berita-singlepost-banner-1
Skuter Listrik Dilarang Melintas Jalan Raya Jakarta Warga memanfaatkan pelayanan sewa skuter listrik di kawasan Menteng, Jakarta, Minggu (17/11). (ANTARA FOTO/Risky Andrianto/aww)
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

MerahPutih.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta sepakat dengan Polda Metro Jaya yang melarang skuter listrik Grabwheels mengaspal di jalan raya ibu kota.

Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan, alasan pelarangan itu lantaran faktor keselamatan pengguna skuter listrik dan pejalan kaki.

Baca Juga:

Keluarga Korban Kecelakaan Maut Skuter Listrik Minta Keadilan ke Jokowi

Bahkan, sambung dia, larangan ini diberlakukan mengingat otopet listrik ini tidak mempunyai standar keamanan khusus untuk melindungi penggunanya.

"Sambil menunggu regulasi, skuter listrik wajib beroperasi hanya di kawasan khusus atau tertentu setelah mendapatkan izin dari pengelola kawasan. Untuk operasional di jalan raya tidak diperbolehkan," ujar Syafrin di Jakarta, Jumat (22/11).

Rambu pelarangan skuter listrik di JPO Senayan pascapelarangan oleh Dishub DKI, Kamis (14/11/2019). (ANTARA/Livia Kristianti)
Rambu pelarangan skuter listrik di JPO Senayan pascapelarangan oleh Dishub DKI, Kamis (14/11/2019). (ANTARA/Livia Kristianti)

Syafrin menegaskan, larangan di jalan raya tidak semata-mata untuk melindungi pengguna skuter listrik, tapi juga pengendara lain karena lalu-lalang otoped sangat membahayakan.

Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Yusuf mengungkapkan, e-scooter hanya boleh beroperasi di tempat-tempat yang sudah mendapatkan izin.

"Jadi hanya di kawasan tertentu. Dan tentu sudah mendapat izin dari yang punya kawasan. Salah satu contoh misalnya kawasan GBK, mungkin di mal, bandara atau di tempat lain yang tidak mengganggu terhadap pengguna jalan lain. Terutama di jalan umum, itu yang sudah menjadi kesepakatan kita" jelas Yusuf.

Baca Juga:

Skuter Dilarang Naik Trotoar, Polisi: Selain Pejalan Kaki Kami Tindak!

Yusup mengaku, Polda Metro siap menindak tegas pengguna otopet yang melanggar. Jika ada pengguna skuter listrik masih berkeliaran di jalan raya, polisi akan menegur.

"Jika sudah ditegur masih kekeh juga, kita lakukan tindakan yudisial, jadi kita tindak dengan tindakan kita. Tindakan tegas kita. Misalnya ditilang atau sebagainya," ucap Yusuf.

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo. (Foto: MP/Asropih)
Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo. (Foto: MP/Asropih)

Tak hanya di jalan raya, kata Yusuf, larangan ini juga diterapkan di kawasan trotoar dan jalur sepeda.

"Sekarang sudah dilarang dilakukan (larangan) di jalan umum. Kalau untuk kawasan tertentu, selagi yang punya berikan izin ya silakan," tutur Yusuf.

Ia memastikan, pihaknya akan gencar mengawasi otoped listrik di jalan raya mulai Senin nanti. Meski begitu, larangan berkendara di jalan raya untuk otoped listrik sudah dilakukan sejak hari ini. (Asp)

Baca Juga:

Polisi Bakal Tilang dan Sita Skuter Matik yang Nekat Mengaspal di Jalanan


berita-singlepost-mobile-banner-3

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6