Soal Capim KPK, Kapolri Dukung Basaria Panjaitan Calon pimpinan KPK Brigjen Pol Basaria Panjaitan menjawab pertanyaan dari anggota Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel KPK) Jakarta, Senin (24/8). (ANTARA FOTO/Widodo S

MerahPutih Nasional - Brigadir Jenderal (Brigjen) Basaria Panjaitan adalah satu dari delapan calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) yang diajukan panitia seleksi capim KPK kepada Presiden Joko Widodo untuk kemudian diserahkan kepada DPR RI.

Menanggapi hal tersebut Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengaku tidak pernah memberikan arahan khusus kepada jenderal bintang satu agar lolos terpilih sebagai capim KPK. Karena namanya sudah disodorkan kepada Presiden, maka Kapolri akan mendukung Basaria Panjaitan.

"Kalau sudah diloloskan ya kita dukung dong," kata jenderal bintang empat di Istana, Jakarta, Selasa (1/9).

Kapolri juga enggan berkomentar terkait jumlah harta kekayaan melimpah yang dimiliki Basaria Panjaitan. Ia berharap kedepan kerjasama antara KPK dan Polri dalam pemberantasan korupsi berjalan sinergi.

"Kerjasama dengan KPK bisa baik dan pemberantasan korupsi juga bisa bersinergi," tandas Kapolri.

Sejumlah kalangan pemerhati korupsi menilai pansel KPK kurang menggali lebih dalam soal harta kekayaan yang dimiliki Brigjen Pol Basaria Panjaitan.

Padahal per Juni 2015, harta kekayaan milik Basaria Panjaitan mencapai Rp 9,8 miliar lebih tinggi dari harta yang dimiliki Kapolri sebesar Rp 8,2 miliar. Harta kekayaan milik Basaria berbentuk tanah yang tersebar di banyak daerah di Indonesia. Dianaranya, Tangerang, Banten, Medan dan Lombok.

BACA JUGA:  

Hendardji Soepandji: Mungkin KPK Bukan Tempat yang Cocok untuk Saya 

Gagal Terpilih, Hendardji Tetap Apresiasi Tim Pansel 

Delapan Nama Capim KPK Dibagi Empat Kategori 

Berikut Alasan Tim Pansel Gagalkan Jimly Ashiddiqie Jadi Capim KPK

 

 


Tags Artikel Ini

Bahaudin Marcopolo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH