Sistem Sastra Harus Ikuti Zaman? Dalam dunia modern, sesuatu yang baik dan bagus, asalkan baru yang mengakibatkan sastra modern kebebasan. (Foto: freepik/freepik)

KARYA sastra merupakan realisasi sistem sastra, aktualisasi sastra. Dalam masyarakat modern, sastra semakin dilepaskan dari situasi komunikasi yang normal. Dalam berbagai sumber disebutkan bahwa sastra adalah tulisan, ecriture. Perkembangan sastra modern sangat dipengaruhi oleh perkembangan melek huruf.

Menurut sumber-sumber dunia sastra, dapat dikatakan bahwa secara umum yang menjadi kriteria nilai yang tertinggi dalam dunia yang modern adalah sesuatu yang baru. Semua baik dan bagus, asalkan baru.

Baca Juga:

Sastra Siber Berperan Penting dalam Melestarikan Bahasa

sastra
Mutu keindahan yang di masa lampau kelihatannya sudah cukup tegas sekarang sudah menjadi terlalu subjektif jika ingin dikenakan pada sastra modern. (Foto: freepik/freepik)

Inilah yang mengakibatkan sastra modern kebebasan dan kebutuhan para seniman untuk merombak sistem sastra jauh lebih besar dan radikal daripada zaman lampau. Sistem itu tidak jelas lagi, kabur dan kacau batasannya, demikian pula batas-batas jenis sastra.

Situasi ini menjadi semakin rumit lagi karena banyak pengarang yang menjadi ahli teori sastra dan begitu juga sebaliknya. Dimana-mana interaksi praktik sastra dan teori sastra semakin erat dan kuat. Akibatnya untuk penelitian teori sastra, para ahli teori barat makin tertarik pada pembaharuan dan penyimpangan. Lalu, teori harus disesuaikan dengan sistem sastra itu sendiri dan perkembangan zaman.

Definisi sastra itu sendiri makin banyak didiskusikan dan diperjuangkan, sebab tidak jelasnya batasan antara sastra dan bukan sastra. Mutu keindahan yang di masa lampau kelihatannya sudah cukup tegas, namun sekarang sudah menjadi terlalu subjektif jika ingin dikenakan pada sastra modern.

Kini, karya sastra berada dalam sistem era sastra siber, terpaksa kita sebagai pembaca bersedia untuk menafsirkannya dan memahaminya untuk mengetahui ciri kesastraannya. Kita lihat contoh sajak ini :

DOMPET HITAMDua penonton bioskop RatihJumat malammenemukan dompet hitamdi tempat duduk kelas duapada pertunjukanpetang hari.

Apakah puisi ini merupakan sajak yang baik menurut sistem sastra? Penulisannya sebagai sajak sudah cukup dalam kebudayaan tulisan kita untuk mendorong si pembaca untuk membacanya sebagai sajak, dengan memakai kemampuan konvensi.

Baca Juga:

Marga T, Kontribusi Penulis Keturunan Tionghoa dalam Sastra Indonesia

sastra
Secara umum yang menjadi kriteria nilai yang tertinggi dalam dunia yang modern adalah sesuatu yang baru. (Foto: freepik/jcomp)

Sikap dan pendekatan dari para ahli sastra sudah tentu dibutuhkan. Situasi itu berarti bahwa ahli sastra tidak perlu lagi bekerja dengan peralatan teori yang ketinggalan zaman, yang hanya cocok untuk sastra masa lampau, yang tidak berharga lagi bagi sastra kontemporer (kini).

Teori perombakan teori lama berdasarkan penelitian sastra zaman ini juga ada akibatnya yang kurang memuaskan. Pertama-tama kita ingat masalah sastra kontemporer yang tidak bersifat merombak, walaupun soal itu hanya dapat disinggung sepintas.

Lalu, haruskah kita menilai bahwa prosa Umar Kayam atau N.H. Dini tidak bernilai karena tidak merombak sistem sastra konvensional?

Dalam masyarakat yang pluriform rupa-rupanya mungkinlah untuk menciptakan sastra yang pluriform pula, yang nilainya tidak hanya ditentukan oleh perombaknya. Tetapi dalam konteks sastra modern para pembaharu atau para perombaklah yang menarik minat besar dari para ahli teori sastra dan pengeritik sastra yang juga cukup maju orientasinya.

Situasi ini jelas sudah terdapat di Indonesia dan runyam. Tetapi kritik sastra yang diperlukan dalam masyarakat ini juga tidak pluriform, walaupun untuk seorang kritikus individual. Apalagi dalam sastra siber, segala halnya menjadi mudah dan tidak tersaring. Termasuk untuk mendapatkan sebuah kritik. (DGS)

Baca Juga:

Menengok ke Timur, Mengenal Sastrawan dari Luar Jawa

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Secretlab Titan XXS, Kursi Gaming Mini Khusus untuk Anak-Anak
Fun
Secretlab Titan XXS, Kursi Gaming Mini Khusus untuk Anak-Anak

Bermula dari lelucon April Mop, Secretlab hadirkan kursi gaming khusus anak-anak.

Kemenparekraf Gandeng Huawei untuk Kembangkan Industri Parekraf
Fun
Kemenparekraf Gandeng Huawei untuk Kembangkan Industri Parekraf

Kemenparekraf dan Huawei siap membuka peluang usaha baru.

Proyektor Tanpa Kabel, Praktis untuk Presentasi
Fun
Proyektor Tanpa Kabel, Praktis untuk Presentasi

Tak perlu ribet merapikan kabel sebelum presentasi.

Sutradara Ungkap Inspirasi Garap Film 'Lightyear'
ShowBiz
Sutradara Ungkap Inspirasi Garap Film 'Lightyear'

Menceritakan kisah orisinal karakter space ranger Buzz Lightyear,

Kreativitas Sederhana yang Bikin Panjang Umur
Fun
Kreativitas Sederhana yang Bikin Panjang Umur

Ternyata kreativitas sederhana dalam hidup memperpanjang umur.

'I Don't Mind', Anthem untuk Para Bucin dari Rahmania Astrini
ShowBiz
'I Don't Mind', Anthem untuk Para Bucin dari Rahmania Astrini

Rahmania Astrini pernah mendapat AMI Awards 2021 sebagai Penyanyi R&B Solo Artist Terbaik.

Spotify Segera Hadirkan 'Audiobooks'
Hiburan & Gaya Hidup
Spotify Segera Hadirkan 'Audiobooks'

Untuk memperbanyak jenis konten yang dihadirkan selain lagu dan siniar (podcast).

Tim Cook Apple Khawatir Apple Hanya Dipakai untuk Media Sosial
Hiburan & Gaya Hidup
Tim Cook Apple Khawatir Apple Hanya Dipakai untuk Media Sosial

Cook ingin membantu para pengguna Apple, mengurangi screen time.

'Squid Game' Nongol di Animal Crossing
ShowBiz
'Squid Game' Nongol di Animal Crossing

Menampilkan karya dalam momen penting dari pertunjukan.

Segera Ada Iklan di Netflix
Fun
Segera Ada Iklan di Netflix

Nonton Netflix akan disertai dengan iklan.