Soal Angkutan Online Bandung, Emil Klarifikasi di Instagram Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. (FB/Ridwan Kamil)

MerahPutih.com – Kisruh transportasi online beberapa hari terakhir ini setidaknya membuat Wali Kota Bandung Ridwan Kamil diserang oleh beberapa netizen.

Akhirnya, pria yang akrab dipanggil Emil ini buka suara melalui Instagram. Dalam cuitan tersebut, Emil menulis beberapa poin. Pertama, kemajuan teknologi pada dasarnya tidak bisa dihentikan.

“Seperti halnya handphone menggantikan wartel. WA/BBM perlahan menggantikan sms. Interuptif economy ini pengaturan regulasinya adalah kewenangan pusat bukan level teknis pemda tingkat 2,” tulisnya.

Kedua, ia meminta masyarakat menghormati terkait keputusan Dinas Perhubungan Jawa Barat yang melarang pengoperasian transportasi berbasis online sementara.

“Yang memberi dampak tidak hanya Kota Bandung, tapi 26 kota/kabupaten lainnya. Tugas kami sesuai hierarki pemerintahan mensosialisasikan kepada semua pihak di level kota/kabupaten masing-masing,” ucapnya.

Poin ketiga, Pemerintah Kota Bandung sudah dan terus menyampaikan masukan-masukan dari warga terkait dinamika ini agar dicermati dengan bijaksana oleh pemerintah provinsi dan pemerintah pusat selaku pemegang kebijakan. “Sehingga tidak ada pihak-pihak yang dirugikan,” katanya.

Keempat, kata Emil, sembari menunggu keputusan pemerintah pusat terkait angkutan online yang peraturannya dibatalkan Mahkamah Agung (MA), masyarakat harus menjaga kondusivitas.

“Mari kita menyesuaikan diri dengan cara yang baik dan tetap menjaga kondusivitas kota,” ajaknya.

Beberapa netizen pun langsung menanggapinya diantaranya, ariefyoon_Dan malesnya naik angkot tuh kalo pas bayar ditagih lagi karna kurang, mana ditagihnya sambil teriak teriak, kan gue malu coy apalagi di dalam masi banyak penumpang lain, trus gue jawab "biasanya juga segitu ko pak" eh malah gwue yang dianjingin, goblokin sama tuh supir.#saveojekonline #savetaxionline.

muhammad_dede_iwankang @ridwankamil, kok maen aman? itu urusan pusat? menunggu arahan pusat? lha.. apakah pemkot tidak bs buat peraturan yang menjebatani kedua belah pihak yg sedang berkelahi seperti cirebon? beneran anda mau nyalon jadi gubernur jabar? permasalahannya lebih ruwet lho... yakin mampu?.

mikieydenz @nofiaherlina, supir angkot mau pun opang. Bisa kan ngelamar jadi driver online. Masih dibuka ko lowongannya. Gak perlu tuh mikirin setoran, yang perlu itu rajin aja nyari penumpang nya. Saya yakin penghasilan online bisa lebih baik dari pada jadi supir angkot atau opang. Mau maju itu harus berani keluar dari zona hijau mbak.

@ridwankamil semoga nemuin titik tengah ya kang meh enggal-enggal beres iye masalah teh. Kamari saya make ojek online maneh na ngomong kie. A saya meni asa jadi garong ngojek ge meni kudu susulumputan sagala. Nya ku saya dijawab. Cing sabar we kang ke ge bakal aya hikmah na. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Yugi Prasetyo, kontributor Merahputih.com untuk wilayah Bandung dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: 'Amunisi' Tambahan untuk Ridwan Kamil Jelang Pilgub 2018


Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH