Soal Bentrokan Polisi-Pendukung Rizieq, Kodam Jaya Akan Beri Bantuan Kamtibmas Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran dan Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman menggelar konferensi pers di Mapolda Metro Jaya. Foto: MP/Kanu

Merahputih.com - Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman, mendukung penuh kegiatan yang dilakukan Polda Metro Jaya terkait kasus bentrokan antara pendukung Rizieq Shihab dengan polisi di Cikampek, Senin (7/12). Pangdam Jaya meminta Rizieq Shihab untuk segera ikuti aturan dan ketentuan hukum yang berlaku.

"Pada prinsipnya Kodam Jaya Jayakarta, sesuai dengan undang-undang yang diatur, akan memberikan bantuan kamtimbas dan penegakan hukum," ujar Dudung saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (7/12).

Baca Juga

Usai Serang Polisi, Empat Simpatisan Rizieq Melarikan Diri

Terkait kasus bentrokan yang menewaskan enam orang pendukung Rizieq Shihab, Kodam Jaya akan mendukung penuh kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya.

Menurut Dudung, Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya solid. Dia kemudian meminta Rizieq untuk mengikuti aturan dan ketentuan hukum yang berlaku.

"Kami akan tegakkan bersama-sama dengan Polda Metro Jaya," katanya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengingatkan kepada simpatisan Rizieq untuk tidak menghalang-halangi penyidikan.

Dia menyampaikan akan mengambil langkah tegas bagi siapapun yang mencoba menghalang-halangi penyidik dalam mengungkap kasus tersebut. "Saya bersama Pangdam Jaya tidak akan ragu untuk melakukan tindakan yang tegas," ujar Fadil.

Selain itu, dia juga memberikan ultimatum kepada Rizieq Shihab untuk memenuhi agenda pemeriksaan kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan COVID-19, hari ini. Jika tidak, Kapolda mengancam akan menjemput paksa Rizieq.

Dia menyatakan akan mengambil langkah tegas terhadap Rizieq apabila tidak hadir memenuhi penggilan penyidik untuk yang kedua kalinya.

Sebagaimana diatur dalam Pasal 112 ayat (2) KUHAP, penyidik memiliki wewenang untuk menjemput paksa Rizieq apabila mangkir sebanyak dua kali dari panggilan penyidik.

Pasal 112 ayat (2) KUHAP itu berbunyi; orang yang dipanggil wajib datang kepada penyidik dan jika ia tidak datang, penyidik memanggil sekali lagi, dengan perintah kepada petugas untuk membawa kepadanya.

Baca Juga

Tembak Mati Pendukung Rizieq, Kapolda Metro Klaim Anak Buahnya Diserang Duluan

Polda Metro Jaya sebelumnya menembak mati enam orang yang diduga merupakan laskar khusus simpatisan Rizieq. Mereka ditembak lantaran melakukan penyerangan terhadap anggota polisi.

Dalam kasus ini polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan oleh laskar khusus simpatisan Rizieq saat melakukan penyerangan. Barang bukti tersebut yakni berupa senjata api hingga senjata tajam. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sah! RKUHP Masuk Prolegnas Prioritas 2021
Indonesia
Sah! RKUHP Masuk Prolegnas Prioritas 2021

Karena RKUHP merupakan 'carry over' atau peralihan dari periode DPR 2014-2019, maka yang akan dibahas hanya pasal-pasal yang belum tuntas

Selama Libur Lebaran, RS Polri Kramat Jati Cuma Buka Layanan IGD
Indonesia
Selama Libur Lebaran, RS Polri Kramat Jati Cuma Buka Layanan IGD

IGD RS Polri tidak hanya menyediakan layanan dokter dan perawat, tetapi juga tersedia jasa Apotek.

Amien Rais Cs Ngotot Persidangan Kasus Laskar FPI di Pengadilan HAM
Indonesia
Amien Rais Cs Ngotot Persidangan Kasus Laskar FPI di Pengadilan HAM

Sebelumnya, perwakilan TP3 menemui Presiden Jokowi, Selasa (9/3) siang. Selain Amien Rais yang memimpin rombongan TP3, terlihat juga hadir Abdullah Hehamahua, Kiai Muhyiddin, dan Marwan Batubara.

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Melonguane Sulawesi Utara
Indonesia
Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Melonguane Sulawesi Utara

Gempa bumi dengan magnitudo 7,1 mengguncang Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (12/8)dini hari.

KPK Periksa Tersangka Penyuap Bekas Pejabat Pajak Angin Prayitno Aji
Indonesia
KPK Periksa Tersangka Penyuap Bekas Pejabat Pajak Angin Prayitno Aji

"Keduanya dipanggil sebagai saksi untuk tersangka APA (mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak Angin Prayitno Aji)," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri

Putra Ahok Ancam Laporkan Balik Ayu Thalia
Indonesia
Putra Ahok Ancam Laporkan Balik Ayu Thalia

"Saya minta AT untuk minta maaf karena fitnah saya dan keluarga saya. Jika dalam 24 jam nggak ada itikad baik minta maaf, maka saya akan bawa hal ini ke ranah hukum," ujar Ramzy membacakan pesan Sean.

Perhimpunan INTI Bali Salurkan Bantuan 5 Ton Beras untuk Masyarakat Badung
Indonesia
Perhimpunan INTI Bali Salurkan Bantuan 5 Ton Beras untuk Masyarakat Badung

Masyarakat Tionghoa Bali bersama Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Bali Peduli Bangsa memberi bantuan lima ton beras kepada Pemerintah Kabupaten Badung yang akan disalurkan kepada masyarakat.

Punya Dasar Kuat, Industri Otomotif Kembali Bangkit di 2021
Indonesia
Punya Dasar Kuat, Industri Otomotif Kembali Bangkit di 2021

"Industri otomotif, yang memang pada dasarnya sudah kuat dan tinggal menunggu waktu untuk pulih," kata Faisal Basri.

Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman Selama Libur Lebaran
Indonesia
Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman Selama Libur Lebaran

PT Pertamina (Persero) memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquid Petroleum Gas (LPG) di seluruh wilayah Nusantara selama Ramadan dan Idul Fitri 1442 H tercukupi dan aman.

KPK Isyaratkan Jerat Edhy Prabowo dengan Pasal Pencucian Uang
Indonesia
KPK Isyaratkan Jerat Edhy Prabowo dengan Pasal Pencucian Uang

"Tentu akan dilakukan analisa terhadap peluang kemungkinan penerapan pasal TPPU," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri