Sindir Jokowi, Fadli Zon: Peristiwa Lord M Nuh Refleksi Kekacauan Kebijakan Publik Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. (Foto:MP/Asropih)

MerahPutih.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait lelang motor listrik bertanda tangan Presiden. Fadli Zon menyebut peristiwa itu sebagai kekacauan kebijakan publik di Indonesia.

Kendati demikian, Fadli Zon menganggap acara lelang dalam konser amal virtual bertajuk "Bersama Melawan Corona" itu tetap menghibur. Pasalnya, muncul sosok M Nuh yang menjadi pemenangnya.

Baca Juga:

Bandara Soetta Larang Calon Penumpang Tanpa SIKM

"Peristiwa Lord M Nuh ini semacam cermin refleksi kekacauan komunikasi dan kebijakan publik di Indonesia," kata Fadli Zon melalui cuitan yang diunggah ke akun Twitter miliknya, @fadlizon, pada Rabu (27/5).

"Disconnected alias nggak nyambung. Tapi tetap menghibur," sambung mantan Wakil Ketua DPR RI ini.

Fadli Zon pun membagikan tautan berita terkait pengakuan Muhammad Nuh atau M Nuh yang disebut-sebut sebagai "Lord Nuh Prank of The Year".

Sebagaimana diketahui, M Nuh, pemenang lelang motor Jokowi membuat pengakuan saat dihubungi oleh Ketua DPP Partai Berkarya Vasco Ruseimy.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo memberikan keterangan pers terkait konser amal virtual "Berbagi Kasih Bersama Bimbo", di Graha BNPB, Jakarta, Jumat. (Istimewa)
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo memberikan keterangan pers terkait konser amal virtual "Berbagi Kasih Bersama Bimbo", di Graha BNPB, Jakarta, Jumat. (Istimewa)

Pria asal Jambi itu tertawa terbahak-bahak ketika disebut-sebut banyak orang sebagai pengusaha. Hal ini terungkap dalam video yang diunggah ke kanal YouTube Macan Idealis pada Sabtu (23/5).

Awalnya, Vasco bertanya, "Kalau di mana-mana informasi berita, katanya antum pengusaha besar dari Jambi, mau beli motornya Pak Jokowi."

"Itu dia orang yang bilang, ana enggak bilang ana pengusaha," jawab M Nuh sambil tertawa terbahak-bahak.

M Nuh mengira kegiatan lelang dalam konser yang digelar oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) adalah acara kuis.

"Itu sebenarnya pas ana buka sudah pertengahan dia kuis, pas lagi interaksi kuis," cerita M Nuh kepada Vasco.

Baca Juga:

TNI-Polri Dilibatkan Disiplinkan Warga, DPR: Malah Bagus, Mestinya Dari Awal

M Nuh pun mengikuti acara lelang itu meskipun penawaran harganya naik terus. Sebab, ia merasa tidak ada beban dan berpikir ini adalah acara kuis yang mendapatkan hadiah.

"Ikutin gimana? Bang Nuh emang punya uang segitu? Itu kan makin lama makin gede," tanya Vasco.

M Nuh menjawab, "Pikiran ana enggak di situ, ana semakin nawar gede uang ana tambah banyak gitu."

Ia pun mengira acara lelang yang disiarkan oleh beberapa stasiun televisi itu merupakan acara Jokowi bagi-bagi hadiah buat masyarakat. (Pon)

Baca Juga:

Jokowi Turunkan Lebih Banyak Tentara dan Polisi di Jawa Timur

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH