Soal Minyak Goreng, Senator Jakarta Minta Ada Solusi Jangka Panjang Minyak goreng merk Bimoli di Jayapura turun Rp 14.000/liter. (ANTARA/Evarukdijati)

MerahPutih.com - Langkah pemerintah menerapkan kebijakan satu harga untuk minyak goreng yakni sebesar Rp 14.000 per liter, di tengah mahalnya harga minyak goreng mendapat apresiasi dari anggota DPD RI Fahira Idris.

Walau menilai kebijakan ini langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan masyarakat mendapatkan minyak goreng, tetapi bukan merupakan solusi jangka panjang untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan minyak goreng.

Baca Juga

Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Gibran Belum Berniat Lakukan Operasi Pasar

“Saya apresiasi kebijakan satu harga ini. Masyarakat sangat terbantu. Tetapi yang juga harus dipikirkan adalah solusi komprehensif untuk jangka panjang agar situasi seperti ini (harga minyak goreng meroket) tidak terjadi lagi ke depan," kata Fahira dalam keterangannya, Sabtu (22/1).

Salah satunya, kata Senator DKI Jakarta ini, adalah upaya pemerintah untuk mendorong lahirnya lebih banyak lagi pelaku industri minyak goreng di tanah air terutama pelaku usaha lokal khususnya dengan skala menengah kecil.

"Semakin banyak pelaku usaha di industri minyak goreng semakin baik terutama untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaannya,” ujarnya. Fahira mengungkapkan, langkah konkret ke depan yang bisa dilakukan pemerintah saat ini adalah menginventarisasi berbagai regulasi, aturan dan kebijakan yang menghambat para pelaku usaha baru di industri minyak goreng.

"Berbagai regulasi ini kemudian direlaksasi sehingga industri minyak goreng tidak hanya didominasi oleh produsen besar saja," imbuhnya.

Baca Juga

Minimarket Keluhkan Warga yang Ajak Keluarga Borong Minyak Goreng

Ia pun berharap dalam waktu dekat ini lahir sebuah kebijakan yang mampu mendorong peningkatan jumlah pelaku usaha atau produsen industri minyak goreng. Menurut Fahira, persoalan harga minyak goreng ini memang cukup kompleks karena tidak bisa dilepaskan dari situasi global.

"Salah satu penyebab kenaikan minyak goreng sedikit banyak dipengaruhi oleh harga internasional CPO yang juga naik akibat kelancaran distribusinya terganggu karena pandemi," tuturnya.

Selain itu, Fahira melanjutkan, krisis energi yang terjadi di beberapa negara besar yang menyebabkan konsumsi minyak goreng meningkat juga ikut mempengaruhi kenaikan harga. “Namun kita juga tahu, Indonesia salah satu negara penghasil CPO terbesar di dunia sehingga pasokan minyak sawit di kita selalu melimpah," ujarnya.

Artinya, dikatakan Fahira, kita sudah punya pondasi kuat, tinggal bagaimana aturan yang menghambat atau membatasi lahirnya para pelaku usaha baru di industri minyak goreng ini direlaksasi.

"Semakin banyak produsen semakin baik untuk menjaga kestabilan dan ketersediaan minyak goreng yang sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat,” pungkasnya. (Pon)

Baca Juga

HMI Minta Mendag Tinjau Ulang Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BPK Nilai Program dan Kegiatan Penanganan COVID-19 Tidak Sepenuhnya Efektif
Indonesia
BPK Nilai Program dan Kegiatan Penanganan COVID-19 Tidak Sepenuhnya Efektif

Alokasi anggaran PC-PEN dalam APBN belum teridentifikasi dan terkodifikasi secara menyeluruh serta realisasi anggaran PC-PEN belum sepenuhnya disalurkan sesuai yang direncanakan.

Penerima Kartu Prakerja Disabilitas Hanya 3 Persen, Airlangga Janji Perbaiki
Indonesia
Penerima Kartu Prakerja Disabilitas Hanya 3 Persen, Airlangga Janji Perbaiki

Ada sebanyak 65 juta pendaftar Kartu Prakerja. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8,3 juta peserta diterima, dengan perincian disabilitas hanya 3 persen.

PPKM Menurun, Pemkot Surabaya Gelar Level 1 Celebration
Indonesia
PPKM Menurun, Pemkot Surabaya Gelar Level 1 Celebration

Wali kota Surabaya Eri Cahyadi meresmikan program Level 1 Celebration di Atrium Tunjungan Plaza, Surabaya, Rabu (10/11).

PTM Bakal Dimulai, La Nyalla Ingatkan Prokes, Vaksinasi dan Izin Orangtua
Indonesia
PTM Bakal Dimulai, La Nyalla Ingatkan Prokes, Vaksinasi dan Izin Orangtua

Sejumlah daerah yang berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1-3 mulai bersiap menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).

Cegahan Gelombang ke-3 COVID-19 Bisa Turunkan Angka Kemiskinan
Indonesia
Cegahan Gelombang ke-3 COVID-19 Bisa Turunkan Angka Kemiskinan

European Center for Desease Prevention and Control (ECD) sudah mengingatkan sejumlah negara di Eropa, varian omicron akan menyebabkan tingkat infeksi yang tinggi.

Polisi Temukan Barang Bukti Sabu saat Penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie
Indonesia
Polisi Temukan Barang Bukti Sabu saat Penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie

Artis Nia Ramadhani dan suaminya pengusaha Ardi Bakrie ditangkap polisi. Mereka diciduk atas dugaan kasus penyalahgunaan narkoba.

Aksi Tarung Bebas Ilegal di Makassar Libatkan Selebgram, 28 Orang Ditangkap Polisi
Indonesia
Aksi Tarung Bebas Ilegal di Makassar Libatkan Selebgram, 28 Orang Ditangkap Polisi

Duel tarung bebas ilegal tengah marak terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Permudah Warga Bayar Pajak, DKI Tambah Gerai SAMSAT di Mal
Indonesia
Permudah Warga Bayar Pajak, DKI Tambah Gerai SAMSAT di Mal

Pemprov DKI menambah gerai terbaru yang berlokasi di Pusat Grosir Cililitan (PGC), Kramat Jati, Jakarta Timur dan Mal Metro Kebayoran, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Dokter Rubini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Indonesia
Dokter Rubini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo mengusulkan agar tokoh masyarakat dari Kalimantan Barat dr Rubini dapat menjadi pahlawan nasional.

Kunjungan Kerja Jokowi di NTB Diakhiri Dengan Resmikan Bendungan
Indonesia
Kunjungan Kerja Jokowi di NTB Diakhiri Dengan Resmikan Bendungan

Sebelumnya, saat ratas kesiapan MotoGP, Jokowi menekankan sejumlah hal yang harus dipersiapkan dengan baik terkait penyelenggaraan MotoGP 2022 di Mandalika, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).