Sistem Persenjataan TNI Tertinggal Jauh Dibanding Negara Tetangga Sejumlah prajurit Korps Marinir menyiapkan kendaraan tempur RM.70 Grad dan MLRS Vampire (ANTARA FOTO/Serka Mar Kuwadi)

MerahPutih.Com - Tentara Nasional Indonesia hari ini merayakan ulang tahun yang ke-72. Dalam usia tersebut, TNI justru dinilai belum memiliki persenjataan yang memadai. Bahkan ada yang menyebutkan sistem persenjataan TNI kalah jauh dibanding negara tetangga.

Syarikat Kebangkitan Pemuda Islam (SKPI) menyebutkan, memasuki usianya yang ke 72 tahun, Tentara Nasional Indonesia (TNI) masih banyak yang harus disoroti, salah satunya sistem persenjataannya yang masih cukup tertinggal dari negara lain.

Oleh karena itu TNI harus terus membenahi teknologi alat utama sistem persenjataan (Alutsista) agar pertahanan Indonesia semakin canggih, disegani negara lain, kata Wakil Ketua Umum SKPI, Dias Baskara Muchdi, di Jakarta, Kamis (5/10).

"SKPI mengucapkan Dirgahayu TNI. Semoga tambah banyak prestasi dan TNI semakin dekat dengan rakyat. Namun, perlu diingat Alutsista TNI masih jauh dari kemajuan, yang hebat itu personel yang menggunakan dan yang merawat, kalau persenjataan masih sangat jauh dari hebat. Oleh karena itu perlu ditingkatkan," kata Dias Baskara Muchdi.

Dias sebagaimana dilansir Antara mencontohkan, saat ini senjata-senjata yang digunakan dalam satuan TNI mayoritas merupakan senjata tua yang teknologinya tertinggal jauh dengan negara lain. Peremajaan senjata perlu dilakukan agar Indonesia semakin berdaulat dalam menjaga pertahanan dan keamanannya.

"Oleh karena itu pengadaan untuk tujuan peremajaan senjata harus segera dilakukan dan pemerintah juga harus mendukung agar bisa terlaksana," katanya.

Sementara itu, Sekjen SKPI Fauzan Rachmansyah mengatakan, meski tertinggal jauh dari sistem persenjataan, TNI wajib bersyukur memiliki prajurit yang unggul sehingga kekuatan militer Indonesia tetap diakui dunia.

"Jaman dulu pakai bambu runcing saja menang, jaman sekarang dengan senjata yang minim aja banyak berprestasi dikancah internasional. Apalagi kalau diberi senjata yang modern, pasti prajurit kita jadi semakin kuat. Tentara Indonesia harus dibekali dengan alutsista produksi dalam negeri, dan terus memutakhirkan alutsistanya. Jangan bangga cuma unggul di Asia Tenggara, unggul di dunia dong," ujarnya.

Fauzan berharap, di HUT yang ke 72 ini TNI dapat terus mempertahankan prestasinya. Sebagai instansi yang paling dipercaya masyarakat, TNI harus terus menjaga keamanan dan menebar manfaat bagi masyarakat Indonesia seperti yang selama ini berjalan.(*)


Tags Artikel Ini

Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH