Sindir Puan, Anak Buah Prabowo: Rakyat Sumbar Sangat Pancasilais Politikus Partai Gerindra, Andre Rosiade. (Antaranews)

MerahPutih.com - Partai Gerindra turut berkomentar mengenai pernyataan Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang menyinggung Sumatera Barat harus mendukung negara Pancasila. Pernyataan Puan tersebut langsung memicu kontroversi di tengah masyarakat dan elite politik nasional.

Menanggapi hal itu, Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat, Andre Rosiade menegaskan, rakyat Sumbar sangat Pancasilais. Sebab, banyak tokoh pergerakan kemerdekaan bangsa Indonesia yang lahir dari tanah Minang. Dengan demikian, Sumbar adalah provinsi yang sangat mendukung negara Indonesia yang berlandaskan Pancasila.

Baca Juga

Charlie Hebdo Posting Ulang Kartun Nabi Muhammad, MPR: Radikal dan Lukai Umat Islam

"Saya sebagai orang yang lahir dan besar dan menjadi anggota DPR RI mewakili Sumbar ingin menegaskan bahwa Sumbar itu provinsi yang pancasilais. Orang Minang sangat pancasilais. Bagi kami pancasila UUD 1945 dan juga NKRI sudah final," kata Andre dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/9).

"Lalu saya ingin mengingatkan Mba Puan ya. Ada tim 9 ya yang membantu merumuskan kalimat-kalimat Pancasila dari panitia itu 3 orang berasal dari Minang. Bung Hatta, Bung Yamin dan Haji Agus Salim," sambung Andre.

Anggota Komisi IV DPR Andre Rosiade minta pemerintah tunda pembayaran KPR dan cicilan motor
Anggota Komisi IV DPR Andre Rosiade (MP/Ponco Sulaksono)

Bahkan, kata Andre, teks proklamasi yang dibacakan oleh Presiden Soekarno turut ditandatangani oleh Bung Hatta. Artinya bahwa Sumbar adalah bagian dari wilayah Indonesia yang sangat mendukung Pancasila sebagai dasar negara.

Akan tetapi, Andre meyakini pernyataan Puan tersebut tidak dimaksudkan untuk mendiskreditkan rakyat Sumbar. Namun demikian, Andre menyarakan agar puteri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri itu menyampaikan klarifikasi atas pernyataannya yang telah menimbulkan kontroversi tersebut.

"Nah tapi saya ingin berprasangka baik saja, bahwa pernyataan itu tidak bermaksud mendiskreditkan rakyat Sumbar. Nah saran saya supaya tak berpolemik berkepanjangan Mba Puan ini klarifikasi. Jangan sampai, mohon maaf, Mba Puan punya persepsi karena PDIP tak menang di Sumbar seakan akan kami tak Pancasilais gitu. Kami sangat Pancasilais," kata Andre.

Sebelumnya, dalam agenda pemberian rekomendasi Cagub dan Cawagub untuk Pilgub Sumbar 2020 dari PDIP, Puan Maharani menyampaikan harapannya agar Provinsi Sumbar menjadi wilayah yang mendukung negara Pancasila. Namun, pernyataan itu berbuntut kontroversi.

Baca Juga

Pilkada Bisa Jadi Klaster COVID-19 Baru Jika Strategi dan Settingnya Keliru

"Semoga Sumatera Barat menjadi provinsi yang memang mendukung negara Pancasila," kata Puan. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Siti Nur Azizah Fokus Isu Lingkungan Hidup dan Pembenahan Birokrasi Tangsel
Indonesia
Siti Nur Azizah Fokus Isu Lingkungan Hidup dan Pembenahan Birokrasi Tangsel

Calon Wali Kota Tangsel Siti Nur Azizah menastikan bakal fokus memberikan sejumlah program bagi keluarga di wilayah Tangsel.

Enam Anggota Polri dan Tiga Anggota TNI Dirawat Buntut Kericuhan Demo Tolak UU Ciptaker
Indonesia
Enam Anggota Polri dan Tiga Anggota TNI Dirawat Buntut Kericuhan Demo Tolak UU Ciptaker

25 Halte Bus Transportasi Jakarta dibakar hingga Kantor Kementerian ESDM juga dirusak

Camat Johar Baru Ungkap Kendala Atas Banjir di Wilayahnya
Indonesia
Camat Johar Baru Ungkap Kendala Atas Banjir di Wilayahnya

Camat Johar Baru, Nurhelmy Fitriyani mengungkapkan, kendala untuk mengatasi banjir di wilayahnya.

Berkas Persyaratan Teguh Masih Kurang dan Bajo Dinyatakan Lengkap
Indonesia
Berkas Persyaratan Teguh Masih Kurang dan Bajo Dinyatakan Lengkap

Teguh Prakosa yang merupakan pasangan pendamping cawali, Gibran Rakabuming Raka, berkas syarat calon dinyatakan belum lengkap.

Pengguna KRL Berkurang 10 Persen Dibanding Pekan Lalu
Indonesia
Pengguna KRL Berkurang 10 Persen Dibanding Pekan Lalu

KCI akan tetap mewaspadai peningkatan kembali jumlah pengguna pada hari Jumat mendatang

Tambah Penerimaan, Menkeu Perintahkan Optimalkan Aset Negara
Indonesia
Tambah Penerimaan, Menkeu Perintahkan Optimalkan Aset Negara

Pengoptimalan fungsi aset negara oleh LMAN, berimplikasi pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang otomatis mendukung APBN.

Pengunjung Positif Narkoba, Diskotek New Monggo Mas Ditutup dan Izin Usaha Dicabut
Indonesia
Pengunjung Positif Narkoba, Diskotek New Monggo Mas Ditutup dan Izin Usaha Dicabut

"Ya Monggo Mas disegel permanen karena memang diketemukan adanya pemakaian narkoba disitu," ujar Kasatpol PP DKI, Arifin

Kadiv Propam Polri Irjen Ignatius Sigit Meninggal Dunia
Indonesia
Kadiv Propam Polri Irjen Ignatius Sigit Meninggal Dunia

Kadiv Propam Irjen Ignatius Sigit, meninggal dunia

 Menteri Yasonna Berkelit Dituduh Mau Loloskan Koruptor dari Penjara
Indonesia
Menteri Yasonna Berkelit Dituduh Mau Loloskan Koruptor dari Penjara

"Publik juga perlu mengetahui Pemerintah bila ingin mengurangi over kapasitas di Lapas memang dimungkinkan dengan revisi PP 99/2012. Namun dengan kriteria syarat begitu ketat," jelas Yasonna.

Ahli Pidana Korupsi UI Diperiksa Polisi Terkait Kasus Maria Lumowa
Indonesia
Ahli Pidana Korupsi UI Diperiksa Polisi Terkait Kasus Maria Lumowa

Pasalnya, Polri tengah merampungkan berkas.