Situasi Papua Memanas, Mahfud MD Tegaskan Kasus Lukas Enembe Bukan Rekayasa Politik Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Situasi di Papua diklaim mulai memanas. Kondisi itu tak terlepas setelah Gubernur Papua Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh KPK.

"Di Papua sekarang situasi agak memanas karena diberitakan akan ada demo besar-besaran besok tanggal 20 September 2022 dengan tema menyelamatkan 'save Lukas Enembe'," kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD dalam jumpa pers di kantornya, Senin (19/9).

Baca Juga:

Ketua Sinode Gereja Kingmi Papua Minta KPK Bebaskan Bupati Mimika

Dia menegaskan bahwa kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh Gubernur Papua Lukas Enembe dan tengah diselidiki oleh KPK bukanlah rekayasa politik.

"Kasus Lukas Enembe bukan rekayasa politik. (Kasus ini) Tidak ada kaitannya dengan parpol (partai politik) atau pejabat tertentu, tetapi merupakan temuan dan fakta hukum," kata Mahfud.

Ia juga menekankan bahwa kasus Lukas Enembe ini telah diselidiki oleh Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) jauh sebelum mendekati tahun politik 2024 seperti sekarang.

Bahkan, lanjut Mahfud, dia pada 19 Mei tahun 2021 telah mengumumkan adanya 10 korupsi besar di Papua yang di dalamnya termasuk kasus Lukas Enembe.

"Sejak itu, saya mencatat setiap tokoh Papua datang ke sini (Jakarta), baik tokoh pemuda, agama, maupun adat, itu selalu nanya kenapa didiamkan, kapan pemerintah bertindak, kok sudah mengeluarkan daftar 10 tidak ditindak," kata Mahfud.

Oleh karena itu, Mahfud mengimbau agar Lukas Enembe segera memenuhi panggilan pemeriksaan yang dilayangkan oleh KPK.

Baca Juga:

"Menurut saya, jika dipanggil KPK datang saja. Kalau tidak cukup bukti, kami jamin dilepas dan dihentikan. Tapi, kalau cukup bukti harus bertanggung jawab karena kita bersepakat membangun Papua bersih dan damai sebagai bagian dari program pembangunan NKRI," jelas Mahfud.

Imbauan serupa juga disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. Ia mengimbau Lukas Enembe beserta penasihat hukumnya bisa memenuhi panggilan pemeriksaan dari KPK.

"Kami akan melakukan pemanggilan kembali. Mohon Pak Lukas dan penasihat hukumnya untuk hadir di KPK ataupun ingin diperiksa di Jayapura," kata Alex.

Ia pun meminta agar Lukas Enembe dan Pemerintah Provinsi Papua menenangkan masyarakat di sana. Alex menegaskan pihaknya akan senantiasa menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah dalam penyidikan kasus dugaan korupsi.

"Kami menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah. Kalau nanti Pak Lukas ingin berobat, kami pasti akan memfasilitasi. Hak-hak tersangka akan kami hormati," ujar dia. (*)

Baca Juga:

KPK Tetapkan Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai Tersangka

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jelang KTT G20, Terminal VVIP Bandara Ngurah Rai Direvitalisasi
Indonesia
Jelang KTT G20, Terminal VVIP Bandara Ngurah Rai Direvitalisasi

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau proyek revitalisasi Terminal VVIP Bandara Ngurah Rai Bali pada Jumat, (3/6) jelang KTT G20.

KBRI: Tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa Magnitudo 7,3 di Jepang
Dunia
KBRI: Tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa Magnitudo 7,3 di Jepang

Berdasarkan data KBRI Tokyo, jumlah WNI di Jepang sekitar 67 ribu orang.

Menteri Muhadjir: Penanganan COVID-19 Seperti Penyakit Biasa Jika Endemi
Indonesia
Menteri Muhadjir: Penanganan COVID-19 Seperti Penyakit Biasa Jika Endemi

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan jika pandemi COVID-19 nantinya berangsur menjadi endemi, penanganan penyakit akibat virus corona itu seperti menangani penyakit biasa.

8.000 Personel Polisi Amankan Rangkaian KTT G20 di Bali
Indonesia
8.000 Personel Polisi Amankan Rangkaian KTT G20 di Bali

"Untuk KTT direncanakan sekitar 6.826 personel. Itu yang sudah kami setting, tetapi kemarin kami mendapat instruksi dari Mabes Polri (jumlahnya) akan bertambah 20 persen," ucap Putu Jayan Danu Putra di Bali, Senin (12/9).

Penumpang Mabuk Serang Pramugara, Turkish Airlines Terlambat Tiba di Bandara Soetta
Indonesia
Penumpang Mabuk Serang Pramugara, Turkish Airlines Terlambat Tiba di Bandara Soetta

Pesawat Turkish Airlines TK 56 sempat terlambat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Banten.

Pemerintah Minta Pemudik Gunakan Jalur Alternatif dan Berangkat Lebih Awal
Indonesia
Pemerintah Minta Pemudik Gunakan Jalur Alternatif dan Berangkat Lebih Awal

Pemerintah tak hentinya mengampanyekan agar pemudik di Pulau Jawa menggunakan jalur Pantai Selatan (Pansela).

Bareskrim Sebut ACT Bayar Utang Rp 10 Miliar ke Koperasi Syariah 212
Indonesia
Bareskrim Sebut ACT Bayar Utang Rp 10 Miliar ke Koperasi Syariah 212

"Pembayaran utang salah satu perusahaan afiliasi ACT, Rp 10 miliar bersumber dari dana sosial Boeing," ujar Kasubdit IV Dittipideksus Bareskrim Polri, Kombes Andri Sudarmaji

Ganjil Genap Kembali Berlaku di Jakarta, Sejumlah Kendaraan Dikecualikan
Indonesia
Ganjil Genap Kembali Berlaku di Jakarta, Sejumlah Kendaraan Dikecualikan

Aturan ganjil genap Jakarta mulai berlaku kembali pada 9 Mei 2022.

OSO Pimpin Langsung Pendaftaran Partai Hanura ke KPU
Indonesia
OSO Pimpin Langsung Pendaftaran Partai Hanura ke KPU

Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), memimpin langsung partainya mendaftar sebagai peserta Pemilu 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta, Senin (8/8).

Kuasa Hukum Tak Akan Wakili Munarman Bacakan Surat Pembelaan
Indonesia
Kuasa Hukum Tak Akan Wakili Munarman Bacakan Surat Pembelaan

Kuasa hukum juga akan membacakan eksepsi