Skyline Hadirkan Sisi Baru lewat Album 'butterflies and tulips… all circling around my head'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Oktober 2025
Skyline Hadirkan Sisi Baru lewat Album 'butterflies and tulips… all circling around my head'

Skyline lepas album terbaru. (Foto: dok/skyline)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Setelah sebelumnya dikenal lewat karya-karya bernuansa melankolis dan romantis, Skyline kini menunjukkan sisi baru dalam perjalanan musikalnya dengan merilis album penuh bertajuk butterflies and tulips… all circling around my head, yang resmi diluncurkan pada Rabu, 29 Oktober 2025.

Album ini menjadi tonggak penting bagi Gerald Timotheus, sosok di balik nama panggung Skyline, dalam mengekspresikan kedewasaan artistiknya sekaligus memperluas warna musik yang ia tawarkan kepada pendengar.

Berisi 12 lagu orisinal, album ini merekam potongan kisah hidup Gerald dalam perjalanan menemukan makna atas pengalaman-pengalaman emosional yang ia lalui selama beberapa tahun terakhir.

Setiap lagu di dalamnya ibarat halaman dari jurnal pribadi, di mana ia menumpahkan kegelisahan, rasa cinta, kehilangan, hingga kebahagiaan sederhana yang mewarnai kesehariannya.

Melalui karya ini, Skyline berusaha menghadirkan kejujuran dalam bentuk paling puitis, menjadikan album tersebut bukan hanya sekadar kumpulan lagu, melainkan refleksi mendalam tentang proses tumbuh dan memahami diri.

Baca juga:

Skyline Belajar Merelakan lewat Single 'love lesson no. 1'

Makna dari judul album ini juga mencerminkan dinamika emosional yang ia rasakan. 'Butterflies' atau kupu-kupu menjadi representasi dari kecemasan dan rasa gelisah yang sering berputar dalam pikirannya, yakni hal-hal yang tak bisa ia kendalikan namun selalu hadir sebagai bagian dari hidup.

Di sisi lain, 'tulips' atau bunga tulip melambangkan kehangatan, cinta, dan dukungan yang datang dari orang-orang terdekat, menjadi penyeimbang di tengah badai pikiran yang kadang menghantui.

Perpaduan dua simbol tersebut menggambarkan kehidupan yang kontras namun saling melengkapi, sebuah keseimbangan antara kekhawatiran dan kasih yang membentuk kepribadiannya.

Baca juga:

Lirik 'real love' dari Skyline, Kisah ketika Pasangan Menemukan Tempat Pulang

Dalam proses kreatifnya, Gerald menekankan bahwa album ini lahir secara organik dari perasaan dan pengalaman pribadinya, tanpa terlalu banyak perhitungan atau tekanan.

“Gue nulis album ini cuma berdasar apa yang gue lagi rasain aja,” ungkapnya dengan jujur.

Ia juga menambahkan bahwa produksi album ini dikerjakan secara mandiri bersama orang-orang terdekat yang sudah memahami visinya sejak awal.

“Untuk produksinya sendiri, gue lebih ngandelin diri sendiri dan temen-temen deket buat bantu nulis. Niatnya mau ajak mereka grow bareng dan punya experience juga bareng-bareng,” lanjutnya.

Melalui butterflies and tulips… all circling around my head, Skyline menghadirkan perjalanan introspektif yang hangat, personal, dan jujur. Album ini menjadi simbol pencarian jati diri sekaligus bukti bahwa keindahan musik bisa lahir dari keseimbangan antara rasa cemas dan cinta yang tulus. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
ATEEZ Hadirkan 'Drip', Lagu tentang Ambisi dan Kepercayaan Diri
Lagu Drip mengangkat tema kepercayaan diri, dominasi, serta ambisi untuk meraih kesuksesan tertinggi.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
ATEEZ Hadirkan 'Drip', Lagu tentang Ambisi dan Kepercayaan Diri
ShowBiz
Seringai Lelang Koleksi Pribadi, Donasi Rp 37,5 Juta Disalurkan untuk Korban Karhutla
Barang-barang yang dilelang bukan sekadar koleksi biasa, melainkan benda-benda yang menyimpan kenangan dari perjalanan musikal Seringai selama bertahun-tahun.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seringai Lelang Koleksi Pribadi, Donasi Rp 37,5 Juta Disalurkan untuk Korban Karhutla
ShowBiz
Setelah Satu Dekade, Weird Genius Perkenalkan Album Perdana
Weird Genius akhirnya menyatukan gagasan dan karakter musikal mereka ke dalam sebuah album penuh.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Setelah Satu Dekade, Weird Genius Perkenalkan Album Perdana
ShowBiz
Rayakan Album Baru, MALIQ & D’Essentials Buka Semesta Kreatif lewat Kabar Gembira Exhibition
Kali ini, pameran berlangsung mulai 29 Oktober hingga 17 November 2026 di Melting Pot, GF, ASHTA District 8, Jakarta Selatan.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Rayakan Album Baru, MALIQ & D’Essentials Buka Semesta Kreatif lewat Kabar Gembira Exhibition
ShowBiz
Rol3ert Ingin Kolaborasi dengan Hindia dan Bernadya, Sebut Feast sebagai Band Favorit
Rol3ert mengungkapkan keinginannya berkolaborasi dengan Hindia dan Bernadya. Ia juga menyebut Feast sebagai salah satu band favoritnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Oktober 2026
Rol3ert Ingin Kolaborasi dengan Hindia dan Bernadya, Sebut Feast sebagai Band Favorit
ShowBiz
Amanda Caesa Angkat Kisah Cinta Tanpa Kepastian Lewat Lagu 'Somebody New'
Amanda Caesa mengangkat kisah hubungan tanpa kepastian lewat Somebody New. Lagu ini bercerita tentang perhatian, harapan, dan perasaan yang belum terbalas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Oktober 2026
Amanda Caesa Angkat Kisah Cinta Tanpa Kepastian Lewat Lagu 'Somebody New'
ShowBiz
BRANTA Hadirkan 'My Way Home', Lagu Romantis tentang Cinta dan Tempat untuk Pulang
Solois asal Surabaya BRANTA merilis single My Way Home. Lagu pop-ballad ini bercerita tentang cinta, ketenangan, dan menemukan rumah dalam diri seseorang.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Oktober 2026
BRANTA Hadirkan 'My Way Home', Lagu Romantis tentang Cinta dan Tempat untuk Pulang
ShowBiz
MAMA Awards 2026 Hadirkan Kolaborasi Penampilan Bintang, Digelar 2 Malam di Jepang
MAMA AWARDS 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20 dan 21 November di Kyocera Dome Osaka, Jepang.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
 MAMA Awards 2026 Hadirkan Kolaborasi Penampilan Bintang, Digelar 2 Malam di Jepang
ShowBiz
Cinta yang Tak Bisa Kembali Jadi Cerita Utama EP '5 hours apart, 2017' GANGGA
GANGGA merilis EP 5 hours apart, 2017, berisi tiga lagu tentang cinta, kehilangan, penyesalan, dan kerinduan. 'Moonlight' menjadi focus track.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Cinta yang Tak Bisa Kembali Jadi Cerita Utama EP '5 hours apart, 2017' GANGGA
ShowBiz
Batavia Collective Rilis Spiritual Jazz, Sinful Bass, Gabungkan Jazz dan Musik Klub
Batavia Collective menghadirkan Spiritual Jazz, Sinful Bass, proyek audiovisual yang memadukan improvisasi jazz, broken beat, house, drum & bass, dan energi musik klub.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Batavia Collective Rilis Spiritual Jazz, Sinful Bass, Gabungkan Jazz dan Musik Klub
Bagikan