Soal Kebocoran 26 Juta Dokumen, Polri Sebut Datanya Hoaks Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.

MerahPutih.com - Merahputih.com- Isu kebocotan data tak henti-hentinya menerpa lembaga negara.

Kali ini, institusi Polri yang dikabarkan jadi korban. Yang terbaru adalah isu kebocoran data 26 juta anggota Polri.

Baca Juga:

26 Juta Dokumen Bocor, Polri: Data Usang

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo memastikan bahwa data tersebut hoaks. Dedi juga mengatakan bahwa data itu bisa didapatkan di internet.

"Kalau itu sudah saya tanyakan, setelah didalami tim siber, hoax. Data usang 2016 yang lalu dan itu bisa didapatkan di internet," kata Dedi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (23/9).

Dedi mengatakan pihaknya masih mendalami siapa penyebar data tersebut. Hal ini katanya akan ditangani oleh Polda Metro.

"Ya penyebarnya masih didalami lagi sama Dit Siber PMJ aja, nggak usah Mabes, ketinggian," katanya.

Sekedar informasi, salah satu pengguna forum Hacker dengan user bernama Meki mengunggah thread bertajuk '26M DATABASE NATIONAL POLICE IDENTITY OF INDONESIA REPUBLIC' dengan menampilkan logo besar Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Rabu (21/9).

Dalam deskripsinya, ia mengaku memiliki dokumen penting semua personel polisi seluruh Indonesia berformat CSV yang dibobol pada September 2022. Totalnya mencapai 26.263.105 dokumen.

Baca Juga:

Pengesahan RUU PDP Tidak Berkaitan dengan Kasus Kebocoran Data Bjorka

Data yang diklaim bocor (compromised data) berupa pangkat, Nomor Registrasi Pokok (NRP), nama lengkap, jabatan, foto, daerah, email, Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor telepon, dan lainnya.

Ia pun memberikan beberapa sampel data bocor yang diklaimnya sebagai 'valid data for members of the Indonesian Police'.

Beberapa nama yang dicantumkannya di antaranya adalah Kapolda Brigjen Damianus Jackie (mendiang), Wakapolda Kombes Anton Carliyan, Dirreskrimsus Kombes RZ Panca Putra, Dirreskrimum Kombes Trihadi Sutono.

Namun berdasarkan penelusuran, nama-nama itu bukanlah penjabat Ditreskrimsus Polda Metro Jaya maupun Polda Metro Jaya. Mereka menjabat di Polda Kalteng di periode 2009 hingga 2012.

Melihat isinya, Dedi memastikan tidak ada keterkaitan antara data yang satu dan yang lainnya. Seperti data Polda Kalimantan Tengah tidak nyambung dengan data Polda Metro Jaya.

"Data itu bisa didapat di internet. Datanya dari Polda Kalteng wis enggak nyambung dengan Polda Metro," kata Dedi. (Knu)

Baca Juga:

DPR Sahkan UU Perlindungan Data Pribadi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Aplikasi Sadayana, Layanan Publik Terintegrasi Secara Digital Ala Kota Bandung
Indonesia
Aplikasi Sadayana, Layanan Publik Terintegrasi Secara Digital Ala Kota Bandung

Lewat aplikasi ini, masyarakat dapat berperan aktif dengan berbagi info, event, ide, dan layanan digitalnya melalui aplikasi ini.

[HOAKS atau FAKTA]: Konsumsi Air Hangat dan Kumur Air Garam Hilangkan Corona
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Konsumsi Air Hangat dan Kumur Air Garam Hilangkan Corona

Belum ditemukan bukti kuat bahwa campuran garam dan air hangat dapat mengeluarkan virus corona dari tenggorokan

Indonesia Dorong Kebijakan Bersama Keluar Dari Krisis Pandemi COVID-19
Indonesia
Indonesia Dorong Kebijakan Bersama Keluar Dari Krisis Pandemi COVID-19

xit strategy akan dibahas pada pertemuan Presidensi G20 Indonesia yang berfokus pada tiga bidang kesehatan, transformasi digital dan transisi energi.

Jokowi akan Lantik Johanis Tanak sebagai Wakil Ketua KPK Hari Ini
Indonesia
Jokowi akan Lantik Johanis Tanak sebagai Wakil Ketua KPK Hari Ini

"Iya, rencananya begitu," kata Johanis kepada wartawan, Kamis (27/10).

Alasan Pemerintah Naikkan PPN Jadi 11 Persen
Indonesia
Alasan Pemerintah Naikkan PPN Jadi 11 Persen

Pemerintah menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) dari 10 persen menjadi 11 persen.

63.000 KPM di Kota Solo Terima BLT BBM
Indonesia
63.000 KPM di Kota Solo Terima BLT BBM

"Berdasarkan data penerima BLT BBM di Solo sebanyak 63.000 KPM. Untuk pencairan hari pertama (Kamis) yang mulai digelar di Kantor Pos Solo," ujar Syarkawi, Kamis (8/9).

Pertamina Investigasi Penyebab Kebakaran Tangki di Integrated Terminal Balongan
Indonesia
Pertamina Investigasi Penyebab Kebakaran Tangki di Integrated Terminal Balongan

"Masih diinvestigasi penyebabnya," kata Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting saat dikonfirmasi MerahPutih.com, Kamis (8/9).

Polisi Duga Masih Ada Tersangka Lain dalam Kasus Holywings
Indonesia
Polisi Duga Masih Ada Tersangka Lain dalam Kasus Holywings

Polres Metro Jakarta Selatan telah menetapkan enam orang tersangka terkait kasus promosi minuman gratis beralkohol Holywings.

Piala Dunia U-20 di Solo, Gibran Targetkan Pemindahan Selter PKL Selesai Tahun Ini
Indonesia
Piala Dunia U-20 di Solo, Gibran Targetkan Pemindahan Selter PKL Selesai Tahun Ini

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo pun mulai mengebut persiapan dengan menuntaskan pemindahan ratusan selter pedagang Selter Manahan selesai tahun ini.

Budiman Usul Presiden Jokowi Jadi Wantimpres di Periode Selanjutnya
Indonesia
Budiman Usul Presiden Jokowi Jadi Wantimpres di Periode Selanjutnya

"Agenda Pak Jokowi kita teruskan dengan cara menempatkan beliau sebagai Wantimpres atau ketua Dewan Pertimbangan Presiden," ujarnya.