Sirkuit Belum Jelas, Fraksi PDIP Masih Ngotot Ajukan Interpelasi Formula E DPRD Jakarta. (Foto: MP/ Asropih)

MerahPutih.com - Hak interpelasi kepada Gubernur Anies Baswedan untuk menanyakan kejelasan Formula E, masih tetap berjalan. Fraksi PDIP dan PSI masih ingin melobi fraksi lain walaupun dalam pengajuan sebelumnya gagal dan tidak didukung mayoritas fraksi di DPRD.

"Interpelasi kan enggak pernah mati. Jadi ini kan masih dipending," kata Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Ima Mahdiah di Jakarta, Selasa (23/11).

Baca Juga:

KPK Pakai Strategi 'Makan Bubur Panas' Usut Dugaan Korupsi Formula E

Ia menegaskan, sampai hari ini, Fraksi PDI Perjuangan dan PSI masih ingin menggunakan interpelasi lantaran gelaran balap mobil berenergi listrik itu masih belum jelas. Salah satunya lokasi gelaran yang sampai kini belum diputuskan.

Selain itu, terkait pembayaran commitment fee yang dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta kepada Formula E Operation (FEO).

"Yang menjadi aneh adalah biaya yang sudah dikeluarkan sama dinas olahraga kan Rp 2,4 triliun ya. Tapi tiba-tiba yang saya baca dalam 2 hari bisa dinego jadi Rp 560 miliar," ujarnya.

Ia menegaskan, terkait pengusutan kasus, aparat penegak hukum dinilainya sudah bisa melihat kecurigaan, karena dana yang tadinya Rp 2,4 triliun bisa turun 560 miliar namun tetap tinggi untuk sekedar commitment fee.

Formula E. (Foto:formula e)
Formula E. (Foto:formula e)

"Di negara lain tidak ada yang membayar commitment fee setinggi Jakarta. Seharusnya bisa ada penemuan-penemuan kenapa bisa tinggi,"katanya.

Fraksi PDIP menilai perhelatan Formula E, tidak relevan akibat kondisi ekonomi masyarakat yang lemah karena hantaman wabah COVID-19. Dana anggaran Formula E bisa alokasikan dananya ke rakyat yang butuh bantuan,

"Masih banyak orang di-PHK," ujarnya. (Asp)

Baca Juga:

Molornya Penentuan Sirkuit Formula E Timbulkan Tanda Tanya Legislator Kebon Sirih

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Bakal Gelar Perkara Kasus Durian yang Diduga Seret Cak Imin
Indonesia
KPK Bakal Gelar Perkara Kasus Durian yang Diduga Seret Cak Imin

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johanis Tanak bakal meminta tim penyidik untuk melakukan gelar perkara kasus dugaan suap pengucuran Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada 2011 atau yang dikenal dengan kasus 'kardus durian'.

[HOAKS atau FAKTA] Pemerintah Paksa Warga Divaksin Booster
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Pemerintah Paksa Warga Divaksin Booster

Beredar sebuah narasi melalui pesan Whatsapp yang mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia akan memberikan vaksin booster. Pemberian vaksin tersebut diklaim akan dilakukan dengan memberikan vaksin ketiga.

10 RT dan 1 Ruas Jalan di Jakarta Barat Terendam Banjir
Indonesia
10 RT dan 1 Ruas Jalan di Jakarta Barat Terendam Banjir

Banjir melanda beberapa titik di Ibu Kota Jakarta setelah diguyur hujan besar, Selasa (18/1).

KNKT Segera Rilis Temuannya Terkait Kecelakaan TransJakarta
Indonesia
KNKT Segera Rilis Temuannya Terkait Kecelakaan TransJakarta

Sehingga bisa berjalan lebih efektif dan efisien

[HOAKS atau FAKTA]: PKS Dibubarkan
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: PKS Dibubarkan

Pemberitaan mengenai PKS yang dibubarkan, tidak ditemukan berita resminya.

Mabes Polri Pastikan Irjen Ferdy Sambo Tak Punya Jabatan Aktif
Indonesia
Mabes Polri Pastikan Irjen Ferdy Sambo Tak Punya Jabatan Aktif

Polri memastikan Irjen Ferdy Sambo sudah tidak lagi bertugas alias dinonaktifkan sebagai Kepala Satuan Tugas Khusus (Kasatgassus).

Kejagung Koordinasi dengan KPK Tangani Kasus Surya Darmadi
Indonesia
Kejagung Koordinasi dengan KPK Tangani Kasus Surya Darmadi

Kejagung memastikan bakal melakukan koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menangani kasus dugaan korupsi yang menjerat Apeng

PDIP Tolak Pecat Arteria Dahlan
Berita
PDIP Tolak Pecat Arteria Dahlan

Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan sudah menyatakan permintaan maaf

Di Bandung, 87 Tempat Karaoke, 23 Bar Bakal Diawasi Ketat Saat Nataru
Indonesia
Di Bandung, 87 Tempat Karaoke, 23 Bar Bakal Diawasi Ketat Saat Nataru

Saat malam Tahun Baru, tidak diperbolehkan untuk kegiatan perayaan.

Gerindra Gelar Rakernas Agustus, Deklarasi Prabowo Capres
Indonesia
Gerindra Gelar Rakernas Agustus, Deklarasi Prabowo Capres

DPP Partai Gerindra berencana menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada Agustus 2022 mendatang.