Soal Pesantren Tak Ber-IMB, Ratusan Santri Geruduk DPRD Cirebon Ratusan santri yang tergabung dalam Lingkar Santri Cirebon (LSC) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kabupaten Cirebon, Selasa (7/7). (Foto: MP/Mauritz)

MerahPutih.com - Ratusan santri yang tergabung dalam Lingkar Santri Cirebon (LSC) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kabupaten Cirebon, Selasa (7/7).

Aksi damai tersebut merupakan bentuk protes dan klarifikasi terhadap ucapan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Hermanto yang dianggap telah melukai insan pesantren se-Kabupaten Cirebon. Beberapa waktu lalu, dia menyebutkan banyak pesantren belum memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).

Baca Juga:

Disiplinkan Warga, Pemkot Cirebon Gelar Razia Masker

Dijaga ketat petugas kepolisian dan satpol PP, aksi yang dihadiri 300 lebih santri dari berbagai pesantren di Kabupaten Cirebon itu berlangsung kondusif.

Namun saat massa memaksa masuk, aksi saling dorong antara santri dan petugas sempat terjadi. Beruntung kordinator aksi dan petugas bisa meredam suasana.

"Tuntutan jelas bahwa kita minta klarifikasi dan permintaan maaf Hermanto di publik bahwa yang disampaikan dia sudah melukai kalangan pesantren, kaum sarungan dan kiai," tutur Ahmad Ibnu Ubaidilah selaku koordinator utama LSC.

Ratusan santri yang tergabung dalam Lingkar Santri Cirebon (LSC) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kabupaten Cirebon, Selasa (7/7). (Foto: MP/Mauritz)
Ratusan santri yang tergabung dalam Lingkar Santri Cirebon (LSC) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kabupaten Cirebon, Selasa (7/7). (Foto: MP/Mauritz)

Ia juga meminta kepada seluruh anggota DPRD agar tidak menjadikan pesantren sebagai komoditi politik.

"Tidak lagi menjadikan pesantren sebagai komoditi politik. Jauh sebelum mencalonkan diri mereka datang ke pesantren. Tapi setelah jadi malah mengatakan pesantren membangkang," kata Ahmad.

Tak berselang lama, Hermanto didampingi Ketua DPRD Mohamad Luthfi keluar dan menemui para santri. Di hadapan santri, Hermanto dengan tegas meminta maaf atas pernyataannya yang dianggap telah melukai insan pesantren.

"Meminta maaf pernyataan saya dalam rapat kerja di mana saya menggunakan kata-kata yang menyinggung teman-teman pesantren," kata Hermanto.

Baca Juga:

Tradisi Ngisis Keraton Kasepuhan Cirebon, Bersihkan Wayang Kulit Berusia Ratusan Tahun

Hermanto juga menjelaskan, perizinan pesantren harus diurus karena saat ini banyak sekolah yang gabung dengan pesantren. Sedangkan untuk bantuan operasional sekolah, menurutnya, harus ada perizinan.

"Perizinan pesantren itu suatu keharusan karena banyak sekolah yang bergabung dengan pesantren di mana dana operasional tidak bisa cair kalau perizinan tidak ada," ujar dia. (Mauritz/Jawa Barat)

Baca Juga:

Ngaku Pewaris Tahta, Pria Ini Segel Keraton Kasepuhan Cirebon

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sembilan Wilayah di Jakarta Timur Masih Kebanjiran
Indonesia
Sembilan Wilayah di Jakarta Timur Masih Kebanjiran

sejumlah wilayah yang masih terendam banjir di antaranya berlokasi di RW04 dan RW03 Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar.

Pakai Baju Dinas, Anies Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Indonesia
Pakai Baju Dinas, Anies Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya

Anies bakal dimintai keterangannya terkait kerumunan serta pelanggaran protokol kesehatan di pernikahan putri Rizieq Shihab di daerah Petamburan, Jakarta.

TNI Lakukan Riset Vaksin COVID-19 Bersama Perguruan Tinggi
Indonesia
TNI Lakukan Riset Vaksin COVID-19 Bersama Perguruan Tinggi

TNI juga tengah meningkatkan kapasitas fasilitas kesehatan di ratusan rumah sakit milik TNI di seluruh Indonesia.

Polisi Imbau Pemudik Idul Adha Pulang Lebih Awal
Indonesia
Polisi Imbau Pemudik Idul Adha Pulang Lebih Awal

Polri memprediksi bahwa hari ini Minggu 2 Agustus 2020 arus balik para pemudik Hari Raya Idul Adha.

Update COVID-19 Kamis (28/5): 24.538 Positif, 6.240 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Kamis (28/5): 24.538 Positif, 6.240 Sembuh

Sudah terbukti ilmiah penggunaan sabun akan hancurkan virus itu

Sabtu-Minggu Jadi Puncak Arus Balik Libur Panjang
Indonesia
Sabtu-Minggu Jadi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Tercatat sebanyak 336 ribu kendaraan meninggalkan wilayah ibu kota selama dua hari atau H+2 masa libur panjang 28 Oktober hingga 1 November 2020.

Sriwijaya Air Jatuh, Bupati Kepulauan Seribu: Getaran Terasa Sampai Pemukiman
Indonesia
Sriwijaya Air Jatuh, Bupati Kepulauan Seribu: Getaran Terasa Sampai Pemukiman

Warga sekitar pulau sampai merasakan getaran ledakan bawah laut yang diduga berasal dari pesawat.

Transaksi Belanja Online Pasar Beringharjo Mulai Menggeliat
Indonesia
Transaksi Belanja Online Pasar Beringharjo Mulai Menggeliat

Produk yang paling banyak diminati masyarakat selama pandemi COVID-19 yaitu pakaian rumah untuk perempuan.

Jadi Anggota Komunikasi Penanganan COVID-19, Ini Tugas dan Profil Reisa Broto Asmoro
Indonesia
Jadi Anggota Komunikasi Penanganan COVID-19, Ini Tugas dan Profil Reisa Broto Asmoro

Reisa masuk menjadi anggota tim komunikasi Gugus Tugas karena latar belakangnya sebagai dokter, penggiat lawan corona, dan publik figur.

Peringati Sumpah Pemuda, Menpora Ajak Penerus Bangsa Berpikir Kreatif
Indonesia
Peringati Sumpah Pemuda, Menpora Ajak Penerus Bangsa Berpikir Kreatif

Pandemi ini memberikan dampak yang luas bagi seluruh sendi kehidupan di masyarakat, termasuk anak muda di Indonesia.