Otomotif
Smart Hybrid, Solusi Efektif Suzuki untuk Elektrifikasi Kendaraan Suzuki Smart Hybrid janjikan kendaraan lebih ramah lingkungan. (Foto: Siaran Pers Suzuki)

PEMANFAATAN bahan bakar fosil berlebihan dan emisi gas buang kendaraan telah menjadi isu lingkungan yang dikhawatirkan di berbagai belahan dunia. Beberapa negara juga telah mengambil langkah preventif untuk menguranginya, dengan mendorong dan mengadopsi teknologi industri yang lebih ramah lingkungan.

Sebagai salah satu langkah dalam mendukung perkembangan teknologi ramah lingkungan di industri otomotif, Suzuki memperkenalkan inovasi terbarunya yang disebut dengan teknologi Suzuki Smart Hybrid. Teknologi yang akan disematkan pada mobil Suzuki ini berguna untuk mengoptimalkan efisiensi mesin dalam mengurangi penggunaan bahan bakar dan emisi gas buang.

Baca juga:

Teknologi Otomotif Hadir Optimalkan Efisiensi Kendaraan dan Ramah Lingkungan

Smart Hybrid, Solusi Efektif Suzuki untuk Elektrifikasi Kendaraan
Tiga komponen utama Suzuki Smart Hybrid maksimalkan efisiensi bahan bakar. (Foto: Siaran Pers Suzuki)

Terdapat tiga komponen utama pada teknologi Suzuki Smart Hybrid sebagai pendamping mesin pembakaran internal. Ketiga komponen tersebut dalah Integrated Stater Generator (ISG), Lithium-Ion Battery, dan Regenerative Braking.

Teknologi Suzuki Smart Hybrid akan mendukung kinerja fitur-fitur unggul seperti auto-stop, restart yang halus dan senyap setelah auto-stop aktif, bantuan tenaga untuk akselerasi yang lebih ringan saat stop and go, serta kemudahan regenerasi daya baterai selama pengurangan laju kendaraan.

Baca juga:

Suzuki Hybrid Segera Diperkenalkan di 2022

Smart Hybrid, Solusi Efektif Suzuki untuk Elektrifikasi Kendaraan
Dilengkapi baterai lithium 6Ah 12V. (Foto: Siaran Pers Suzuki)

Mobil dengan teknologi Hybrid menjadi mobil yang ramah lingkungan karena mengurangi polusi udara yang terus meningkat dan tentunya rendah emisi gas buang. Bukan hanya lebih ramah untuk lingkungan, teknologi terbaru Suzuki ini juga menawarkan keuntungan bagi penggunanya. Termasuk biaya operasional yang relatif lebih murah karena penggunaan bahan bakar yang menjadi lebih efisien.

Pasalnya penggunaan ISG membuat kendaraan lebih hemat bahan bakar. Saat kendaraan berhenti atau mesin mati, baterai yang akan berkerja. Kemudian saat mobil melakukan akselerasi, baterai yang membantu menambahkan tenaga ke mesin. Kemudian saat restart, ISG yang akan memutarkan mesin untuk menyalakannya kembali.

Selain itu, pengguna akan mendapatkan kenyamanan saat berkendara di kondisi jalan macet. Teknologi Suzuki Smart Hybrid memungkinkan untuk mengubah pengereman dan pergerakan mesin mobil menjadi energi listrik yang tersimpan di dalam baterai saat menghadapi kemacetan di jalan. (*)

Baca juga:

Suzuki Perkenalkan Mobil Terbarunya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
5 Tren yang Merevolusi Industri Otomotif di 2022
Fun
5 Tren yang Merevolusi Industri Otomotif di 2022

Inovasi mengubah wajah dunia otomotif.

Perpanjang Kontrak, Sirkuit Sepang Gelar MotoGP hingga 2024
Hiburan & Gaya Hidup
Perpanjang Kontrak, Sirkuit Sepang Gelar MotoGP hingga 2024

Sirkuit Sepang resmi memperpanjang kontrak dengan Dorna Sports. Dengan perpanjangan kontrak ini, Sepang akan menggelar MotoGP hingga 2024 mendatang.

Mengisi Daya Ponsel Semalaman Bikin Baterai Cepat Rusak, Benarkah?
Fun
Mengisi Daya Ponsel Semalaman Bikin Baterai Cepat Rusak, Benarkah?

Banyak orang yang mengisi daya ponsel semalaman.

Facebook Digelari Perusahaan Terburuk 2021
Hiburan & Gaya Hidup
Facebook Digelari Perusahaan Terburuk 2021

Semua itu berkat pengungkapan yang dilakukan Frances Haugen.

Rekomendasi Buku Menarik dari Sherina Munaf
Fun
Rekomendasi Buku Menarik dari Sherina Munaf

Sherina Munaf memberikan sejumlah rekomendasi buku yang menarik untuk di baca

Benda Ajaib di Tas Selebriti Dunia
ShowBiz
Benda Ajaib di Tas Selebriti Dunia

Mulai dari jimat sampai saus tomat.

Akun Gmail, Facebook atau iCloud Diretas? Begini Cara Mencari Tahunya
Fun
Akun Gmail, Facebook atau iCloud Diretas? Begini Cara Mencari Tahunya

hacker mampu mengambil informasi pribadi seseorang tanpa disadari pemiliknya.

Jack Dorsey Mundur Sebagai CEO Twitter
Fun
Jack Dorsey Mundur Sebagai CEO Twitter

Jack Dorsey selaku CEO dan salah satu pendiri Twitter akan mengundurkan diri sebagai kepala eksekutif perusahaan.

Batavia Diambil dari Nama Suku Germanik
Fun
Batavia Diambil dari Nama Suku Germanik

Batavia didirikan di pelabuhan bernama Jayakarta yang direbut dari kekuasaan Kesultanan Banten oleh Jan Pieterszoon Coen.

Indra Rudiansyah, Mahasiswa Negeri Aing di Balik Vaksin AstraZeneca
Fun
Indra Rudiansyah, Mahasiswa Negeri Aing di Balik Vaksin AstraZeneca

Indra Rudiansyah (29) yang merupakan mahasiswa asal Indonesia di Universitas Oxford yang meneliti vaksin AstraZeneca