Soal Pergantian Panglima TNI, Ini Harapan Fraksi PPP ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/Rei/ama/15.

MerahPutih.com - Ketua Kelompok Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Komisi I DPR, Arwani Thomafi mengatakan, Panglima TNI yang akan datang memiliki peran yang strategis. Pasalnya, dalam waktu dekat akan diselenggarakan sejumlah agenda politik, seperti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 dan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

"Memastikan TNI tidak berpolitik praktis, imparsial dan teguh mengawal kedaulatan NKRI menjadi agenda penting di bawah komando Panglima TNI yang baru," ujarnya dalam keterangan tertulisnya yang diterima merahputih.com, Selasa (14/11).

Selain itu, menurut Arwani, agenda modernisasi kekuatan TNI serta persoalan kesejahteraan TNI juga menjadi pekerjaan rumah yang harus terus dikawal pimpinan TNI ke depan.

Wakil Ketua Umum PPP itu menegaskan, bahwa konstitusi memberikan mandat penuh kepada Presiden untuk mengusulkan pergantian panglima TNI. Pertimbangannya, menjadi hak prerogatif Presiden, sesuai amanat konstitusi.

"Kapan dan dari angkatan mana, biarlah pembahasan hal itu tidak menjadi ruang yang akan mengurangi hak prerogatif Presiden," tegasnya.

Lebih lanjut Awani menambahkan, TNI memiliki tradisi pengkaderan yang bagus dan teruji. Sehingga, mempunyai banyak stok kader profesional dan tangguh.

"Juga sangat siap untuk mengisi estafet kepemimpinan di TNI. Presiden tinggal pilih saja. Domain kami (DPR) nanti, soal setuju atau tidak," pungkasnya.

Seperti diketahui, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo akan memasuki masa pensiun pada Maret 2018 mendatang. (Pon)

Kredit : ponco


Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH