Sinovac Tingkatkan Kapasitas Produksi hingga Satu Miliar Dosis PT Bio Farma (Persero) menerima kedatangan 15 juta dosis bahan baku (bulk) vaksin COVID-19 dari Sinovac, Tiongkok. (Foto: (Antara/Dok Humas Bio Farma)

MerahPutih.com - Salah satu unit Sinovac Biotech dapat menggandakan kapasitas produksi tahunan vaksin CoronaVac menjadi satu miliar dosis pada Februari. Demikian pernyataan dari ketua grup tersebut, Rabu (13/1).

Lebih dari tujuh juta dosis vaksin CoronaVac, salah satu dari tiga yang telah terdaftar dalam program vaksinasi darurat Tiongkok, sejauh ini telah disuplai ke daerah-daerah termasuk kota Beijing dan provinsi Guangdong, kata direktur Sinovac Biotech Yin Weidong dalam sebuah konferensi pers.

Kala fase pertama dari lini produksi Sinovac Life Sciences yang telah ada dapat membuat 500 juta dosis CoronaVac dalam satu tahun, yang lain dengan kapasitas tahunan 500 juta dosis dapat beroperasi pada Februari, kata Yin.

Baca Juga:

FBI Deteksi Rencana Demo Bersenjata Saat Pelantikan Biden

Para peneliti di Brasil pada hari Selasa merilis data kemanjuran baru untuk vaksin tersebut, yang menunjukkan tingkat keberhasilan yang berbeda-beda dari lokasi uji coba di tiga negara.

Vaksin Covid-19 buatan Sinovac tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (6/12) malam. ANTARA/BPMI Setpres/Muchlis Jr/pri.
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (6/12) malam. ANTARA/BPMI Setpres/Muchlis Jr/pri.

Uji coba di berbagai negara dirancang berbeda, tetapi dosis CoronaVac yang diuji berasal dari kelompok yang sama, kata Yin.

"Hasil uji klinis tahap III ini cukup untuk membuktikan bahwa keamanan dan efektivitas vaksin CoronaVac di seluruh dunia baik," kata Yin, seperti dikutip Antara.

Baca Juga:

Malaysia Laporkan 2.643 Kasus dalam Sehari

Sejauh ini, Tiongkok telah memberikan lebih dari 10 juta dosis COVID-19, kata Wang Bin, seorang pejabat Komisi Kesehatan Nasional, kepada wartawan.

Ketika data uji klinis dan pasokan vaksin meningkat, negara itu secara bertahap akan memasukkan mereka yang berusia di atas 60 tahun ke dalam skema vaksinasi, yang saat ini difokuskan pada orang berusia antara 18-59 dalam kelompok prioritas dengan risiko infeksi yang lebih tinggi, kata Wang, tanpa memberikan garis waktu yang jelas. (*)

Baca Juga:

Pendiri Freeport-McMoRan Jim Bob Moffett Tutup Usia

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Spesialis Paru: Cuci Tangan 20 Detik untuk Cegah Penularan COVID-19
Indonesia
Spesialis Paru: Cuci Tangan 20 Detik untuk Cegah Penularan COVID-19

Cuci tangan secara bersih dan benar bisa membunuh seluruh mikroorganisme yang menempel.

Ganggu Pemadangan Mata, Gerobak Pemulung di Kawasan Senen Ditertibkan
Indonesia
Ganggu Pemadangan Mata, Gerobak Pemulung di Kawasan Senen Ditertibkan

“Kami bersama anggota Satpol PP Kecamatan dan Satpol PP Kelurahan menertibkan puluhan gerobak pemulung, karena merusak pemandangan mata sehingga menjadi kumuh," kata Agus

Yordania Umumkan Rekor Baru Kasus Harian COVID-19
Dunia
Yordania Umumkan Rekor Baru Kasus Harian COVID-19

Negara ini tengah mengahdapi tiga kali lipat jumlah kematian hanya dalam dua pekan terakhir.

PSBB Total, Jakarta Tiadakan CFD
Indonesia
PSBB Total, Jakarta Tiadakan CFD

Dengan adanya kebijakan itu, Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyarankan untuk masyarakat yang berolahraga dilakukan di sekitar rumah dan jalur sepeda yang berada di dekat rumah.

Anies Kembali Perpanjang PSBB Transisi Sampai 27 Agustus
Indonesia
Anies Kembali Perpanjang PSBB Transisi Sampai 27 Agustus

Keputusan ini atas pertimbangan dari Epidemiologi FKM UI dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Fokompimda) sore tadi.

  Menkominfo Luncurkan Aplikasi Pantau Orang Tanpa Gejala COVID-19
Indonesia
Menkominfo Luncurkan Aplikasi Pantau Orang Tanpa Gejala COVID-19

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Plate mengatakan aplikasi tersebut mampu memantau pergerakan pasien Covid-19 yang telah dinyatakan positif, ODP maupun PDP.

 Upaya Bappenas Dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19
Indonesia
Upaya Bappenas Dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19

"Bappenas telah menyusun protokol untuk masyarakat produktif dan aman COVID-19. Jadi ada tiga kriteria yang digunakan mengacu pada WHO," kata Subandi

 Di Jakarta Terjadi Pelambatan Jumlah Penderita Corona
Indonesia
Di Jakarta Terjadi Pelambatan Jumlah Penderita Corona

"Khusus DKI perkembangan yang terakhir kasus positif telah mengalami perlambatan yang sangat pesat. Dan saat ini sudah mengalami flat," kata Doni Monardo.

Pelajar Kakak Beradik Sumbangkan Uang Tabungan Selama Setahun untuk Penanganan COVID-19
Indonesia
Pelajar Kakak Beradik Sumbangkan Uang Tabungan Selama Setahun untuk Penanganan COVID-19

Banyak rumah sakit kekurangan alat pelindung diri (APD) dan warga kesulitan ekonomi.

DPRD DKI Tetap Ngotot Gelar Pilwagub di Tengah Corona, Ada Apa?
Indonesia
DPRD DKI Tetap Ngotot Gelar Pilwagub di Tengah Corona, Ada Apa?

Andyka menuturkan pihaknya sudah melayangkan surat kepada kepolisian untuk melaksanakan rapat paripurna pemilihan wagub