Soal Ketidakpuasan Pelayanan Bus Armina, Ini Jawaban Menag Menag Lukman Hakim Saifuddin. (Foto: MerahPUtih/John Abimanyu)

MerahPutih Nasional - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin memberikan tanggapan soal hasil survei BPS yang menyebut tinggkat kepuasan jamaah haji Indonesia terhadap layanan bus Armina yang rendah.

Menag Lukman juga berkomentar terkait pelayanan katering yang juga dianggap tak memenuhi kriteria oleh para jemaah.

"Sebenarnya untuk katering, rasa masakan yang dibagikan kepada para jamaah memang disesuaikan dengan anjuran Kementerian Kesehatan. Sehingga, selera memang tidak mudah. Kami memoderasi rasa makanan agar tidak terlampau ekstrem dan mengganggu percernaan mereka," kata Lukman saat ditemui kantor BPS, Jakarta Pusat, Selasa (15/11).

Lukman menjelaskan, persoalan bus Armina menjadi sorotan bahwa hal tersebut karena pemerintah Indonesia tidak dapat menawar keputusan Kementerian Haji Arab Saudi yang mengundi penggunaan bus Armina.

"Kami tidak dapat menawar keputusan Kementerian Haji Arab Saudi yang sudah mengundi penggunaan bus Armina. Alhasil, banyak jamaah asal Indonesia yang mendapat bus dengan kondisi tak layak pakai," kata Lukman.

Seperti diketahui, dalam survei Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia 2016, BPS menggunakan 18.500 orang responden. Para responden diminta mengisi kuesioner dan wawancara untuk memberi masukan perbaikan pelayanan haji. Di antara indeks kepuasan jamaah yang rendah yaitu terhadap layanan bus Armina dan katering. (Abi)

BACA JUGA:

  1. BPS: Indeks Kepuasaan Jemaah Haji Meningkat
  2. Sekjen Kemenag Sebut Jamaah Haji Berpaspor Filipina Nakal
  3. 106 Jamaah Haji Berpaspor Filipina Ditampung di Asrama Pondok Gede
  4. Berikut 11 Kloter Haji Tiba pada Minggu
  5. Lebih 120 Ribu Jamaah Haji Kembali ke Tanah Air


Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH