Soal RUU Pemilu, Pimpinan DPR Tunggu Surat Resmi dari Fraksi Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. (ANTARA FOTO/ Reno Esnir/wsj/aa.)

MerahPutih.com - Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin mengatakan, pihaknya masih menunggu surat dari seluruh fraksi di Senayan terkait dengan keputusan Revisi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

"Sejauh ini kita menunggu surat resmi dari fraksi-fraksi. Walaupun di media sudah kita lihat, tapi kan lembaga negara menunggu surat fraksi untuk mengedrop short list dari prolegnas," kata Aziz kepada wartawan, Rabu, (10/2).

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menambahkan, jika pada akhirnya semua fraksi di DPR sepakat untuk mengedrop RUU Pemilu, maka RUU tersebut akan dihilangkan dari Prolegnas 2021.

Baca Juga:

Konsistensi Parpol Penolak RUU Pemilu Dipertanyakan, Politisi Demokrat: Ada Apa?

"Ya kalau semua fraksi menyepakati untuk mengedrop dalam short list prolegnas tentu DPR akan mengedrop, sehingga pertimbangan untuk RUU Pemilu itu bisa dilihat dari situasi pandemi, situasi pembahasan dan lainnya," ujarnya.

Lebih lanjut, Aziz mengungkapkan alasan pembahasan RUU Pemilu tidak dibawa dalam agenda rapat paripurna hari ini. Menurutnya, saat ini setiap fraksi membutuhkan waktu untuk melakukan pendalaman dan pembahasan.

Ilustrasi Pemilu. Foto: Bawaslu Grobogan
Ilustrasi Pemilu. Foto: Bawaslu Grobogan

"Dari berbagai pandangan fraksi dan media yang berkembang tentu kan fraksi memerlukan waktu untuk memikirkan dan menarik, itu kan nanti kita kembalikan ke Baleg," tutup Aziz.

Sementara itu, Partai Demokrat mempertanyakan konsistensi parpol di DPR yang menolak membahas Rancangan Undang-Undang (UU) tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum atau RUU Pemilu.

Baca Juga:

Tolak RUU Pemilu, Pemerintah Dinilai Rasional

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Mohamad Muraz mengatakan, seluruh fraksi di DPR dalam rapat paripurna tahun lalu sudah menyepakati bahwa RUU Pemilu masuk dalam daftar program legislasi nasional (prolegnas) prioritas 2020 dan 2021.

“Yang ngetuk palu prolegnas siapa? Kok sekarang mereka jadi pada nolak? Ada apa?” kata Muraz kepada wartawan, Senin (1/2). (Pon)

Baca Juga:

Golkar Ingin Suara Bulat Seluruh Fraksi Bahas RUU Pemilu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mantan Danjen Kopasuss Bakal Diperiksa Diduga Tersangkut Kasus Senpi Ilegal
Indonesia
Mantan Danjen Kopasuss Bakal Diperiksa Diduga Tersangkut Kasus Senpi Ilegal

Soenarko dipanggil untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal yang membelitnya pada tahun 2019 lalu.

KPK Jebloskan Eks Anggota BPK Rizal Djalil ke Lapas Cibinong
Indonesia
KPK Jebloskan Eks Anggota BPK Rizal Djalil ke Lapas Cibinong

Rizal Djalil dinilai terbukti menerima suap senilai SGD 100 ribu

Pemkab Sidoarjo Klaim Bisa Vaksin 3 Ribu Orang dalam 120 Menit
Indonesia
Pemkab Sidoarjo Klaim Bisa Vaksin 3 Ribu Orang dalam 120 Menit

Gus Muhdlor juga berterimakasih dan mengapresiasi kepada jajaran TNI-Polri

GP Ansor Minta Pemerintah Batalkan Rencana Impor Beras
Indonesia
GP Ansor Minta Pemerintah Batalkan Rencana Impor Beras

Gerakan Pemuda (GP) Ansor meminta pemerintah untuk segera membatalkan rencana impor beras dan garam.

Ketua Bawaslu Sebut Partisipasi Pemilih Pilkada Serentak 2020 Cuma 60 Persen
Indonesia
Ketua Bawaslu Sebut Partisipasi Pemilih Pilkada Serentak 2020 Cuma 60 Persen

"Melihat hasil pilkada serentak di 270 daerah kabupaten/kota partisipasi pemilih sekitar 60 persen. Angkanya jauh dari partisipasi Pilpres 2019 lalu," ujar Abhan.

KJRI Jeddah: Arab Saudi Belum Umumkan Penyelenggaraan Haji
Indonesia
KJRI Jeddah: Arab Saudi Belum Umumkan Penyelenggaraan Haji

Kabar itu diterima Endang berdasarkan penjelasan Plt. Menteri Media/Penerangan Arab Saudi, Majid bin Abdullah Al-Qashabi.

23 Maret, PN Jakpus Gelar Sidang Gugatan Anak Buah Moeldoko Terhadap AHY Cs
Indonesia
23 Maret, PN Jakpus Gelar Sidang Gugatan Anak Buah Moeldoko Terhadap AHY Cs

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) mengumumkan sidang perkara gugatan yang dilayangkan oleh sejumlah politikus, salah satunya, Marzuki Alie, terhadap Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada 23 Maret 2021.

Ratusan Hewan Peliharaan Warga Jakarta Divaksin Rabies
Indonesia
Ratusan Hewan Peliharaan Warga Jakarta Divaksin Rabies

Kegiatan ini sudah berlangsung sejak Juni lalu dan akan berakhir pada pertengahan Desember 2020.

Pemkot Minta Warga Luar Kota Tak Datang ke Bandung
Indonesia
Pemkot Minta Warga Luar Kota Tak Datang ke Bandung

Saat ini Kota Bandung lebih fokus kepada penanganan di internal atau wilayah Kota Bandung.

Polemik Bupati Terpilih Sabu Raijua, BPIP: Akurasi Data Masalah Besar Bangsa
Indonesia
Polemik Bupati Terpilih Sabu Raijua, BPIP: Akurasi Data Masalah Besar Bangsa

Pendiri Setara Institute ini mengkritik lemahnya pengelolaan data dan administrasi