Sindir Dewas KPK, Novel Baswedan: Ombudsman Lebih Berani dan Jujur Novel Baswedan. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyindir Dewas Pengawas (Dewas) KPK. Sindiran itu disampaikan Novel menanggapi putusan Dewas yang tidak melanjutkan pengaduan terhadap Firli Bahuri Cs ke persidangan etik.

Novel menilai Ombudsman RI lebih jujur dan berani ketimbang Dewas. Pasalnya, Dewas menyatakan Pimpinan KPK tidak cukup bukti melanggar etik terkait polemik TWK sebagai syarat alih status pegawai menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Baca Juga

Novel Khawatir Sikap Dewas Bikin Firli Cs Semakin Berani Lakukan Pelanggaran

"Fakta dan bukti yang sama telah kami berikan kepada Dewan Pengawas KPK, tetapi justru tidak direspons sebagaimana seharusnya lembaga pengawasan. Jauh berbeda dengan Ombudsman yang berani dan jujur merespons sebagai masalah yang serius," kata Novel dalam keterangannya, Sabtu (24/7).

Padahal, menurut Novel, hasil kerja Ombudsman atas pemeriksaan terhadap masalah TWK pada alih status pegawai KPK sudah sangat terang dan jelas. Ia pun berani mengatakan bahwa Ombudsman sangat berintegritas.

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Foto: MP/Ponco
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Foto: MP/Ponco

Novel mengatakan, hasil pemeriksaan Ombudsman telah menemukan banyak perbuatan melanggar hukum dan pelanggaran etik yang dilakukan oleh pimpinan dan pejabat di KPK bersama-sama dengan oknum lainnya.

Yaitu perbuatan penyalahgunaan kewenangan, pelanggaran prosedur, dan tindakan tidak patut. Bahkan, dikatakannya, beberapa berpotensi sebagai tindak pidana.

"Dua hal penting yang bisa kita garis bawahi, yaitu terungkapnya persekongkolan untuk menyingkirkan pegawai-pegawai yang bekerja baik atau berintegritas dari KPK, dan bukti bahwa Ombudsman RI bekerja profesional dengan dasar integritas," tegas Novel.

Novel juga mempertanyakan sikap Firli Bahuri terhadap tindakan korektif yang disampaikan Ombudsman. Setelah Firli mengabaikan arahan Presiden Jokowi dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

"Bila itu pun diabaikan maka presiden harus tidak boleh membiarkan, karena pemberantasan korupsi tidak bisa dilakukan oleh orang yang sering melanggar atau tidak taat hukum, dan tidak jujur. Ini bukan hanya masalah lembaga KPK, tetapi ini masalah negara," kata Novel. (Pon)

Baca Juga

75 Pegawai KPK Bakal Berikan Bukti Tambahan Pelanggaran Firli Cs ke Dewas

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Permen Yupi Terbuat Dari Kulit Babi
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Permen Yupi Terbuat Dari Kulit Babi

Disinformasi tersebut sudah beredar sejak tahun 2018 dan terus diproduksi oleh oknum tidak bertanggung jawab.

David Noah Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Terkait Kasus Dugaan Penipuan Rp 1 Miliar
Indonesia
David Noah Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Terkait Kasus Dugaan Penipuan Rp 1 Miliar

"Yang bersangkutan kini tengah menjalani pemeriksaan di Krimum Polda Metro Jaya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunu

Ogah Telusuri Harta Jenderal Andika, DPR Dinilai Abaikan Prinsip Demokrasi
Indonesia
Ogah Telusuri Harta Jenderal Andika, DPR Dinilai Abaikan Prinsip Demokrasi

"Adanya keengganan para anggota DPR tersebut merupakan bentuk pengabaian atas dua prinsip dasar dalam demokrasi itu," kata Wasisto kepada MerahPutih.com, Senin (8/11).

Petinggi Kemendag Dipusingkan dengan Harga Bahan Pokok Melambung Tinggi
Indonesia
Petinggi Kemendag Dipusingkan dengan Harga Bahan Pokok Melambung Tinggi

Petinggi Kemendag mengaku pusing dengan tidak stabilnya harga komoditas pangan di pasaran yang sudah terjadi pada akhir 2021 lalu.

Sembilan Jenis Kendaraan Bebas Aturan Ganjil Genap saat Mudik Lebaran
Indonesia
Sembilan Jenis Kendaraan Bebas Aturan Ganjil Genap saat Mudik Lebaran

Rencana kebijakan ganjil genap mudik 2022 ternyata tak berlaku untuk semua kendaraan.

18 Pegawai KPK Positif COVID-19
Indonesia
18 Pegawai KPK Positif COVID-19

Sebanyak 18 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkonfirmasi positif COVID-19.

Prabowo Bicara soal Capres 2024
Indonesia
Prabowo Bicara soal Capres 2024

"Ya kita lihat lah. Tadi kan ada pesan kan, ojo kesusu," kata Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto

Temukan Guru dan Siswa Tak Pakai Masker, Gibran Minta Semuanya Dites Swab
Indonesia
Temukan Guru dan Siswa Tak Pakai Masker, Gibran Minta Semuanya Dites Swab

mobdin Wali Kota Solo plat merah AD 1 A ditinggalkan begitu saja di halaman sekolah setelah mengetahui adanya pelanggaran PTM. Usai marah Gibran dan ajudannya kembali ke Balai Kota dengan mobil lain.

Dasco Sebut Gerindra Sudah Kantongi Nama Cawapres Prabowo
Indonesia
Dasco Sebut Gerindra Sudah Kantongi Nama Cawapres Prabowo

Partai Gerindra memastikan bakal mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024.

Kisah Orang Tua Mengantar Anak Sekolah di Tengah Pandemi
Indonesia
Kisah Orang Tua Mengantar Anak Sekolah di Tengah Pandemi

"Saya bersyukur dan senang akhirnya anak bungsu (Naufa) bisa kembali sekolah tatap muka," kata Risma