Sirene Kuno Tiga Zaman Bakal Berbunyi di Solo Saat Pergantian Tahun Wali Kota Solo, Jawa Tengah, FX Hadi Rudyatmo, Minggu (22/12). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota Solo, Jawa Tengah melarang warga menjual dan menyalakan kembang api saat perayaan pergantian Tahun Baru 2020. Larangan tersebut tertuang dalam surat pengumuman No.334/4010 tentang Pelaksanaan Perayaan Malam Tahun Baru 2020 tertanggal 13 Desember 2019 dan ditandatangani langsung Wali Kota Solo, FX. Hadi Rudyatmo.

"Ya benar kami telah mengeluarkan surat imbauan itu dengan tujuan menjaga kondusifitas Kota Solo debgan tidak menjual dan membunyikan petasan saat pergantian tahun 2020," ujar Rudy kepada Merahputih.com, Minggu (22/12).

Baca Juga:

Sukses Bikin Kue Natal, Pelajari Tekniknya

Rudy mengatakan surat imbauan itu disebar luaskan pada 54 kelurahan dan lima kecamatan di Solo. Larangan menjual dan menyalakan kembang api dikhawatirkan dalam membahayakan lingkungan.

"Larangan menyalakan kembang api saat malam pergantian tahun bukan kali pertama ini dilakukan Pemkot Solo. Kami pada 2018 dan 2019 juga membuat larangan serupa," kata dia.

Pesta Kembang Api Mewah Khas Abu Dhabi dan Dubai Sambut Hari Idul Fitri
Ilustrasi Kembang Api (Foto: gulfnews)

Pemkot Solo berencana membunyikan sirene kuno peninggalan penjajahan Belanda yang ada di Stadion Sriwedari untuk penanda pergantian tahun 2020. Selain itu, juga akan membunyikan gong di area Car Free Night (CFN).

"Itu bukan sirine sembarangan. Benda benda kuno ini eksis selama tiga zaman, yakni zaman Kolonial Belanda, Pendudukan Jepang, hingga aktif digunakan sebagai penanda buka puasa Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

"Zaman kolonial Belanda kalau sirine berbunyi pasukan Belanda akan melakukan serangan. Kami akan bunyikan sirine dan gong saat pergantian tahun baru untuk menggantikan petasan dan kembang api," kata dia.

Baca Juga:

TNI Pastikan Tak Pengerahan Tentara ke Papua Jelang Perayaan Natal

Politisi PDIP meyakini pergantian malam tahun baru tanpa petasan dan kembang api akan membuat warga lebih nyaman. Gong pesta pergantian Tahun Baru 2020, lanjut dia, ditempatkan di sekitar lima panggung, yakni di depan Diamond Solo Convention Center, rumah dinas Loji Gandrung, depan Stadion Sriwedari, persimpangan Ngarsopuro, dan depan Balai Kota sebagai panggung utama.

"Kami berharap warga bisa mematuhi kebijakan ini demi kenyamanan bersama," kata dia. (Ism)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH