Soal Putusan Praperadilan Rizieq, Mabes Polri Pasrah Rizieq Shihab. (Foto: Antara).

Merahputih.com - Polri akan menghormati apapun keputusan dari Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam sidang pembacaan putusan praperadilan Habib Rizieq yang digelar Selasa (12/1) siang.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono menerangkan penyidik sudah bekerja secara profesional dalam penetapan tersangka dan penahanan terhadap Habib Rizieq.

“Polri menghormati apapun keputusan majelis hakim. Mekanisme praperadilan merupakan hak tersangka,” kata Argo kepada wartawan, Selasa (12/1).

Baca Juga

Polda Metro Bantah Tidak Berikan Perawatan terhadap Rizieq Shihab

Menurut Argo, penyidik dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka dan melakukan penahanan sudah pasti berdasar alat bukti yang cukup. Dia mengklaim bahwa penyidik berkerja secara profesional berdasar scientific crime investigation.

“Penyidik pastinya bekerja secara profesional, menetapkan seseorang sebagai tersangka dan melakukan penahanan itu berdasar scientific crime investigation,” katanya.

Rizieq
Rizieq Shihab. Foto: ANTARA

Disisi lain, jenderal bintang dua itu juga mengimbau massa dan simpatisan Habib Rizieq tak perlu berbondong-bondong mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Sebab, dikhawatirkan akan menimbulkan kerumunan yang berpotensi menjadi klaster baru penularan COVID-19. “Jangan lagi terjadi kerumunan yg dikhawatirkan menimbulkan klaster baru penularan COVID-19,” kata dia.

Seperti diketahui, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dijadwalkan menggelar sidang pembacaan putusan gugatan praperadilan yang diajukan Habib Rizieq terhadap Polri.

Baca Juga

Pakai Tabung Oksigen, Rizieq Shihab Jatuh Sakit di Penjara

Sidang gugatan praperadilan terkait penetapan status tersangka dan penahanan Habib Rizieq dalam kasus dugaan pelangggaran protokol kesehatan itu sedianya bakal digelar pukul 14.00 WIB.

Ada ratusan personel kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya pun telah dikerahkan untuk mengamankan jalannya persidangan. Total ada 900 personel yang dikerahkan untuk mengamankan sidang tersebut. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Antisipasi Penyebaran COVID-19 Sampai Desember
Indonesia
Pemerintah Antisipasi Penyebaran COVID-19 Sampai Desember

Perpanjangan PSBB juga bisa dilakukan

Jaksa Penuntut Kasus Novel Baswedan Punya Kekayaan Miliaran, Dapat Dari Mana Ya?
Indonesia
Jaksa Penuntut Kasus Novel Baswedan Punya Kekayaan Miliaran, Dapat Dari Mana Ya?

Selain adanya larangan bergaya hidup mewah, seorang jaksa juga dilarang merangkap sebagai pengusaha atau pebisnis.

Pemda Tidak Boleh Paksakan Sekolah Tatap Muka
Indonesia
Pemda Tidak Boleh Paksakan Sekolah Tatap Muka

Para orang tua/komite sekolah termasuk organisasi guru dan komunitas untuk bersama-sama mengawasi dan memantau rencana pembukaan sekolah.

DPR Harap KNKT Segera Ungkap Penyebab Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182
Indonesia
DPR Harap KNKT Segera Ungkap Penyebab Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berharap Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) segera mengungkap penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Prabowo Diminta Perhatikan Alutsista Biar TNI Enggak Kehilangan Perwira Terlatih
Indonesia
Prabowo Diminta Perhatikan Alutsista Biar TNI Enggak Kehilangan Perwira Terlatih

Semua matra TNI, masalah perawatan menjadi hal serius

Indikator Membaik, Indonesia Terhindar dari Resesi Ekonomi
Indonesia
Indikator Membaik, Indonesia Terhindar dari Resesi Ekonomi

BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2020 mencapai 2,97 persen atau menurun dibandingkan pertumbuhan rata-rata di atas 5 persen.

Pakai Masker di Bawah Dagu Berbahaya, Ini Alasannya
Indonesia
Pakai Masker di Bawah Dagu Berbahaya, Ini Alasannya

jika terpaksa harus melepas masker, maka lebih baik melepaskannya secara menyeluruh. Bukan dengan cara menurunkannya ke bawah dagu

Dituding Nepotisme Benih Lobster, Edhy Prabowo Siap Diaudit
Indonesia
Dituding Nepotisme Benih Lobster, Edhy Prabowo Siap Diaudit

Edhy mengajak masyarakat mengawasi proses pemberian izin

Masjid Istiqlal tidak Selenggarakan Salat Idul Adha
Indonesia
Masjid Istiqlal tidak Selenggarakan Salat Idul Adha

"Istiqlal kesulitan membatasi keluar masuk jamaah, karena terbatasnya alat dan sebagainya," tutur Khayin.

[HOAKS atau FAKTA]: Hanya Tempat Les Bahasa Prancis yang Didemo Massa Anti-Presiden Macron
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Hanya Tempat Les Bahasa Prancis yang Didemo Massa Anti-Presiden Macron

Akun Info Presiden Jokowi (fb.com/joko2019) mengunggah sebuah gambar tangkapan layar dengan narasi demo depan les bahasa Prancis.