Singkirkan Lin Dan, Jonatan Christie Beberkan Rahasia Pebulu tangkis tunggal putra, Jonatan Christie. (Dok PBSI)

MerahPutih.com - Pebulu tangkis tunggal putra Jonatan Christie yang berstatus non-unggulan berhasil menyingkirkan pemain senior unggulan tiga asal Tiongkok, Lin Dan. Dalam pertandingan itu, Jonatan mengalahkan mantan pemain peringkat satu dunia itu dengan dua game langsung dengan 21-19, 21-16 di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, Tiongkok, Rabu (15/11).

“Poin paling penting ada di game pertama. Karena poinnya kan mepet terus. Saya nggak mau kecolongan di game pertama, karena bisa jadi di game kedua dia lebih percaya diri dan saya jadi ngedrop. Jadi sebisa mungkin poin-poin penting saya paksa. Apalagi pas 17 sama, saya banyakin smash dan cepetin di lapangan,” kata Jonatan seusai bertanding.

Menang di game pertama, Jonatan meneruskan tren positif penampilannya di game kedua. Ia terus memimpin jalannya pertandingan hingga 20-9. Suasana sempat menegang manakala Jonatan tak bisa mengalahkan Lin Dan begitu saja. Jonatan bahkan harus bersabar ketika Lin Dan mencoba menyusul hingga 20-16. Beruntung akhirnya tunggal putra Pelatnas PBSI tersebut bisa memenangkan game kedua dengan 21-16.

“Tadi saya sudah unggul 20-9, dari situ dia juga jadinya all out aja. Karena di game kedua awal dia agak tegang. Berasa dari game pertama kami salaman aja tangannya sudah dingin. Sebagai pemain kita bisa merasakan kalau lawan lagi nervous. Saya juga kalau tegang tangannya suka dingin. Ternyata walaupun dia sudah juara Olimpiade dua kali, dia tetap ada tegangnya. Itu yang membuat saya percaya diri,” ujar Jonatan membeberkan rahasia.

“Saya berusaha enjoy dan lepas aja. Ini juga kan main di kandang lawan, jadi ya sudah main all out saja yang penting. Saya nggak nyangka juga di game kedua dia bisa begitu. Seorang Lin Dan bisa banyak banget main out-out. Saya nggak tahu kenapa, ya sudah saya tidak mau kehilangan kesempatan. Ini merupakan kesempatan bagus dan ini jadi hari terbaik saya juga. Karena pertama kali main di China Open Super Series Premier ini,” jelasnya lagi.

Hasil ini sekaligus memperkecil jarak rekor pertemuan Jonatan dengan Lin Dan menjadi 2-3. Sebelumnya, Jonatan tertinggal 1-3 dari Lin Dan, dengan pertemuan terakhir yang terjadi di Autralian Open 2017 lalu. Saat itu Jonatan kalah dua game langsung dengan 14-21, 19-21.

Selanjutnya di babak dua, Jonatan masih menunggu lawan antara sesama punggawa merah-putih, Anthony Sinisuka Ginting dengan pemain Hong Kong, Ng Ka Long Angus. (*)



Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH