Soal Indikasi PKI, FUIB Tuding Ada Penyusup di Komnas HAM Massa di Bandung, Jawa Barat membakar palu dan arit sebagai simbol PKI (Antara Foto)

MerahPutih.com - Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) mensinyalir kader PKI telah menyusupi sejumlah instansi termasuk Komnas HAM.

Tudingan itu dilontarkan Ketua FUIB Rahmat Himran saat dimintai keterangan soal indikasi kebangkitan PKI, di Jakarta, Senin (5/3).

Indikasi penyusupan itu, kata Rahmat terlihat dari tindakan Komnas HAM yang kerap berat sebelah dalam menangani kasus.

"Jadi bicara internal kita dengan pak Kivlan dan teman-teman, kita lihat itu terjadi seperti di berbagai instansi karena tujuan mereka itu harus ada orang titipan di sana. Terutama Komnas HAM," tukas Rahmat.

Komnas HAM, menurutnya menjadi benteng pelindung PKI dari berbagai kegiatan berbau komunis.

"Kita melihat itu, kita lihat mereka lebih berat ke pro komunis ketimbang anti. Kita lihat laporan Bejo Untung (YPKP 65) itu diterima dan bahkan akan disidik Komnas," ujarnya.

Terkait hal itu, Rahmat mengklaim sudah mendeteksi siapa saja yang menyusupi Komnas HAM dan sejumlah instansi pemerintahan. Hanya saja, dia menegaskan belum mau membuka data orang tersebut hingga ada bukti kuat.

"Sampai saat ini kita belum bisa sebut nama tapi kami terus memantau, sampai ada bukti kuat kita akan buka ke publik. Kita mulai deteksi itu," katanya. (Fdi)

Baca juga berita terkait di: Indikasi PKI Bangkit, Ketua FUIB: Tertutup tapi Rutin

Kredit : fadhli


Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH