Ketua MPR Desak Pemerintah Segera Cairkan Bantuan Pekerja Terdampak Corona Bambang Soesatyo (ANTARA/Dok)

Merahputih.com - Ketua Majelis Permusyawarakatan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo mendesak pemerintah lebih peka terhadap kelompok masyarakat yang rentan terpapar virus corona. Pemerintah mesti memberlakukan kebijakan yang tidak merugikan pihak-pihak tertentu.

Mengingat sebagian besar dari mereka terancam kehilangan sumber penghasilannya dikarenakan kebijakan social distancing dan physical distancing yang bertujuan untuk mencegah penularan virus corona.

Baca Juga

21 Jadwal KA Lokal Dibatalkan, Ini Rinciannya

"Di sisi lain juga berdampak buruk karena dapat mematikan pekerjaan-pekerjaan yang bergantung pada interaksi sosial," kata Bamsoet dalam keterangannya, Selasa (31/3).

Pemerintah mesti mengeluarkan kebijakan stimulus ekonomi untuk membantu perekonomian masyarakat yang penghasilannya menurun drastis atau bahkan berhenti dikarenakan pemberlakuan pembatasan sosial.

"Bisa memberikan bantuan ekonomi tambahan, seperti uang tunai maupun kebutuhan pokok," kata Bamsoet.

Bambang Soesatyo tiba untuk menyerahkan berkas pendaftaran bakal caketum Partai Golkar di DPP Partai Golkar. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/wsj.
Bambang Soesatyo tiba untuk menyerahkan berkas pendaftaran bakal caketum Partai Golkar di DPP Partai Golkar. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/wsj.

Politikus Golkar ini menambahkan, Pemerintah harus memastikan jaminan keselamatan dan keamanan kerja bagi para pekerja yang rentan. "Seperti di bidang jasa, seperti jasa transportasi, jasa antar barang, hingga jasa keahlian yang menjadi salah satu kelompok yang rentan terpapar virus corona," terang Bamsoet.

Sementara, Kementerian Perindustrian didesak memperhatikan aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) kepada buruh pabrik secara serius. "Tidak hanya sekedar menyediakan masker atau hand sanitizer, namun juga perlengkapan perlindungan diri yang memadai dan kepastian keselamatan dalam bekerja," jelas dia.

Baca Juga

Waspadai Penyebaran Corona di Stasiun, Setiap Penumpang Kereta Dibagikan Masker

Bamsoet juga mendesak Pemerintah untuk tetap mempersiapkan kecukupan tenaga medis dan peralatan alat kesehatan di setiap Rumah Sakit di daerah.

"Mengingat sudah banyaknya perantau yang terlanjur mudik ke daerah asal sebelum dikeluarkannya aturan mudik lebaran 2020 ditengah pandemik COVID-19," tutup Bamsoet. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bank DKI Gelontorkan Rp 400 Miliar untuk Kebutuhan Pangan Warga Jakarta
Indonesia
Bank DKI Gelontorkan Rp 400 Miliar untuk Kebutuhan Pangan Warga Jakarta

Dua BUMD yang digelontorkan dana oleh Bank DKI yakni PT Food Station dan PD Dharma Jaya.

Bersujud di Depan Dokter se-Surabaya, Risma: Saya tak Pantas Jadi Wali Kota
Indonesia
Belasan Orang Ditangkap di Jakarta Pusat karena Tak Hiraukan Larangan Berkerumun di Tengah Pandemi COVID-19
Indonesia
Belasan Orang Ditangkap di Jakarta Pusat karena Tak Hiraukan Larangan Berkerumun di Tengah Pandemi COVID-19

Mereka diciduk karena mengabaikan imbauan untuk menjaga jarak dan beraktivitas di rumah.

Pria Misterius Lemparkan Benda Mencurigakan di Masjid Sunda Kelapa
Indonesia
Pria Misterius Lemparkan Benda Mencurigakan di Masjid Sunda Kelapa

Sebuah benda mencurigakan menggegerkan pengunjung Masjid Sunda Kelapa, Menteng

Eks Dirut PLN Sofyan Basir Hadapi Sidang Vonis Kasus PLTU Riau-1 Hari Ini
Indonesia
Eks Dirut PLN Sofyan Basir Hadapi Sidang Vonis Kasus PLTU Riau-1 Hari Ini

Majelis hakim akan menentukan apakah Sofyan terbukti melakukan korupsi sesuai dengan tuntutan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

 Dua Adik Ipar Nurhadi Batal Diperiksa KPK, Minta Dijadwal Ulang
Indonesia
Dua Adik Ipar Nurhadi Batal Diperiksa KPK, Minta Dijadwal Ulang

Rahmat dan Subhannur yang berprofesi sebagai advokat sedianya diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Hiendra Soenjoto, selaku Direktur PT Multicon Indrajaya Terminl.

Penumpang KRL Diprediksi Membludak, Perusahaan Diminta Atur Jam Kerja Karyawan
Indonesia
Penumpang KRL Diprediksi Membludak, Perusahaan Diminta Atur Jam Kerja Karyawan

"Volume penumpang tersebut merupakan volume tertinggi semenjak diterapkannya PSBB maupun PSBB Transisi," imbuh Anne.

Update COVID-19 Minggu (26/7): 98.778 Positif, 56.655 Orang Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Minggu (26/7): 98.778 Positif, 56.655 Orang Sembuh

Kasus corona sendiri tersebar di 34 Provinsi Indonesia

 Pilwakot Solo, Purnomo-Teguh Dipanggil DPP PDIP untuk Jalani Fit And Proper Test
Indonesia
Pilwakot Solo, Purnomo-Teguh Dipanggil DPP PDIP untuk Jalani Fit And Proper Test

"Saya terima undangan fit and proper test Sabtu kemarin. Surat undangan ditandatangani Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto," ujar Purnomo

 Novel Baswedan Duga Kasus Penyiraman Air Keras Diarahkan ke Motif Dendam Pribadi
Indonesia
Novel Baswedan Duga Kasus Penyiraman Air Keras Diarahkan ke Motif Dendam Pribadi

Menurut Novel, hal itu menutup upaya pembuktian guna mencari tahu siapa aktor intelektual yang menyuruh kedua terdakwa melakukan tindak kejahatan.