Soal Pengunduran Diri, Fredrich: Kalau Dua Kapten Kapal Tenggelam Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunandi. (MP/Asropih Opih)

MerahPutih.com - Pengacara Fredrich Yunadi mengungkapkan alasannya mundur sebagai kuasa hukum Setya Novanto. Menurut Fredrich, keputusan mundur dirinya bersama Otto Hasibuan setelah Maqdir Ismail masuk dalam tim kuasa hukum Ketua DPR itu.

"Sekarang yang masuk jadi kuasa hukum kan, selain saya kan Pak Otto saya yang ngajak, tahu-tahu sekarang kan masuk Maqdir," ujar Fredrich saat dihubungi wartawan, Jumat (8/12).

Setelah Maqdir masuk dalam tim kuasa hukum, Fredrich bersama Otto langsung mengajak Setnov berdiskusi. Dalam diskusi itu, dia menyampaikan analogi kepada Setnov bahwa dalam satu kapal tak boleh ada dua kapten.

"Kalau dua kapten, yang satu maunya kanan yang satu maunya kiri, kapalnya tenggelem, kan gitu kan. Jadi saya bilang gimana? Yaudah kalau begitu kita mundur, gitu aja," ungkap Fredrich.

Fredrich mengaku tak ada masalah dengan Setnov sehingga memutuskan untuk mundur sebagai kuasa hukumnya. Menurut Frederich, Ketua Umum Partai Golkar nonaktif itu telah menerima keputusan tersebut.

"Beliau (Setnov) terima, nggak ada masalah apa-apa. Kita sama pak SN juga tidak ada perbedaan pendapat, tapi ya karena ada sesuatu hal yang kita nggak bisa lakukan," jelasnya.

Menurut Fredrich, dirinya juga tak ada masalah pribadi dengan Maqdir. Namun, ia mengakui tidak ada kecocokan dengan Maqdir dalam menangani kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP yang menjerat Setnov.

"Saya juga nggak ada masalah sama Maqdir gitu loh. Cuma masalah soal penanganan hukum. Penanganan perkaranya ini yang kita tidak ada kecocokan," pungkas Fredrich. (Pon)

Kredit : ponco


Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH