Siswa SMA Se-DIY Mulai PTM 100 Persen Pekan Depan, Ini ketentuannya Kegiatan pembelajaran tatap muka di MTs Negeri 1 Yogyakarta, Kamis (6/1/22) (ANTARA/Eka AR)

MerahPutih.com - Seluruh siswa SMA/SMK sederajat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan mulai pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen mulai Senin (10/1).

Wakil Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta, Suhirman mengatakan walau sudah bisa 100 persen, namun ada sejumlah persyaratan yang wajib diikuti sekolah. Pertama, durasi sekolah tatap muka masih dibatasi maksimal enam jam per hari.

Baca Juga:

10.429 Sekolah di Ibu Kota Gelar PTM

“Untuk melengkapi materi pelajaran masing-masing guru diperkenankan menggelar pembelajaran tambahan secara virtual. Praktik dilapangannya dibebaskan kepada pihak sekolah untuk menentukan metodenya,” jelas Suhirman di Yogyakarta, Kamis (6/1).

Selain itu, sekolah diizinkan menggelar PTM 100 persen apabila cakupan vaksinasi siswanya telah mencapai minimal 80 persen dan guru minimal 94 persen. Kemudian pihak sekolah wajib menjalankan protokol kesehatan mulai pagi sampai pelajaran berakhir.

"Siswa-siswinya tidak boleh ada keluhan sakit. Untuk sementara kantin sekolah masih ditiadakan," kata dia.

Baca Juga:

Legislator Golkar Dukung Pelaksanaan PTM

Pihaknya juga meminta orang tua siswa mampu mengimbangi penerapan prokes secara disiplin saat berada di rumah atau lingkungan masing-masing.Seperti meminta para siswa langsung pulang dan tidak berkerumun di sekolah usai pelajaran selesai.

Berdasarkan asesmen sementara, seluruh SMA/SMK dan sekolah sederajat di DIY sudah memenuhi syarat menggelar PTM secara penuh.

Sebelum melaksanakan PTM secara penuh, saat ini seluruh SMA/SMK di DIY menerapkan PTM 50 persen dari kapasitas kelas mulai 3 hingga 9 Januari 2021.

Disdikpora DIY akan melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan PTM 50 persen tersebut yang hasilnya sebagai dasar keputusan untuk melanjutkan rencana PTM 100 persen pada pekan depan.

Baca Juga:

Disdik DKI Diminta Akomodir Siswa yang Tak Dapat Izin Ikut PTM

Kepala MTs Negeri 1 Yogyakarta Muhammad Iriyadi mengatakan, sekolah siap melaksanakan PTM 100 persen namun masih menunggu ketentuan dari pemerintah daerah.

“Sarana prasarana pendukung protokol kesehatan sudah tersedia cukup lengkap. Siswa wajib melakukan pengecekan suhu dan mencuci tangan sebelum masuk ke kelas,” katanya.

Sejumlah peraturan pun dibuat untuk mengantisipasi kerumunan, di antaranya siswa tetap berada di kelas saat jam istirahat, guru melakukan monitoring secara rutin, dan membuat pengaturan jadwal penjemputan siswa. Pihaknya juga sudah melakukan stimulasi pembelajaran tatap muka 100 persen beberapa waktu lalu. (Patricia Vicka/Yogyakarta)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wapres Tiba di Tanah Air, 4 Ribuan Jemaah Haji Lainnya Menyusul Jumat
Indonesia
Wapres Tiba di Tanah Air, 4 Ribuan Jemaah Haji Lainnya Menyusul Jumat

Jemaah haji yang tiba di tanah air akan dipantau kondisi kesehatannya selama 21 hari.

KPK Periksa Kepala Bapelitbangda Bekasi Terkait Kasus Rahmat Effendi
Indonesia
KPK Periksa Kepala Bapelitbangda Bekasi Terkait Kasus Rahmat Effendi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kepala Bapelitbangda Bekasi, Dinar Faisal Badar dan karyawan PDAM Bekasi, Uci Indrawijaya, Senin (31/1).

Analis Sebut IPO GoTo dan Bukalapak Tidak Bisa Dibandingkan
Indonesia
Analis Sebut IPO GoTo dan Bukalapak Tidak Bisa Dibandingkan

Masa penawaran umum saham akan berlangsung mulai 1 - 7 April 2022 dan pencatatan di Papan Utama BEI dengan kode saham GOTO dijadwalkan pada 11 April 2022.

Sikapi Konflik Ukraina-Rusia, DK PBB Akan Pungut Suara untuk Sidang Khusus Darurat
Dunia
Sikapi Konflik Ukraina-Rusia, DK PBB Akan Pungut Suara untuk Sidang Khusus Darurat

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Minggu (27/2) akan melakukan pemungutan suara untuk memutuskan perlu menggelar sidang khusus darurat terkait invasi Rusia ke Ukraina.

Di Sumut Harga Elpiji Nonsubsidi 12 Kilogram Rp 215.000
Indonesia
Di Sumut Harga Elpiji Nonsubsidi 12 Kilogram Rp 215.000

Di Sumatera, elpiji non subsidi (bright gas) akan disesuaikan dari sebelumnya Rp 91.000, sekarang jadi Rp 104.000. Untuk bright gas 12 kg sebelumnya Rp 189.000, sekarang jadi Rp 215.000.

Satgas COVID-19 Ungkap Persyaratan Wajib bagi Warga Ingin Mudik
Indonesia
Satgas COVID-19 Ungkap Persyaratan Wajib bagi Warga Ingin Mudik

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Suharyanto menjelaskan, pihaknya akan segera mengeluarkan surat edaran untuk mengatur perjalanan dalam negeri.

Terduga Teroris Dokter Sunardi, Alumni UNS Surakarta yang Aktif Berkegiatan Sosial
Indonesia
Terduga Teroris Dokter Sunardi, Alumni UNS Surakarta yang Aktif Berkegiatan Sosial

"Dia (Sunardi) aktif di IDI. Sering beraktivitas di beliau berpraktek untuk sosial. Banyak yang digratiskan oleh beliau," kata Arif

NasDem Tegaskan Tidak akan Tinggalkan PKS dan Demokrat
Indonesia
NasDem Tegaskan Tidak akan Tinggalkan PKS dan Demokrat

Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali menegaskan partainya tidak akan meninggalkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat meski baru membangun komunikasi dengan PDIP.

[HOAKS atau FAKTA]: Rusia Akui Indonesia Punya Kekuatan Militer Terbesar Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Rusia Akui Indonesia Punya Kekuatan Militer Terbesar Dunia

Akun Facebook Mawar Hitam mengunggah sebuah video yang tidak memiliki keterkaitan antara judul dengan isi konten.

Airlangga Sebut Pemerintah Berikan Kemudahan Pinjaman Modal Usaha untuk UMKM
Indonesia
Airlangga Sebut Pemerintah Berikan Kemudahan Pinjaman Modal Usaha untuk UMKM

"Pemerintah selalu berkomitmen membantu UMKM dari segi bantuan tunai serta memberikan kemudahan pinjaman modal usaha," kata dia