Sindir Posko BPN Dekat Rumah Jokowi Sepi, Walkot Solo: Pantas Kemalingan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo usai menyambangi kediaman Kiai Ma'ruf Amin, Jalan Situbondo, Jakarta Pusat, Selasa (12/2). Foto: MP/Fadhli

MerahPutih.com - Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menganggap posko pemenangan Prabowo-Sandi yang didirikan tak jauh dari rumah Presiden Joko Widodo di Solo sebagai strategi psywar (Perang urat syaraf).

Dia menegaskan, tidak khawatir strategi itu digunakan kubu Prabowo untuk meraup suara pemilih di Solo yang mayoritas pendukung Joko Widodo.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo usai menyambangi kediaman Kiai Ma'ruf Amin, Jalan Situbondo, Jakarta Pusat, Selasa (12/2). Foto: MP/Fadhli

"Ya buka posko di mana saja sah-sah saja namanya juga kompetisi. Saya kan sering urusi sepak bola, sepak bola sebelum bertanding perang urat syaraf pasti," kata Hadi kepada wartawan usai menyambangi kediaman Cawapres Ma'ruf Amin di Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2).

Dia meyakini, meski kubu Prabowo-Sandi berupaya menginvasi Solo, pihaknya tetap optimis dapat meraup mayoritas suara pemilih untuk Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.

"Ini ya sama, ini kompetisi. Makanya saya sampaikan kalau posko sampai kehilangan TV kok ini kan berarti tidak ada yang jaga (Sepi)," tuturnya.

Ketua DPC PDIP Solo itu pun memasang target 80 persen suara bagi Jokowi-Ma'ruf di Pilpres.

"Karena 2010 saya dengan pak Jokowi dapat 90 persen (Pilwalkot)," tukasnya.

Posko pemenangan Prabowo - Sandiaga di Solo. (Ist)

Terlebih di Pilpres kali ini, Jokowi dinilia sebagai petahana yang betul-betul bekerja, sehingga bukan tidak mungkin target seperti di Pilwalkot tercapai.

"Pemilihan wali kota dan wakil wali kota (90 persen) karena tadi bahwa apa yang dikerjakan itu lah yang menjadi indikator masyarakat," pungkasnya. (Fdi)

Kredit : fadhli

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH