Sisir Kali Surabaya, Tim Ecoton Temukan 2,5 Kuintal Limbah Popok Bayi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 13 Juli 2017
Sisir Kali Surabaya, Tim Ecoton Temukan 2,5 Kuintal Limbah Popok Bayi

Lembaga Konservasi Lahan Basah (Ecoton) menggelar bersih-bersih Kali Surabaya dari sampah popok bayi, Kamis (13/7). (MP/Budi Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Lembaga Konservasi Lahan Basah (Ecoton) menggelar bersih-bersih Kali Surabaya, khususnya sampah popok bayi, Kamis (13/7). Hasilnya, 2,5 kuintal popok bayi berhasil dikumpulkan dari berbagai jenis sampah.

Sampah hasil penyisiran diserahkan ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya. Tim Ecoton mengawali bersih-bersih kali dari Rolak Gunungsari sampai sungai yang melintas di sebelah Gedung DPRD Surabaya dengan perahu karet.

"Jadi, kondisi pencemaran sungai dan anak-anak Sungai Brantas di wilayah Surabaya sudah sangat memprihatinkan. Ini sudah 2,5 kuintal sampah popok yang mengapung di sungai," kata Direktur Ecoton Prigi Arisandi.

Menurut Prigi, Surabaya sebagai hilir dari Sungai Brantas, harus ketiban sampur limbah popok sekali pakai dari tiga kabupaten kota lainnya, yaitu Gresik, Sidoarjo, dan Mojokerto. Hal ini seharusnya menggugah Pemerintah Surabaya untuk bergerak cepat mengatasi permasalahan kiriman ini.

Selain itu, Ecoton juga berharap agar produsen popok untuk menyediakan drop box popok bekas pakai dan melakukan pengambilan secara regular untuk melakukan pengelolaan sesuai dengan standar lingkungan yang ada.

Pembuangan popok bayi ke sungai salah satunya karena ada mitos yang masih berkembang di masyarakat. Salah satu warga yang punya kebiasaan membuat popok di sungai Silvia misalnya, masih percaya adanya mitos popok bayi.

"Orang-orang tua selalu menyuruh saya, kalau buang popok bayi usahakan di sungai. Kalau di sampah, kuatirnya dibakar, imbasnya pantat bayinya nanti jadi gatal-gatal karena panas," kata Silvia.

Berita ini merupakan laporan dari Budi Lentera, kontributor merahputih.com untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Bandar Narkoba Ditangkap Di Lokasi Wisata Gili Trawangan

#Sampah #Surabaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Menyambut World Cleanup Day 2026, JHL Group dan Banksasuci menggelar aksi bersih-bersih Sungai Cisadane lewat program Impactful Ecosystem. Simak aksi selengkapnya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Indonesia
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Petugas membongkar setiap gundukan menggunakan alat berat, kemudian menyemprot dan mendinginkannya sebelum menutup kembali bagian tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Indonesia
Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah Sehari, DPRD Buka Opsi Buangan Hotel hingga Restoran Dikelola di Luar
Wilayah sekitar Jakarta seperti Tangerang dan Bekasi dapat menjadi salah satu opsi lokasi pengelolaan sampah.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah Sehari, DPRD Buka Opsi Buangan Hotel hingga Restoran Dikelola di Luar
Indonesia
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta menghasilkan lebih dari 9.000 ton sampah per hari. Gerakan pilah sampah naik menjadi 23,14 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Indonesia
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Program ini untuk perubahan perilaku dan fokus penanganan sampah dari sumber sampah serta perbaikan tata kelola sampah terintegrasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Indonesia
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
. Setiap pihak yang menghasilkan, mengangkut, maupun mengelola sampah harus dapat mempertanggungjawabkan alur penanganannya.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Anak Buahnya Jatuh Sanksi ke Pihak Swasta yang Kelola Pembuangan Sampah Liar di Cilincing
Pramono menginstruksikan jajarannya untuk menghentikan pemberian izin pihak swasta tersebut dalam mengelola sampah.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Gubernur Pramono Minta Anak Buahnya Jatuh Sanksi ke Pihak Swasta yang Kelola Pembuangan Sampah Liar di Cilincing
Indonesia
Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal di Jakarta Cuma Dikenai Sanksi Denda Rp 10 Juta
Penindakan tersebut merupakan bagian dari penataan sistem pengangkutan sampah sehingga setiap penyedia jasa bekerja secara bertanggung jawab dan sesuai aturan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal di Jakarta Cuma Dikenai Sanksi Denda Rp 10 Juta
Indonesia
Bank Jakarta Bakal Bangun Biodigester di Rorotan, Bisa Olah 500 Kg Sampah Organik per Hari
Bank Jakarta membangun dua biodigester di Jakarta Utara. Biodigester itu bisa mengolah hingga 500 kg sampah per hari.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Bank Jakarta Bakal Bangun Biodigester di Rorotan, Bisa Olah 500 Kg Sampah Organik per Hari
Bagikan