Sipir AR Jadi Perantara Pengedar Narkoba di Dalam Lapas Tersangka AR, petugas sipir Lapas Surabaya kelas 1 di Porong, Sidoarjo Jawa Timur yang merangkap jadi kurir narkoba. (MP/Budi Lentera)

MerahPutih - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur masih mendalami kasus petugas sipir Lapas Surabaya kelas 1 di Porong, Sidoarjo Jawa Timur yang menjadi kurir narkoba.

Kepala BNNP Jawa Timur, AKBP Wisnu Candra mengatakan AR, demikian sipir tersebut, bersama salah satu tahanan lapas Porong, Andro memiliki peran vital dalam peredaran narkoba di dalam lapas Porong.

Andro bertugas memasok sabu ke dalam lapas. Namun, untuk bisa memasukkan sabu ke lapas, Andro memakai peran jasa AR yang notabene sebagai sipir lapas.

"Andro pesan sabu di luar. Tetapi AR yang mengambil sabunya ke orang suruhan pemasok. Setelah AR dapatkan sabu, AR membawa ke lapas, dan diberikan ke Andro," ujar AKBP Wisnu Chandra di Surabaya, Jawa Timur, Senin (17/7).

Kemudian ketika sabu tersebut sudah di tangan Andro, sebagian dijual ke luar dan sebagian lagi diedarkan ke lapas. Agar sabu bisa ke luar dari lapas, Andro lagi-lagi memakai peran AR.

"Jadi, saat AR piket dialah yang bawa barang keluar dan masuk. Tapi, saat lepas piket, AR juga lah yang mengambil dan mengantar sabu orang suruhan Andro. Dan ini sudah beberapa kali," lanjutnya.

mencari darimana sumber sabu-sabu tersebut. Termasuk menyita alat komunikasi yang dimiliki Andri di dalam lapas.

Polisi saat ini masih mencari darimana Andro memperoleh sabu-sabu tersebut. Penyidik juga sudah menyita alat komunikasi yang dimiliki Andro di dalam lapas.

"Dia pakai jaringan terputus, itu yang sedikit menyulitkan kita. Tapi kita akan berusaha. Dan dugaan kuat, sabu ini dipasok dari luar Jatim," ucapnya.

Berita ini merupakan laporan dari Budi Lentera kontributor merahputih.com untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya. Baca berita terkait Kota Surabaya lainnya di: Sipir Lapas di Surabaya Nekad Jadi Kurir Sabu


Tags Artikel Ini

Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH