Skybridge Diuji Coba, Cek Tiga Halte Ini Agar Tak Nyasar di Tanah Abang Salah satu Halte di Skybridge Tanah Abang (MP./Asropih)

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan uji coba penggunaan Jembataan Penyeberangan Multiguna (JPM) atau skybridge Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Direktur Utama PD Pasar Jaya Yoory C. Pinontoan berjanji akan selalu mengevaluasi setiap harinya soal adanya kekurangan dari fasilitas Skybridge itu. Bila sudah sempurna 100 persen, nantinya Gubernur DKI Jakarta akan langsung meresmikan.

"Tujuannnya adalah untuk mengetahui kekurangan yang harus disempurnakan sampai dengan JPM Tanah Abang ini di resmikan oleh Bapak Gubernur pada kesempatan yang akan datang," kata Yoory melalui keterangan tertulis, Jumat (7/12)

Menurut dia, proyek ini sebagai solusi atas kesemerawutan yang terjadi dalam kurun waktu lima tahun terakhir di depan pintu stasiun kereta api Tanah Abang. Tak hanya itu pembangunan Skybridge ini untuk menciptakan integrasi antar moda transportasi di Stasiun Tanah Abang.

Lebih lanjut Yoory menuturkan, proyek ini dibangun dengan fasilitas halte dan keterhubungan dengan blok-blok pasar Tanah Abang. "Dari rencana tiga halte yang akan dibangun, dua halte sudah terbangun," jelasnya.

Adapun ketiga halte yang dimaksud adalah halte di pintu Stasiun Tanah Abang Jalan Jatibaru atau tepat dibawah JPM. Kemudian halte di sisi selatan flyover Jatibaru atau di depan stasiun jatibaru bengkel.

"Halte yang belum terbangun adalah halte di pintu stasiun Tanah Abang Jalan Jatibaru bengkel," kata dia.

Disamping itu, lanjut dia, hari ini pihaknya juga melakukan ujicoba pengoperasian lintasan untuk orang dan angkutan umum. "Lintasan orang adalah pergerakan orang melintas JPM dan lintasan angkutan umum adalah pergerakan Trans Jakarta dan Mikrolet," bebernya.

Warga melintas di antara proyek pembangunan Jembatan Penyeberangan Multiguna atau "Skybridge" di Tanah Abang, Jakarta. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Adapun rute bus transjakarta yang akan mengunakan halte-halte tersebut adalah Rute Bus 5F Kampung Melayu-Tanah abang dan Bus 8C Iskandar Muda-Tanah Abang. Kedua rute tersebut akan melewati Jalan kebon Jati-belakang Blok G-Jalan Jatibaru Raya tepatnya di bawah JPM lalu berhenti di halte baru Jatibaru dan halte Jatibaru bengkel kemudian melewati Flyover Cideng, Hotel Millennium-Jalan Fachrudin.

Tak hanya itu rute tersebut juga dilewati oleh Rute bus 1H, Tanah Abang-Gondangdia, Rute bus GR 2, dan Tanah Abang Explorer. "Tujuan utama dari penataan ini yaitu perubahan perilaku penumpang, pengunjung dan pedagang untuk tertib ketika berada di kawasan Tanah Abang," tutupnya.

Awalnya Pemprov DKI Jakarta menargetkan pembangunan Skybridge yang luasnya sekitar 400 meter itu selesai pada 15 Oktober 2018 lalu. Kemudian Skybridge bakal diresmikan pada 31 Oktober lalu, tetapi molor.

Kemudian memperpanjang target penyelesaian proyek menjadi Sabtu 10 November 2018 lalu, dan terakhir ini pada tanggal 23 November 2018 lalu. Namun, lagi-lagi Yoory dan timnya kembali gagal memenuhi tenggat waktu merampungkan pembangunan Skybridge yang bakal terhubung langsung dengan Stasiun Tanah Abang itu. (Asp)

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH