menurut Bu Alfiah, sebagaimana dikutip Seri Buku Tempo Soedirman: Seorang Panglima, Soerang Martir, suaminya tetap ingin mandi dan menolak tawarannya untuk menggunakan air panas.

Esoknya, badan Pak Dirman menggigil. Dia terbaring lemas. Melihat keadaan memburuk pihak kelurga memutuskan membawanya ke Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta. Observasi dilakukan sampai dua kali. Hasilnya, tetap terdeteksi terdapat infeksi di paru-parunya.

Setelah dilakukan operasi pengangkatan satu di antara dua paru-paru, tim dokter, menurut Dokter Soegiri, harus berbohong kepada Pak Dirman dengan dalih hanya mengangkat satu organ kecil di paru-paru. Soedirman pun harus beristirahat total.

Istirahat di masa perang dan gejolak bukanlah tabiat Soedirman. Berkali-kali dia harus mondar-mandir tempat tugas dan rumas sakit untuk memantau perkembangan keadaan keamanan republik dan kesehatannya. Soedirman berjuag melawan Belanda dengan hanya satu paru-paru. (*)

Hai Broer-Broer Sahabat MP terkece, jangan lupa baca artikel terkait Jenderal Soedirman berikut ini:

Semrawutnya Seragam Prajurit Kawal Soedirman, Dari Baju Serdadu Inggris Hingga "Halflaars" Jepang (17)

Ketika Sukarno Menggoda Soedirman: Pilih Perempuan Gemuk atau Kurus? (16)

Usaha Jenderal Soedirman Memadamkan Pemberontakan PKI Madiun 1948 (15)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Galeri Nasional Indonesia Resmi Dibuka dengan Prosedur Baru
Travel
Galeri Nasional Indonesia Resmi Dibuka dengan Prosedur Baru

Galeri Nasional Indonesia kembali dibuka 16 Juni 2020.

Yuk, Masak Rawon Enak di Rumah
Kuliner
Yuk, Masak Rawon Enak di Rumah

Warna hitam rawon didapat dari bumbu keluak.

Antara Terompet, Vespa dan Cilok Banten
Tradisi
Antara Terompet, Vespa dan Cilok Banten

Musisi jazz Banten harus kehilangan banyak pekerjaan, akibatnya mereka harus memutar otak dan merambah usaha di luar bidang mereka.

Nasi Goreng Terasi, Sajian Wangi Khas Negeri Aing
Kuliner
Nasi Goreng Terasi, Sajian Wangi Khas Negeri Aing

Wangi pasta udang mampu bikin nasi goreng jadi sedap dan menggugah selera.

Sandal Jepit, Bawaan Wajib Orang Indonesia saat Pelesiran
Travel
Sandal Jepit, Bawaan Wajib Orang Indonesia saat Pelesiran

Sandal jepit sudah menjadi elemen penting bagi orang Indonesia saat pelesiran.

6 Senjata Tradisional Indonesia yang Populer
Tradisi
6 Senjata Tradisional Indonesia yang Populer

Berikut ialah beberapa macam senjata tradisional khas daerah-daerah di Nusantara yang dikenal sangat ikonik.

5 Air Terjun Cantik di Pulau Dewata
Travel
5 Air Terjun Cantik di Pulau Dewata

Instagramable banget deh.

Yuk Bikin Masakan Korean Army Stew untuk Keluarga
Kuliner
Yuk Bikin Masakan Korean Army Stew untuk Keluarga

Meskipun berkalori tinggi, tapi rasanya membuat kita ketagihan.

Anti gagal! Buat Martabak Manis Pakai Teflon di Rumah
Kuliner