Soal Impor Beras, Sekjen PDIP Serang Mendag M. Luthfi Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (ANTARA/HO-PDIP)

MerahPutih.com - PDI Perjuangan (PDIP) mengkritisi rencana impor beras yang akan dilakukan, meski kebijakan tersebut diperhalus tidak akan dilakukan pada saat panen.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto menilai Menteri Perdagangan (Mendag) M. Luthfi kurang paham tujuan bernegara yang berorientasi pada kesejahteraan umum.

Baca Juga

Kritisi Rencana Impor Beras, PDIP Singgung Pidato Bung Karno Sebelum Bacakan Teks Proklamasi

"Dari aspek historis, ideologis, dan amanat konstitusi, serta pemahaman terhadap konstituen utama kekuasaan pemerintahan negara adalah petani rakyat, kebijakan tersebut sama sekali tidak benar. Impor beras meski dilakukan tidak pada saat panen, merendahkan kecerdasan rakyat petani," kata Hasto, Jumat (26/3).

Hasto meminta Mendag Luthfi tak menyia-nyiakan upaya Presiden Jokowi soal kedaulatan pangan. Presiden Jokowi, kata Hasto, selalu menegaskan komitmennya tidak akan impor beras.

Presiden juga telah membangun lumbung pangan bahkan waduk di sejumlah provinsi, serta menggalakkan penelitian dan invosi di bidang pangan.

"Lalu kenapa menteri perdagangan yang seharusnya mendorong ekspor, malah berkampanye untuk impor, bahkan menantang Presiden dengan mengatakan siap diberhentikan?” ujarnya

Stok beras. Foto: ANTARA
Stok beras. Foto: ANTARA

"Selama ada tanah, ada matahari, ada air, kita bisa menanam sepanjang musim, sepanjang tahun. Tidak seperti di Jepang. Jangan sia-siakan Pak Jokowi yang sejak awal membangun waduk di mana-mana, yang sejak awal mengampanyekan bagaimana kita berdaulat," sambung Hasto.

Politikus asal Yogyakarta itu juga menjawab isu yang menuding PDIP sebagai partai pemerintah rasa oposisi. Bagi Hasto penolakan atas kebijakan impor beras bagian dari melindungi Presiden Jokowi dari menteri perdagangan yang menutup mata terhadap kemampuan produksi petani Indonesia.

"Terkait tuduhan PDI Perjuangan partai oposisi, kami partai pendukung pemerintah, justru kebijakan yang kami dorong untuk tidak impor beras, lebih baik kita melakukan diversifikasi pangan, lebih baik kita berpihak melindungi Bapak Presiden Jokowi yang telah punya kebijakan pangan berdikari, tetapi dipotong di tengah jalan oleh Menteri Perdagangannya," ujar Hasto.

Lebih jauh, Hasto meminta Mendag M. Luthfi ingat, bahwa rakyat Indonesia cerdas.

"Mendag Saudara Luthfi, jangan rendahkan kecerdasan rakyat dengan berbagai kalkulasi-kalkulasi yang sebenarnya untuk mengatakan impor itu harus dilakukan. Lalu dicarikan alasan kebijakan ini diambil sebelum beliau menjadi Mendag, tugas menteri melakukan koreksi atas kebijakan-kebijakan sebelumnya yang tidak benar," pungkas Hasto. (Pon)

Baca Juga

Politisi PDIP Minta Hentikan Kegaduhan Impor Beras

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Kasus Suap Benur, Edhy Prabowo Dituntut Lima Tahun Penjara
Indonesia
Kasus Suap Benur, Edhy Prabowo Dituntut Lima Tahun Penjara

Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta agar menjatuhkan vonis lima tahun penjara dan denda Rp 400 juta subsider 6 bulan kurungan terhadap mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Akhirnya Dana KJP Plus SD Jakarta Cair, Cek Besaran dan Daftar Penerimanya
Indonesia
Akhirnya Dana KJP Plus SD Jakarta Cair, Cek Besaran dan Daftar Penerimanya

Pencairan terlambat karena karena kondisi keuangan daerah terkontraksi akibat pandemi COVID-19

Polda Metro Luncurkan 30 Kamera ETLE Mobile
Indonesia
Polda Metro Luncurkan 30 Kamera ETLE Mobile

kamera ETLE juga dapat merekam petugas kepolisian yang sedang bertugas di lapangan

Kasus COVID-19 Indonesia Hari Ini Bertambah 20.694 Orang
Indonesia
Kasus COVID-19 Indonesia Hari Ini Bertambah 20.694 Orang

Penambahan itu menyebabkan total kasus di Indonesia saat ini mencapai 2.135.998 orang

Jokowi: Indonesia Berhasil Lolos dari Krisis dan Resesi Bertubi-tubi
Indonesia
Jokowi: Indonesia Berhasil Lolos dari Krisis dan Resesi Bertubi-tubi

Presiden Joko Widodo mengklaim Indonesia telah berhasil melalui resesi dan krisis yang telah datang secara bertubi-tubi. Ujian itu membuat Indonesia semakin kuat.

Perilaku Satgas COVID-19 Kota Bogor Buat Rizieq Shibab Jengkel
Indonesia
Perilaku Satgas COVID-19 Kota Bogor Buat Rizieq Shibab Jengkel

Terdakwa kasus swab test Rumah Sakit Ummi, Rizieq Shihab menyayangkah perilaku Satgas COVID-19 Kota Bogor.

[Hoaks atau Fakta]: Tiongkok Kirim Donasi Rp213 Triliun Buat Palestina
Lainnya
[Hoaks atau Fakta]: Tiongkok Kirim Donasi Rp213 Triliun Buat Palestina

Unggahan itu pun lantas mengundang komentar dari beberapa masyarakat, mengingat kabar perang Palestina-Israel tengah ramai menjadi perbincangan.

DPR Minta BPOM Informasikan Status EUA Vaksin Sinovac
Indonesia
DPR Minta BPOM Informasikan Status EUA Vaksin Sinovac

DPR meminta BPOM untuk menginformasikan status emergency use authorization atau otorisasi penggunaan darurat terkait vaksin Sinovac.

Andika Cuma Setahun Menjabat, Komando Panglima TNI akan Dilanjutkan Yudo Margono?
Indonesia
Andika Cuma Setahun Menjabat, Komando Panglima TNI akan Dilanjutkan Yudo Margono?

Menurut Qodari, Laksamana Yudo masih memiliki waktu selama dua tahun sebelum pensiun dari dinas kemiliteran, sehingga masih ada peluang untuk menjadi Panglima TNI.