Soal Hukum Mati Gembong Narkoba, Buwas: Tembak Terus Tanam di Sana Kepala BNN, Komjen Budi Waseso (Foto: MerahPutih/Bartolomeus Papu)

MerahPutih.com - Kepala BNN, Komjen Budi Waseso berharap Kejaksaan Agung dan Kementrian Hukum dan HAM tak membesar-besarkan rencana hukuman mati terhadap gembong narkoba ke masyarakat sebelum dilakukan eksekusi.

"Hukuman mati jangan diramaikan. Paling gampang diem-diem saja. Nggak usah beritain. Cukup taruh dilapangan malam-malam, ditembak terus tanem di sana," ujar Buwas di kantornya, Rabu (27/12).

Menurut Buwas, kendala paling besar eksekusi gembong narkoba adalah tekanan dari luar, termasuk pegiat HAM. Belum lagi oknum-oknum pegawai lapas yang menutupi peredaran gelap naroba di balik penjara.

"Begitu ada yang mau dieksekusi ramai-ramai ke Nusakambangan, tapi (pembela gembong narkoba atas nama HAM) tak melihat korban lainnya akibat kelakukan mereka (bandar narkoba). Pelaku-pelaku kejahatan luar biasa ini tak menggunakan otak dan perasaan lagi," jelas Buwas.

Ia juga mengungkapkan, sepatutnya lapas saat ini tiudak lagi dijaga manusia, karena sudah terbukti tak sedikit bandar yang terungkap berasal dari lapas.

"Jaringan yang kita ungkap sebaian besar terkait dengan bandar-bandar di lapas. Lapas sudah tak bisa lagi dijaga manusia, harus buaya. Kalau banyak manusia di lapas makin tercemar. Karena sistemnya tidak berubah," tegas Buwas. (Ayp)

Kredit : anggayudha


Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH